Oleh : Ritawati
Rio adalah anak Kota Jakarta. Ayah Rio merupakan pengusaha sukses dan ibunya merupakan pengusaha yang engelola butik. Kebetulan, ibu Rio berasal adari Desa, dan memiliki Vila disana, Sedangkan rio masih Kuliah . Pada waktu itu, Rio mengambil Cuti beberapa minggu untuk pergi ke Desa, diamana ibunya dibesarkan disana. Dan menginap di villa. Setelah Rio mengatakan kepada Guru yang bersangkutan, dan dibolehkan untuk ngambil liburanya dengan muka senang, Riopun bergegas pulang kerumah.
#
Setelah menyampaikan rencana kepada ibu dan ayahnya ia lalu duduk sambil menunggu jawaban .
“ Kenapa ingin pergi ke Desa dimana ibu kamu dilahirkan Rio ?”
Tanya bapak rio dengan muka yang penasaran.
“ Aku hanya sekedar menghilangkan rasa stresku dan menambah pengalamanku aja ayah “. Sahut Rio.
“ tapi …. Tapi, gimana dengan kuliah kamu Rio ? “
Kata bapak rio yang dari tadi duduk diatas sofa, ditemani dengan secangkir kopi panas.
“ Ta’ apalah pak, namanya saja anak muda, pasti inginya kan yang Fresh dan banyak kegiatan-kegiatan seperti di Desa Mamah “.
Ujar Bu rio dari arah Timur yang baru saja selesai bicara Clien yang mengantarkan pesanan bajunya.
“ owh…. Soal kuliah tenang aja pah Rio udah izin kepada Gurunya ko’, dan betul juga tuh kata ibu , owh ya bu banyak gadis-gadis yang cantik ga bu ? yaa sama cantiknya dengan ibu !”
Kata Rio yang sekaligus menjawab pertanyaan dari kedua Orang Tuanya.
Sambil bercanda.”eeeh………kamu tuh belum lulus kuliah kok fikirannya udah kesitu….”!.
Jawab Bu Rio sambil tersenyum.”kamau tuh ada-ada saja Rio”. Sahut Pak Rio” sahut pak Rio dan bu rio sambil melambai-lambaikan tangannya.
Dari jalan lurus dan mulus, ke jalan desa yang erkelok-kelok dan terjal, motor besar yang di ttunggangi Rio punlepas kendali dan menabrak tukang jamu yang sedang naik sepeda. Semuanya jadi kacau balau, untungnya Rio tidak apa-apa dan tukang tersebut hanya luka keci di tangannya. Rio kemudian menarik motor besarnya yang terguling di selokan. “eh….Tolongin donk!. Egois banget sih jadi cewe.” Jawab Rio dengan muka kesal. “jawab tukang jamu tadi yang di tabrak oleh Rio, yang baru saja selesai mengumpulkan botol – botol jamunya yang berserakan di jalan.” Ya maaf – maaf, gue lagian nggak sengaja tau!”. Jawab Rio yang dari tadi berusaha menarik motor besarnya.”sekarang buruan Bantu gue narik motor ini !”. “ya wis. Ya wis aku Bantu tapi janji yah kamu harus ganti rugi kalau enggak awas luh !” menjawab sambil menarik motor besar tadi. “ya ya ya bawel banget sih jadi cewe” jawab Rio. Setelah selesai di angkat motor tadi, “mana janji kamu katanya mau ganti rugi”. Jawab cewe jamu tadi yang tidak sabaran. “sabar donk! Sabar dikit ngapah, jadi cewe tuh nggak boleh marah – marah nanti cepet keriputan loch”. Jawab Rio sambil ngeledek. “udah buruan maa janji kamu, katanya mau ganti rugi?” “kalau gak mau kenapa?”. Rese banget sih lo jadi cowo mau aku panggilin orang sekampung buat ngeroyok kamu!” jawab cewe tadi. Sedikit mengancam. “ech……tunggu dulu galak banget sih, oh ya,nama kamu siapa?” jawab Rio sambil igin tau namanya. “nama ku Aulia” dengan singkat jawabnya. “bagus banget nama kamu, seperti orangnya” sahut Rio dengan sedikit menggombal. “ nech 200 ribu cukup kan?” “ya ya sini makasih yah?”. Jawab Aulia yang secara pelan mengayuh sepedanya. “ Aduh gue lupa lagi nanya alamat dia, dan ngasih tau nama gue. Rio pun mengejar dengan motor besarnya. “eeech….tunggu dulu kalau nama aku Rio. Alamat lo di mana?” Tanya Rio sambil memperhatikan jalanan. “kamu cukup Tanya sama orang saja rumah Aulia tukang jamu mana? Pasti orang pada tau semua!” ntar dulu satu lagi. “apaan lagi, “kamu tau nggak Villa deket sini?” “ohh itu, dari sini juga kelihatan, tuh di bawah sana” jawab Aulia sambil menunjukkan letak villanya. “oh itu makasih yah” “ya sama-sama “. Setelah mereka selesai berbincang – bincang , mereka melanjutkan ke tujuan masing – masing.
