Selasa, 17 Juli 2018

SIMBIOSIS YANG MENYENANGKAN

Cerita Oleh : Farichin


Kalian senang memelihara ikan? Ya, ikan apa saja. Bisa ikan hias ataupun ikan konsumsi. Kalau kamu memelihara ikan, ada informasi penting nih buat kalian. Informasi penting apa yah?

Informasi penting tersebut berkenaan dengan simbiosis yang menyenangkan. Apa sih maksud dari simbiosis yang menyenangkan? Eiiit, sabar yah. Berikut penjelasannya.

Bagi kamu yang memeilihara ikan, tentunya kamu sering mengganti air sebagai tempat hidup ikan tersebut kan. Penggantian bisa dilakukan seminggu sekali atau sepuluh hari sekali. Pernahkah kalian berpikir, berapa jumlah air yang dibuang percuma itu?

Jumlah air yang terbuang tergantung dari tempat kita memelihara ikan tersebut. Kalau pemeliharaan ikan di dalam akuarium, mungkin hanya beberapa gallon air yang terbuang setiap kali kita mengganti air. Namun kalau ikan dipelihara di kolam tentunya akan lebih banyak air yang terbuang percuma.

Apakah di kolam ikan air harus diganti? Yah… ganti atau tidaknya air di kolam ikan bergantung dari jenis ikan yang dipelihara. Kalau ikan hias atau ikan konsumsi yang suka air jernih seperti gurame, mas, atau nila tentunya air harus rutin diganti. Kalau tidak diganti, air akan menjadi keruh dan ikan tidak terlihat lagi. Bukan hanya itu, keruhnya air juga dapat berakibat kematian ikan peliharaan kita itu.

Apalagi jika kolam ikan yang kita miliki berada di tempat terbuka di luar rumah. Tempat terbuka memungkinkan air kolam terkena sinar matahari langsung. Di samping itu, air hujan pun akan dapat mengisi kolam saat turun. Kedua hal tersebut sangat berpengaruh terhadap proses pertumbuhan lumut. Yah, lumut itulah yang akan membuat air menjadi keruh sehingga kolam tak cantik lagi.

Kondisi itulah, mengapa pada tulisan ini akan dijelaskan bagaimana membuat simbiosis yang menyenangkan. Simbiosis ini dilakukan dengan cara memanfaatkan air kolam sebagai sumber nutrisi untuk tanaman. Praktik seperti ini, biasanya disebut sebagai aquaponik. Aquaponik, apalagi itu?

Aquaponik adalah cara menanam tanpa menggunakan tanah. Untuk tumbuh dan berkembangnya tanaman itu digunakan air yang berasal dari kolam atau akuarium dengan ikan di dalamnya. Bukankah ikan setiap hari membuang kotoran? Nah, kotoran itulah yang kita manfaatkan sebagai sumber makanan bagi tanaman sebagai pupuk.

Bagaimana proses aquaponik. Untuk lebih jelas tentang aquaponik, berikut ini proses daur aquaponik.

Ikan dalam kolam atau aquarium setiap hari mengeluarkan kotoran. Kotoran tersebut jika dibiarkan akan menjadi racun bagi ikan. Untuk itu air disedot agar kotorannya terbawa. Air dari kolam atau akuarium ditempatkan di satu tempat penampungan yang telah diisi dengan tanaman. Tanaman tersebut melalui akar akan menyerap kotoran sebagai nutrisi. Air yang tersisa akan terbuang kembali menuju kolam atau akuarium dalam keadaan yang sudah bersih dan bebas kotoran. Ikan akan tumbuh dengan sehat dan tanaman pun akan tumbuh subur. Itulah proses daur aquaponik.

Tertarik untuk mempraktikkan di rumah. Gampang kok. Tidak perlu modal besar. Kita bisa memanfaatkan barang bekas di sekitar kita untuk menghemat. Dengan memanfaatkan barang bekas tersebut, ada dua lagi keuntungan. Yang pertama adalah mengurangi tumpukan rongsokan di rumah. Yang kedua kita bisa membuat aquaponik dengan modal kecil.

Dalam penjelasan ini, akan saya sampaikan dua model pembuatan aquaponik. Model pertama adalah aquaponik dalam akuarium. Model kedua adalah aquaponik dalam kolam ikan. Yuks, kita ikuti penjelasan tentang bagaimana membuat aquaponik yang diterapkan dalam akuarium.

Alat-alat yang perlu disediakan adalah:

1.    Akuarium dengan ikannya dan tentunya mesin filter air. Sudah ada kan? Kalau belum ada, berarti harus disediakan kalau kita akan membuat pola ini.

2.    Toples plastik bekas.

3.    Pisau kater. Kalau punya bor akan lebih baik lagi.

4.    Pipa paralon ukuran ½ Cm atau 2/3 cm. jangan terlalu besar yah. Kalau tidak punya paralon boleh kok diganti dengan selang air.

5.    Lem untuk paralon

6.    Arang atau kerikil

Sudah siap semua bahan? Kalau sudah mari kita mencoba merangkainya. Langkah-langkahnya adalah:

1.    buatlah lubang pada toples sebesar ukuran paralon. Satu di bagian atas, dan satu lagi di bagian bawah pada sisi sebaliknya. Usahakan lubang agak lebih kecil sedikit agar tidak bocor saat diisi air.

2.    Potong pipa paralon atau selang sepanjang kurang lebih 3 cm.

3.    Sambungkan beberapa toples dengan menggunakan pipa paralon atau selang sehingga terbentuk rangkaian zig-zag.

4.    Rekatkan dengan menggunakan lem di sepanjang lingkaran paralon dan dinding toples.

Wadah tempat penampungan air akuarium sudah selesai. Jika tempat memilihara ikannya ada dalam kolam, kita buat hal yang kurang lebih sama. Cuma mungkin ukurannya lebih besar. Wadah bisa dari kolam semen yang lebih kecil, paralon besar, ember cat, ataupun tempat lainnya yang kita temui.

Kita lanjutkan dengan membuat netpot. Apa itu netpot. Netpot adalah sejenis pot berongga tempat menanam tanaman. Secara umum netpot dapat kita beli di toko-toko pertanian dengan harga yang cukup murah. Namun kita juga bisa membuat sendiri loh dengan memanfaatkan gelas atau botol plastik bekas air mineral.  Coba lihat gambar berikut:


Bukankah fungsi dan bentuk netpot yang buatan pabrik dengan yang kita buat sendiri tidak berbeda? Kalau bisa buat sendiri, buat apa kita beli. Dengan membuat sendiri ada beberapa keuntungan. Yang pertama kita bisa berhemat sehingga uang bisa digunakan untuk membeli bahan yang lain. Yang kedua, dengan memanfaatkan gelas dan botol plsatik bekas, lingkungan kita jadi lebih bersih kan.

Bagaimana cara membuatnya? Berikut caranya: pertama siapkan bahan berupa botol atau gelas air mineral bekas. Untuk alat siapkan pisau atau cutter. Setelah bahan dan alat siap lakukan langkah berikut:

1.    Gelas atau botol bekas air mineral dibersihkan dan buang plastik segel yang ada.

2.    Potong botol setengahnya. Untuk gelas, tidak perlu dipotong yah.

3.    Buatlah  beberapa lubang di sisi bawah dan samping gelas atau botol plastik yang telah dipotong.

4.    Netpot siap dipakai

Sekarang perlengkapan membuat aquaponik sudah siap. Kini saatnya dirangkai. Untuk merangkai aquaponik pada akuarium tentunya akuarium diisi air dan ikan. Pasang pompa air akuarium. Arahkan buangan air tersebut ke arah wadah aquaponik. Proses daur ulang aquaponik sudah berfungsi. Tinggal kita beri tanaman.

            Jenis tanaman yang bisa ditanam dalam aquaponik adalah sayuran atupun beberapa jenis bunga. Yang pentingusahakan tanaman yang kita tanam bukan tanaman yang tumbuh tinggi. Loh kok bisa? Kalau tumbuh tinggi kan tanaman bisa roboh karena tidak ada media yang akan menahan tanaman.

            Bagaimana cara menanamnya? Gampang kok. Siapkan tanaman, netpot, dan busa. Kalau tidak ada busa kita bisa memakai kapas atau arang. Langkah yang dilakukan adalah:

1.    Ambil tanaman dari persemaian. Bersihkan akarnya dari tanah dengan mencelupkan ke dalam air,

2.    Agar tidak goyah atau roboh pangkal tanaman dibalut busa atau kapas. Jika tak memiliki busa atau kapas, berilah arang setelah tanaman dimasukkan ke dalam netpot.

3.    Masukkan tanaman ke dalam netpt. Pastikan akar tanaman keluar dari lubang di bawah netpot.

4.    Masukkan netpot ke dalam wadah penampungan air.

Nah, sudah selesai membuat aquaponik. Kini kita tinggal tunggu perkembangan tanaman. Semoga berhasil.



READ MORE - SIMBIOSIS YANG MENYENANGKAN

Rabu, 01 November 2017

PESTA CAHAYA YANG MERIAH




Sore itu, Mat Gaper dan beberapa teman regu kancil tengah tiduran setelah kecapaian. Ya, tadi seharian mereka mengikuti wide game alias mencari jejak dari pagi sampai pukul dua sore. Untungnya Mat Gaper cerdas sehingga, di saat regu yang lain tersesat mencari jalan kembali ke perkemahan, Mat Gaper dan teman-temannya dengan sigap dapat membaca peta dan menemukan jalan pulang dengan cepat. Padahal regunya diberangkatkan terakhir dalam kegiatan wide game karena terlambat berkumpul.

Sore itu, suasana perkemahan sudah ramai oleh peserta perkemahan yang tengah bermain memanfaatkan waktu istirahat. Beberapa anak masih asyik dengan kegiatannya duduk-duduk di dalam tenda sambil bernyanyi gembira. Ada juga yang lebihsenangtiduran di dalam tenda seperti anak-anak dari regu kancil. Tiba-tiba Arman, terbangun kaget.

“Ada apa man?” tanya Mat Gaper

“ Saya lupa, tadi kak Ahmad menginstruksikan bahwa nanti malam ada pesta cahaya. Jadi tenda kita harus dihias dengan lampu” jelas Arman tersengal.

“ Lalu....?” tukas Badrun

“ Lah apa kita sudah bawa lampunya?” jawab Arman balik bertanya.

“Dudi, Santo, Ali kamu bawa lampunya tidak?” tanya Mat Gaper sang ketua regu. Semua menggeleng merasa bersalah.

“Aduh bagaimana sih, kan kamu kemarin disuruh bawa lampu flip flop,” suara Arman meninggi.

“Aku kemarin kan sudah bilang kalau nggak punya lampu flip flop. Kamunya ngotot agar aku bawa lampu itu. Lalu aku mau bawa lampunya siapa? Jadi bukan salahku dong.” Bela Dudi.

“Sudah-sudah, gak usah bertengkar. Tenang saja lagi,” Lerai mat Gaper. “yang dibutuhkan berpikir, bukan adu mulut seperti itu.”

“Tenang bagaimana? Nanti regu kita dihukum lagi. Kamu mau?” Kata Arman sengit.

“ Lampunya tidak harus lampu listrik kan?” Tanya Mat Gaper pada Arman. Arman yang ditanya Cuma mengangguk. “Kalau begitu, kita buat pesta lampu pakai lilin saja. Kita gunakan barang-barang yang tidak dipakai sebagai tempatnya. Kemudian kita hias di sekeliling tenda dengan lampu lilin ini. Pasti beda dan lebih bagus,” Jelas Mat Gaper panjang lebar. “bagaimana teman-teman, setuju?”

“Setuju.....” Jawab mereka serentak.

“Nah, kalau setuju kita cari bahan-bahannya. Dudi, Santo, dan Ali kamu cari botol plastik atau kaleng bekas. Arman dan Lubab kamu bertugas membeli lilin tiga pak dan juga cat kaleng kecil dengan kuasnya. Oh ya jangan lupa lem bakar untuk menyambung botol. Badrun dan Hilman bertugas mencari batu kerikil. Yang lainnya bantu saya di tenda menyiapkan lokasi penempatan lampu.

“Siap Bos” jawab mereka serentak.

“ Laksanakan” Jawab Mat Gaper seperti komandan.

beberapa saat kemudian, mereka sudah berkumpul di tenda dengan membawa barang-barang yang dibutuhkan untuk membuat tempat lilin. Ada botol plastik beraneka warna, batu kerikil, dan cat minyak ukuran kecil.

“Ok, teman-teman, sekarang kita siap menyulap botol-botol bekas ini. Ikuti langkah berikut ya!” Mat Gaper menginstruksikan teman-temannya segera membuat tempat lilin.


Alat dan Bahan

1. Botol Bekas

2. Pisau atau cutter

3. lem tembak/lem bakar

4. amplas

Cara Membuat

1. Potong botol dengan posisi di bawah sedikit di bawah leher botol.

2. Rapikan potongan botol tersebut dengan amplas agar tidak terlalu tajam.

3. Ambil dua bagian kepala botol yang telah dipotong.

4. satukan kedua kepala botol tersebut secara berlawanan dengan menggunakan lem tembak.

5. Botol siap dipakai sebagai tempat lilin cantik. Lengkapi dengan kirikil warna atau pasir putih agar bisa tegak.


“ Hore.....” teriak lubab, “tempat lilinku sudah jadi”

“He Lubab, kita tidak cuma membuat satu tapi banyak,” jelas Arman

“iya, jadi jangan senang dulu. Masih banyak pekerjaan,” timpal Dudi ikut memojokkan Lubab.

“Ok, ok. Saya tahu kok,” bela Lubab sambil nyengir kuda.

“Bagian bawah botol ini buat apa Mat?” tanya Ali.

“Untuk bagian badan botol kita juga dapat memanfaatkannya untuk tempat lilin dengan bentuk yang berbeda. Dengan sedikit langkah kerja yang berbeda, kita dapat menghasilkan tempat lilin dengan bentuk yang lain pula.” Jelas Mat Gaper panjang lebar.

“Caranya?” tanya Ali masih dengan nada penasaran.

“Caranya, ikuti langkah berikut ini yah!”


Alat dan Bahan

1. Botol Bekas

2. Pisau atau cutter

3. lem tembak

4. amplas

Cara Membuat

1. Potong botol menjadi dua dengan posisi dari bagian bawah botol sekitar 10 cm.

2. Rapikan potongan botol tersebut dengan amplas agar tidak terlalu tajam.

3. cat bagian dalam botol jika menginginkan botol memiliki warna denga cara menuangkan cat kemudian putar-putar botol sampai cat merata.

4. Jika cat sudah merata tempatkan dengan posisi terbalik dan biarkan sampai kering.

5. Botol siap dipakai sebagai tempat lilin cantik.

6. Agar dapat berdiri stabil botol diisi dengan pasir berwarna atau batu kerikil berwarna


Anak-anak asyik dengan kegiatan membuat aneka macam tempat lilin dari botol plastik bekas. Dari kegiatan mereka terkumpul puluhan tempat lilin yang unik dan menarik. Kini saatnya mereka menempatkan tempat-tempat lilin untuk persiapan pesta cahaya nanti malam.

Untuk kaleng bekas, anak-anak membuat tempat lilinnya dengan melubangi bagian samping kaleng dengan berbagai pola. Kaleng kemudian dicat warna-warni. Jadilah lampion yang berpendar indah saat lilin dinyalakan. Pendar cahaya akan keluar dari dalam kaleng melalui celah-celah lubang yang telah kita buat.

Malam telah tiba. Satu persatu tenda sudah mulai menyalakan lampu hias mereka. Sebagian besar mereka menggunakan lampu flip-flop aneka warna. Tampak meriah sekali. Pesta cahaya sudah tampak menebarkan pesonanya. Di salah satu tenda tampak pendar cahaya lilin dengan wadah unik membentuk satu formasi yang indah. Ada yang diletakkan di atas tanah mengapit kanan kiri jalan dari gerbang tenda menuju pintu masuk. Ada pula pemasangan yang dikumpulkan beberapa tempat lilin dalam satu formasi naik turun.

Saat kakak pembina berkeliling, mereka terpesona dengan aneka lilin yang terpasang dalam tempat lilin aneka bentuk dan warna. Rasa syahdu dan damai jelas terasa di situ di antara nyala lilin yang bergerak-gerak tertiup angin malam yang menyapa.
READ MORE - PESTA CAHAYA YANG MERIAH

Senin, 28 Agustus 2017

ULASAN LAGU "KHUSNUL KHOTIMAH" KARYA OPICK DENGAN ARENSEMEN "ETA TERANGKANLAH"

Akhir-akhir ini kita sering mendengar lagu berjudul "Khusnul Khotimah" karya Opick yang dinyanyikan dengan cara berbeda. adanya enambahan kata "eta" di awal lirik dan dinyanyikan dengan nada dan tempo yang lain versi anak muda. Sekilas tampak adanya apresiasi positif dari para remaja yang menyanyikan kembali lagu bernuansa religi tersebut dengan cara dan gaya mereka. perhatikan lirik lagu tersebut berikut ini:

KHUSNUL KHOTIMAH

Terangkanlah, terangkanlah
jiwa yang berkabut langkah penuh dosa
bila masa telah tiada
kereta kencana datang tiba-tiba

air mata dalam duka
tak merubah ceritanya
hanya hening dan berjuta tanya
dalam resah dalam pasrah

terangkanlah, terangkanlah
hati yang mengeluh saat hilang arah
detik waktu yang memburu
detak yang tak pernah kembali padamu

terangilah, terangilah
bimbing kami dalam langkah
ampunilah, maafkanlah
dosa hidup sebelum di akhir masa

ya Alloh biha ya Alloh biha
ya Alloh bi khusnil khotimah
Ya Alloh biha ya Alloh  biha 
ya Alloh bi khusnil khotimah

Jika kita pahami dan hayati isi lagu tersebut, rasanya ada sesuatu yang menyesakkan dada dalam menghadapi hidup ini karena hidup ini pada hakikatnya menuju kematian. Waktu yang telah diberikan Alloh Robbil izzati akan berkurang detik demi detik tanpa kita sadari. Maka sudah selayaknya kita untuk bermohon pada Sang Maha Kuasa untuk selalu menuntut kita dalam menjalani hidup ini sehingga diharapkan akhir hayat kita khusnul Khotimah atau akhir yang baik.

Kematian merupakan sebuah keniscayaan. Kita tak perlu takut mati karena setakut apapun kita terhadap kematian, di akan datang juga di mana saja, dalam waktu dan tempat yang telah dinashkan Alloh. Tapi bukan berarti kita menantang mati, dengan melakukan tindakan yang sok hebat atau melecehkan sesuatu ajaran dan kebenaran Illahiyah.

kembali pada fenomena lagu Khusnul Khotimah yang dimodifikasi oleh para remaja kita, apakah pantas lagu bertema menjelang kematian dinyatnyikan di pinggir jalan atau bahkan di zebra cross saat lampu lalu lintas menyala merah. Apalagi menyanyikannya dengan cara joget-joget yang terkesan melecehkan hakikat isi dari lagu tersebut. rasanya kontradiktif, harapan khusnul khotimah yang terungkap dalam doa khusyuk kita  dinyanyikan dengan cara seolah menantang kematian itu sendiri.
yang lebih memrihatinkan adalah, fenomena tersebut menjadi viral dan diikuti oleh remaja lain.
Astaghfirullohal adzim.

ini video yang saya unduh dari youtube secara acak
silahkan diresapi sendiri


READ MORE - ULASAN LAGU "KHUSNUL KHOTIMAH" KARYA OPICK DENGAN ARENSEMEN "ETA TERANGKANLAH"

Rabu, 09 Agustus 2017

JEJAK SANG PROKLAMATOR MUHAMMAD HATTA


Muhammad Hatta
Sumber : Yahoo
Tahukah kalian nama presiden dan wakil presiden Indonesia yang pertama? Yap betul. Presiden Indonesia yang pertama adalah Ir. Soekarna dan wakilnya adalah Muhammad hatta. Beliau dijuluki sebagai Bapak Proklamator karena beliaulah yang menandatangai dan mengumumkan proklamsi kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945.
Pada kesempatan ini, kita akan menggali salah satu bapak proklamator kita itu. Kali ini kita akan belajar tentang Bapak Muhammad Hatta atau yang dikenal juga dengan Bung Hatta. Yuk, kita lihat cerita kehidupan beliau!
Mohammad Hatta lahir di Fort de Kock (sekarang Bukittinggi, Sumatera Barat) pada tanggal 12 Agustus 1902. Nama asli beliau adalah Mohammad Athar.  Ayahnya bernama Muhammad Djamil dan ibu Siti Saleha. Mereka berasal dari Minangkabau. Di kota kecil yang indah inilah Bung Hatta dibesarkan di lingkungan keluarga ibunya. Ayahnya merupakan keturunan ulama tarekat di Batuhampar, dekat Payakumbuh. Ayahnya, Haji Mohammad Djamil, meninggal ketika Hatta berusia delapan bulan. Hatta kecil adalah anak yang patuh terhadap orang tuanya. Sehingga apapun yang dikatakan orang tua akan dia turuti.
Mohammad Hatta pertama kali bersekolah di sekolah swasta. Setelah enam bulan, ia pindah ke sekolah rakyat. Namun, baru sampai kelas tiga ia pindah ke ELS di Padang sampai tahun 1913, kemudian melanjutkan ke MULO sampai tahun 1917.
Selain pengetahuan umum, ia telah ditempa ilmu-ilmu agama sejak kecil. Dengan semangat mencari ilmu ia belajar agama kepada beberapa orang guru seperti Muhammad Jamil Jambek, Abdullah Ahmad, dan beberapa ulama lainnya. Sehingga kehidupan beragamanya pun sangat bagus. Dia termasuk musik yang taat beribadah.
Pergerakan politik ia jalani dimulai sewaktu bersekolah di Belanda dari 1921-1932. Ia bersekolah di Handels Hogeschool. Selama bersekolah di sana, ia masuk organisasi sosial Indische Vereniging (Perhimpunan Indonesia atau disingkat PI). Organisasi ini  kemudian menjadi organisasi politik dengan adanya pengaruh Ki Hadjar Dewantara, Cipto Mangunkusumo, dan Douwes Dekker. Tujuannya adalah mewujudkan Indonesia merdeka.
Pada tahun 1926, ia menjadi pimpinan Perhimpunan Indonesia (PI). Sebagai akibatnya, ia terlambat menyelesaikan studi. Di bawah kepemimpinannya, PI lebih banyak memperhatikan perkembangan pergerakan di Indonesia.
Pada tahun 1927, ia mengikuti sidang "Liga Menentang Imperialisme, Penindasan Kolonial dan untuk Kemerdekaan Nasional" di Frankfurt. Dalam sidang ini, pihak komunis dan utusan dari Rusia nampak ingin menguasai sidang ini, sehingga Hatta tidak bisa percaya terhadap komunis.
Pada 25 September 1927, Hatta bersama Ali Sastroamidjojo, Nazir Datuk Pamuntjak, dan Madjid Djojohadiningrat ditangkap oleh penguasa Belanda atas tuduhan mengikuti partai terlarang yang dikait-kaitkan dengan PKI yang terlibat pemberontakan di Indonesia yang tahun 1926-1927. Di samping itu mereka juga dituduh menghasut supaya menentang Kerajaan Belanda. Akhirnya Moh. Hatta sendiri dihukum tiga tahun penjara.
Pada Desember 1931, para pengikut Hatta membuat gerakan tandingan yang disebut Gerakan Merdeka yang diberi nama Pendidikan Nasional Indonesia. Gerakan ini kemudian disebut PNI Baru. Ini mendorong Hatta dan Syahrir yang pada saat itu sedang bersekolah di Belanda untuk mempersiapkan kepemimpinan di sana. Oleh karenanya, Syahrir pulang untuk memimpin PNI. Hatta kembali pada 1932 setelah menyelesaikan pendidikan di Belanda. diharapkan Syahrir dapat melanjutkan studinya di Belanda.
Para pimpinan Partai Pendidikan Nasional Indonesia ditahan karena dianggap berbahaya. Mereka kemudian dibuang ke Boven Digoel. Sebelum dibuang, Di penjara Glodok, Hatta menulis buku berjudul Krisis Ekonomi dan Kapitalisme.
Dalam pembuangan, Hatta secara teratur menulis artikel-artikel. Di pembuangan Hatta membukukan tulisannya “Pengantar ke Jalan llmu dan Pengetahuan” dan “Alam Pikiran Yunani.” (empat jilid).
Setelah pemerintah Hindia Belanda menyerah kepada Jepang pada tanggal 9 Maret 1942, Hatta dan Sjahrir dibawa ke Jakarta pada 22 Maret 1942. Ada hal yang menarik dari ucapan Hatta yaitu Ia mengatakan, “Indonesia terlepas dari penjajahan imperialisme Belanda. Oleh karena itu ia tak ingin menjadi jajahan kembali.” Atas dasar itulah dibentuklah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau PPKI. Saat itu ditunjuk Soekarno sebagai Ketua dan Mohammad Hatta sebagai Wakil Ketua.
Tanggal 16 Agustus 1945 malam, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia mempersiapkan proklamasi dalam rapat di rumah Admiral Maeda. Soekarno meminta Hatta menyusun teks proklamasi yang ringkas dengan menuliskan kata-kata yang didiktekannya. 17 Agustus 1945, kemerdekaan Indonesia diproklamasikan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta atas nama bangsa Indonesia.
Pada awal Agustus 1945, Panitia Penyidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia diganti dengan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia, dengan Soekarno sebagai Ketua dan Mohammad Hatta sebagai Wakil Ketua. Anggotanya terdiri dari wakil-wakil daerah di seluruh Indonesia, sembilan dari Pulau Jawa dan dua belas orang dari luar Pulau Jawa.


Bersama dengan anggota PPKI mempersiapkan kemerdekaan RI
(Sumber : Yahoo)
Pada tanggal 16 Agustus 1945 malam, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia mempersiapkan proklamasi dalam rapat di rumah Admiral Maeda. Panitia kecil yang terdiri dari 5 orang, yaitu Soekarno, Hatta, Soebardjo, Soekarni, dan Sayuti Malik memisahkan diri ke suatu ruangan untuk menyusun teks proklamasi kemerdekaan. Soekarno meminta Hatta menyusun teks proklamasi yang ringkas. Hatta menyarankan agar Soekarno yang menuliskan kata-kata yang didiktekannya. Setelah selesai Soekarni mengusulkan agar naskah proklamasi tersebut ditandatangi oleh dua orang saja, Soekarno dan Mohammad Hatta sebagai perwakilan dari seluruh rakyat Indonesia. Semua yang hadir menyambut dengan bertepuk tangan riuh.

Tangal 17 Agustus 1945, kemerdekaan Indonesia diproklamasikan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta atas nama bangsa Indonesia, tepat pada jam 10.00 pagi di Jalan Pengangsaan Timur 56 Jakarta. Tanggal 18 Agustus 1945, Ir Soekarno diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia dan Drs. Mohammad Hatta diangkat menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia.
Itulah sekelumit perjalanan sang pahlawan Kita Bapak Muhammad Hata. Banyak ketauladanan yang dapat kita ambil dari perjalanan beliau. Menurut kalian, apa saja yang bisa kita teladani dari beliau. Yap, benar sekali jawabanmu. Kita bisa meneladani beliau dari beberapa hal seperti:
1.     kepatuhan terhadap orang tua. Anak yang patuh akan mendapatkan rdho dari orang tua. Bukankah Allah juga ridho kepada kita jika orang tua ridho.
2.     semangat menuntut ilmu. Beliau mau belajar semua ilmu baik ilmu agama maupun pengetahuan umum. Bahkan beliau sampai menuntut ilmu ke negeri Belanda.
3.      Rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara. Beliau rela menunda sekolahnya demi cita-cita perjuangan mencapai Indonesia Merdeka.
4.     Bertanggung jawab dalam mengemban tugas yang diberikan kepadanya. Di samping itu jiwa pengabdian dan sifat amanah atau dapat dipercaya mengantarkan Muhammad Hatta menjadi pemimpin Perhimpuan Indonesia beberapa kali.
5.     tak putus asa. Beberapa kali dibuang, tetapi semangatnya tak pernah hilang. Bahkan semakin bergelora untuk mencapai cita-citanya.

6.     Hidup sederhana dan lemah lembut. Dalam kehidupan beliau selalu menampilkan sosok yang sederhana dalam segala hal. Beliau juga lemah lembut dengan teman sehingga banyak disukai oleh teman-temannya.
READ MORE - JEJAK SANG PROKLAMATOR MUHAMMAD HATTA

Selasa, 25 Juli 2017

JEJAK SANG GURU BANGSA KI HAJAR DEWANTARA

Pernah dengar Ki Hajar Dewantara? Yap, beliau adalah guru bangsa Indonesia yang meletakkan dasar-dasar pendidikan Indonesia. Seorang guru bangsa yang dengan rela berkorbannya berjuang demi derajat dan martabat warga bangsa. Guru bangsa yang ingin agar masyarakat memiliki kemandirian dan kepandaian agar sederajat dengan bangsa-bangsa lainnya. Ki Hajar Dewantara, karena jasa-jasa beliau diletakkan pula dasar-dasar pendidikan di Indonesia. Hari Lahir Ki Hajar Dewantara, Sang Guru Bangsa, ini diperingati sebagai hari Pendidikan Nasional.

Siapa sih sebebanarnya Ki Hajar Dewantara? Ingin tahu? Yuk, kita kita ikuti cerita singkat beliau.  Untuk leih mengenal jejak Sang Guru Bangsa Ini kita ikuti jejak langkahnya. Mudah-mudahan kita bisa meneladani langkahnya agar menjadi lebih baik lagi.

Gambar Ki hajar Dewantara (Suwardi Surya Ningrat)
Sumber :Yahoo


Ki Hajar Dewantara Lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Nama asli yang diberikan oleh ayahandanya adalah Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Beliau berasal dari lingkungan keluarga kraton Yogyakarta. Namun beliau bukanlah orang yang sombong. Beliau sangat mencintai rakyat dan ingin selalu dekat dengan rakyat.
Ketika usia beliau genap 40 tahun, Raden Mas Soewardi Soeryaningrat berganti nama menjadi Ki Hadjar Dewantara. Penggantian nama itu dilakukan agar beliau bebas dekat dengan rakyat. Dengan demikian, beliau tahu apa yang masyarakat butuhkan dan rasakan.

Beliau menyadari bahwa untuk dapat membantu masyarakat memperjuangkan hidupnya, beliau harus menjadi orang yang berpendidikan. Dengan pendidikan beliau akan dapat berjuang lebih dalam ikut memecahkan persoalan masyarakat. Beliau menamatkan pen didikannya Sekolah Dasar di ELS (Sekolah Dasar Belanda). Kemudian beliau sempat melanjutkan ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera). Akan tetapi, karena sakit yang dideritanya, di sekolah ini beliau tidak sampai tamat.

Untuk mengisi kegiatan, beliau bekerja sebagai wartawan di beberapa surat kabar antara lain Sedyotomo, Midden Java, De Express, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer dan Poesara. Ki Hajar Dewantara tergolong penulis handal. Hasil tulisannya sangat bagus dan mampu membangkitkan semangat perjuangan bagi pembacanya. Hal itu dilakukan karena rasa tanggung jawab dan keuletan yang dimiliki beliau.

Selain sebagai wartawan, Ki Hajar Dewantara juga aktif dalam organisasi sosial dan politik. Pada tahun 1908, beliau aktif di dalam organisasi kepemudaan yang bernama Boedi Oetomo. Di sana beliau bertugas mensosialisasikan dan menggugah kesadaran masyarakat Indonesia mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara melalui tulisan-tulisan.

Berawal dari tujuan memeroleh kemerdekaan, bersama Douwes Dekker (Dr. Danudirdja Setyabudhi) dan dr. Cipto Mangoenkoesoemo, ia mendirikan Indische Partij pada tanggal 25 Desember 1912.   Indische Partij merupakan partai politik pertama yang beraliran nasionalisme Indonesia.

Namun pemerintah kolonial Belanda melalui Gubernur Jendral Idenburg berusaha menghalangi kehadiran partai ini. Hal itu disebabkan organisasi ini dianggap dapat membangkitkan rasa nasionalisme rakyat dan menggerakan kesatuan untuk menentang pemerintah kolonial Belanda.

Namun, Ki Hajar Dewantara tak pernah menyerah. Setelah penolakan partainya, beliau membentuk Komite Bumipoetra pada November 1913. Komite Boemipoetra itu melancarkan kritik terhadap Pemerintah Belanda yang bermaksud merayakan seratus tahun bebasnya negeri Belanda dari penjajahan Prancis dengan menarik uang dari rakyat jajahannya untuk membiayai pesta perayaan tersebut. Kritikannya tersebut beliau sampaikan melalui tulisannya berjudul Als Ik Eens Nederlander Was (Seandainya Aku Seorang Belanda) dan Een voor Allen maar Ook Allen voor Een (Satu untuk Semua, tetapi Semua untuk Satu Juga). Di anatar tulisannya tersebut belaiu menyampaikan kritikan yang berbunyi:

"Sekiranya aku seorang Belanda, aku tidak akan menyelenggarakan pesta-pesta kemerdekaan di negeri yang kita sendiri telah merampas kemerdekaannya. Sejajar dengan jalan pikiran itu, bukan saja tidak adil, tetapi juga tidak pantas untuk menyuruh si inlander memberikan sumbangan untuk dana perayaan itu.
Pikiran untuk menyelenggarakan perayaan itu saja sudah menghina mereka dan sekarang kita garuk pula kantongnya. Ayo teruskan penghinaan lahir dan batin itu! Kalau aku seorang Belanda. Apa yang menyinggung perasaanku dan kawan-kawan sebangsaku terutama ialah kenyataan bahwa bangsa inlander diharuskan ikut mengongkosi suatu pekerjaan yang ia sendiri tidak ada kepentingannya sedikitpun".

Karena tulisannya itu, Ki Hajar Dewantara mendapatkan hukuman internering (hukum buang). Beliau dihukum buang ke Pulau Bangka. Rasa setia kawan karena teman seperjuangan diperlakukan tidak adil, Douwes Dekker dan Cipto Mangoenkoesoemo melakukan protes. Mereka pun menerbitkan tulisan yang bernada membela Ki Hajar Dewantara.  Pihak Belanda menganggap tulisan itu menghasut rakyat untuk memusuhi dan memberontak pada pemerinah kolonial. Akhirnya Douwes Dekker dan Cipto Mangoenkoesoemo juga terkena hukuman internering. Douwes Dekker dibuang di Kupang dan Cipto Mangoenkoesoemo dibuang ke pulau Banda.

Namun mereka menghendaki dibuang ke Negeri Belanda karena di sana mereka bisa memperlajari banyak hal dari pada didaerah terpencil. Akhirnya mereka diijinkan ke Negeri Belanda sejak Agustus 1913 sebagai bagian dari pelaksanaan hukuman.

Kesempatan itu dipergunakan untuk mendalami masalah pendidikan dan pengajaran, sehingga Raden Mas Soewardi Soeryaningrat berhasil memperoleh Europeesche Akte. Ki Hajar Dewantara kembali ke tanah air di tahun 1918. Di tanah air ia mencurahkan perhatian di bidang pendidikan sebagai bagian dari alat perjuangan meraih kemerdekaan.

Setelah pulang dari pengasingan, bersama rekan-rekan seperjuangannya, ia pun mendirikan sebuah perguruan yang bercorak nasional, Nationaal Onderwijs Instituut Taman siswa (Perguruan Nasional Tamansiswa) pada 3 Juli 1922. Perguruan ini sangat menekankan peserta didik agar mereka mencintai bangsa dan tanah air dan berjuang untuk memperoleh kemerdekaan.

Gambar Perguruan Taman Siswa
Sumber :Yahoo
Di samping mengurusi pendidikan di Tamansiswa, beliau juga tetap rajin menulis. Tulisan-tulisannya lebih banyak berisi tentang pendidikan dan kebudayaan. Tulisannya berjumlah ratusan buah. Melalui tulisan-tulisan itulah dia berhasil meletakkan dasar-dasar pendidikan nasional bagi bangsa Indonesia.

Bangsa ini perlu mewarisi buah pemikirannya tentang tujuan pendidikan yaitu memajukan bangsa secara keseluruhan tanpa membeda-bedakan agama, etnis, suku, budaya, adat, kebiasaan, status ekonomi, status sosial, dan sebagainya, serta harus didasarkan kepada nilai-nilai kemerdekaan. Untuk itu generasi muda harus memahami benar akan arti pentingnya pendidikan.

Salah satu dasar pendidikan yang diajarkan oleh Ki Hajar Dewantara adalah Ing Ngarso sung Tulodha, Ing madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani. Ing Ngarso sung Tulodha artinya jika kita berada di depan, menjadi pemimpin, menjadi orang yang dipercaya, jadilah teladan bagi masyarakat. Teladhan kebaikan merupakan cara terbaik untuk mengajak masyarakat melakukan kebaikan yang sama. Ing madyo Mangun Karso artinya jika kita berada di tengah-tengah orang yang kita pimpin, maka ciptakanlah peluang agar mereka dapat hidup mandiri dengan kekuatan sendiri. Dengarkan keinginan masyarakat sebagai orang yang dipimpin dan berilah kesempatan mereka untuk mengembangkan potensi dirinya secara baik. Tut Wuri Handayani artinya jika berada di belakang kita harus bisa mendorong, memotivasi orang agar mampu berkarya dengan lebih baik. Itulah ajaran yang dijadikan dasar pendidikan yang sampai sekarang dipakai dalam dunia pendidikan di Indonesia.

Nah itulah sekilas jejak pahlawan pendidikan kita yang bernama Ki Hajar Dewantara. Banyak hal yang dapat kita teladani dari beliau untuk bisa mencapai kesuksesan hidup. Beberapa keteladanan tersebut adalah:
1.     Peduli terhadap penderitaan rakyat. Beliau rela menanggalkan gelar kebangsawanan hanya agar dekat dengan rakyat. Maka dari itu sebagai siswa kita harus pula menanamkan sikap peduli dengan orang-orang dan lingkungan di sekitar kita. Menolong sesama teman, menjaga kebersihan lingkungan, membantu guru dan orang tua merupakan salah satu cerminan dari sikap peduli.
2.     Pantang menyerah dalam menghadapi cobaan. Bahkan beliau sampai dibuang jauh dari orang tua. Akan tetapi hukuman buang itu tidak lantas menyurutkan semangat beliau untuk terus berjuang. Sebagai siswa kalian jangan mudah menyerah. Pantang menyerah artinya tidak gampang putus asa. Jika kita kesulitan mengerjakan PR, jangan kemudian PR kita tinggalkan tetapi berusahalah dengan meminta bantuan pada orang tua, teman, atau bertanya pada guru dengan meminta penjelasan cara pengerjaan soal yang dianggap sulit tersebut. Pokoknya, siswa hebat tidak akan menyerah.

3.     Setia kawan yang tergambar dari keseteiaan  teman-temannya (Douwes Dekker dan Cipto Mangoenkoesoemo) membela Ki Hajar Dewantara saat dihukum buang. Di sini juga diajarkan bagaimana kita harus membela yang benar meskipun berakibat kita akan mendapatkan hukuman. Kalian juga yah harus membela kebenaran dan saling membantu sesama teman. Kalau ada teman yang kesusahan, segeralah bantu agar kesusahan yang diderita temanmu itu menjadi berkurang.
READ MORE - JEJAK SANG GURU BANGSA KI HAJAR DEWANTARA

Kamis, 06 Juli 2017

INDAHNYA KEBERSAMAAN

Manusia tidak bisa hidup sendiri. Mereka membutuhkan orang lain dalam kebersamaan hidup. Kebersamaan menjadikan hidup menjadi lebih bermakna. Dengan kebersamaan kita bisa saling berbagi duka dan berbagi suka. Dengan kebersamaan itu pula kita akan merasa lebih ringan melakukan suatu pekerjaan. 

Bayangkan kalau kita hidup sendiri. Iiiiiiih rasanya tidak terbayangkan kan? tak ada saudara, tak ada teman, dan tak ada orang lain. Kita mungkin jadi pemilik lingkungan kita sepenuhnya. tapai apalah artinya kekayaan itu, kalau kita tidak memiliki orang lain untuk berbagi.

Namun, banyak di antara kita yang bersama tapi berpisah. Loh kok. Yap sabar dulu yah. Banyak di antara kita yang hidup bersama dalam satu rumah dengan orang tua kita, dengan adik dan saudara kita. Namun ternyata, kebersamaan itu hanya kebersamaa fisik semata. Hati mereka terpisah tak menyatu. Orang tua sisbuk sendiri dengan pekerjaan mereka; anak sibuk dengan aktivitas mereka. Bahkan yang sangat memprihatinkan, banyak kejadian di satu ruang kebersamaan tapi mereka sibuk dengan dunianya masing-masing. gadget menjadi dunia mereka yang lebih mengasyikkan.

Subhananlloh,
Padahal momen kebersamaan itu sangat berarti untuk menjalin hubungan antarkeluarga. Sentuhan orang tua terhadap anaknya, akan dapat menimbulkan kebahagiaan dan kepercayaan diri mereka. Sentuhan dan canda kakak dan adik akan dapat menimbulkan rasa sayang dan penghormatan di anatar mereka. Sementara itu kebersamaan itu akan dapat menciptakan sakinah atau ketenangan.

Kebersamaan memang begitu indah, kebersamaan itu begitu mahal. Oleh karena itu, mari kita ciptakan kebersamaan keluarga kita. Jangan tunggu nanti. Gadget boleh saja. Sibuk boleh saja, aktivitas boleh saja. Tapi coba luangkan waktu yang terencana dan berkualitas untuk menciptakan kebersamaan.



READ MORE - INDAHNYA KEBERSAMAAN

Kamis, 06 April 2017

CINTA DUSTA, CINTA PALSU, ATAU CINTA SUCI

       Pernah dengar kata cinta? Bahkan mungkin sering mengatakan kata cinta pada pasangan kita. "Aku cinta Kamu", "Cintaku seputih salju", " Hanya engkau cintaku" dan seabreg kata-kata cinta yang gombal. Ada cinta yang bermakna, ada cinta yang tanpa makna. Nah untuk menguji apakah cinta Anda itu cinta murni atau cinta dusta, lihatlah cerita berikut ini. Setelah itu, Anda tinggal tentukan seberapa dalamkah cinta Anda pada pasangan Anda yang sebenarnya.

CINTAKU CINTA MATI

Namanya Supiati, umur 45 tahun. memiliki suami bernama Arif dengan umur 53 tahun. Mereka sudah menikah selama 28 tahun. Selama dua puluh delapan tahun kebersamaan mereka, tak ada sedikitpun permasalahan yang berarti. Paling-paling masalah timbul anak yang susah diatur, atau cucian tidak kering di musim penghujan. 

kesetiaan Arif yang terbilang sukses sungguh patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, tak sekalipun dia pernah dekat dengan wanita lain. Bukan karena tak ada yang mau, tapi karena kesetiaan terhadap istrinya yang begitu besar. Cinta mati katanya. 

Pernah suatu hari Arif ngobrol dengan Danar rekan kerjanya. Saat Danar bertanya pada Arif tentang sejauh mana cinta Arif terhadap Supiyati, istrinya, ia menjawab dengan jawaban yang pasti akan membuat istrinya melayang sampai ke langit ke tujuh. Saat itu Arif menjawab:
"Rasanya cintaku pada istrinya takkan pernah tergantikan oleh apapun. Rayuan gombal yang ada di dunia ini rasanya tepat sekali dengan apa yang aku rasakan terhadap istriku. Aku takkan sanggup hidup tanpa dia"

Pun dengan supiyati, istrinya. cinta Arif yang begitu dalam berbalas dengan cinta istrinya dengan kadar yang lebih besar. Ibarat kat kala cinta Arif pada istrinya berkadar 100%, maka cinta Supiyati terhadap Arif mencapai 150% (wkwkwk, kalau ada)

Namun kisah-kasih mereka yang begitu manisssss harus mengahadapi satu musibah yang luar biasa. Sepulang kerja, mobil yang ditumpangi Arif bertabrakan dengan truk tronton. Arif meninggal seketika. Mendengar berita tragis tersebut, Supiayati histeris dan pingsan beberapa kali. Dunia terasa runtuh bersamaan dengan meninggalnya Arif. Setelah beberapa waktu berselang, akhirnya Supiyati dapat merelakan kepergian Arif, suaminya meski dengan berat hati.

Tepat hari ketujuh wafat Arif, Supiyati dikagetkan oleh suara ketukan di pintu depan rumahnya. Saat itu jam di dinding menunjukkan pukul 23.30. Dengan malas-malas Supiyati membuka tirai jendela untuk mengetahui siapa tamu yang datang malam-malam. Namun, hanya tampak badan bagian sampingnya yang terlihat. Seorang laki-laki yang rasanya tidak asing lagi dengan supiyati. Akhirnya Supiyati membuka pintu.

Sreeegh. jantung Supiyati rasanya berhenti berdetak. Tampak sosok Arif dengan baju putih berdiri di hadapannya. Wajahnya pucat. Tatapan matanya penuh harap.
"Ma.... aku pulang ma, Aku kesepian dan kedinginginan,"
"Ppppa....pa.....???"
"Ya, aku suamimu....."
"Tapi...?"
"Aku kesepian, Ma. Aku mau pulang saja,"
"Kembalilah pak, Aku sudah ikhlas,"
"Tapi Ma, bukankah dulu engkau bilang kamu tidak bisa hidup tanpaku, Ma....???"
"Iya, tapi......"
"Tapi apa Ma?"
"Tapi papa kan sudah meninggal. Tidak mungkin kita hidup bersama lagi,Pah. kembalilah dengan tenang pah,"
"Bukankah engkau dulu berjanji sehidup semati, ma?"
"Sudahlah pah, jangan ungkit-ungkit yang dulu. Biarlah masa lalu kita, kita jadikan kenangan saja,"
"Tidak, ma. Aku mau kembali ke rumah ini. Kalau kamu tidak mau, berarti kamu harus tinggal bersamaku, Tidak ada tawar-menawar. Pokoknya titik,"
"tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak"

Supiyati terbangun, Ada rasa lega karena itu hanya mimpi. 
READ MORE - CINTA DUSTA, CINTA PALSU, ATAU CINTA SUCI

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...