Sesampainya di Villa, Rio lalu menaruh tasnya di atas laci, deket kamarnya. Lalu menjatuhkan badannya di atas spring-bed yang empuk itu. Dan teringat waktu siang. “walau pun dia adalah seorang tukang jamu, Dia sebenarnya baik, dan juga cantik”. Gumamnya . dari pad ague stress mikirin dia. Lebih baik gue tidur dulu beok kan pasti bisa ketemu lagi ma si Aulia..” ujarnya sambil menutup kelopak matanya dan tersenyum – senyum.
Setibanya Aulia di depan rumah neneknya, ia langsung mengerutkan dahi, dan melewati begitu saja nenek yang lagi duduk di depannya. “ehh….piye toh ndo…?” Tanya nenek penasaran. “eh nenek maaf ya nek, soalnya aku lagi sebel banget sama sesorang!” sambil menggetakkan kaki ke tanah. “jangan gitu ndo..ndo.., nanti kamu bisa suka loh sama dia!”. “ngak mungkin lah nek,nenek bisa aja, oh ya nek udah dulu yah aku udah cape banget nih mau istirahat!” menjawab dengan muka lesu. “ oh ya udah deh. Eh ndo tapi jangan lupa mandi dulu yah?”. “iya nek tenang nanti juga aku mandi” menjawab sambil berjalan menuju kamarnya. “jangan malam – malam mandinya nati masuk angina” ujar nenek yang sepertinya mengkhawatirkan Aulia. Selesai Aulia mandi, ia lalu makan malam bersama nenek. Dan melangkahkan kakinya ke kamar. Aulia pun langsung memeluk boneka kesayangannya dan ajak bicara boneka tersebut. “kamu tau nggak tadi siang aku uh ketemu ma cowo yang nyebelin banget!”. Mengatakan sambil mencubit kedua pipi boneka, dengan kedua tangannya tersebut. “tapi di lihat dari dekat dia ganteng juga dan baik pula. Ih pokoknya sesuatu banget buat aku. Sambil mengedipkan kedua kelopak matanya dan mulai tertidur.
Jam menunjukkan pukul 03.00 WIB. Ayam tangga pun satu persatu mulai berkokok. Dari rumah nenek Aulia, terdengar suara air medidih, ternyata air itu kunyit yang di ambil sarinya, kemudian di rebus dengan air secukupnya. Itu adalah bahan utama untuk membuat jamu. Terlihat nenek sedang mengaduk sari kunyit di dalam panci. Nenek kemudian menengok ke belakang, dan mengatakan, “aduh…ndo kalau nuangin jamu ke dalam botol jangan sambil merem. Nanti bukannya masuk ke botol eh malah tumpah semuanya. “ ujar nenek yang bicara sambil tersenyum. “iya nek, soalnya Aulia masih cape, jadi Aulia masih agak sedikit ngantuk,” jawab Aulia yang sedang menuangkan jamu ke dalam botolnya. “kalau masih ngantuk, cuci muka dulu biar rasa ngantuknya hilang!” fajar mulai terbit dari ufuk timur, sepeda jamu sudah siap dan Aulia pun sudah rapi, dan mencim tangan neneknya, “dah nek, Aulia pergi jualan dulu ya nk?” jawabnya. “hati – hati ya ndo,,,,” kata nenek sambil duduk di depan rumah.
Di tengah perjalanan, Aulia betem dengan Rio, waktu Aulia membalikkan sepeda jamunya. Tiba – tiba, nenk…..nenk…tunggu! beli jamunya”. Kata Rio yang kebetulan waktu itu lagi lari pagi di jalan deket villanya. Setelah melihat wajah tukang jamu tersebut, Rio pun terkejut, karena jamu yang akan di belinya ternyata penjualnya si Aulia. “oooh elo! Gue kira siapa, lagian cepet banget jualan jamunya”. “ya ra papa toh, lagian aku jualannya sampai jam 07.30 WIB pulang dan berangkat kuliyah”. Jawab Aulia sambil menerangkan. “jadi kamu masih kuliyah, sama donk seperti gue!”. Jawab Rio sambil tersenyum. “mana pesenan gue!”. “sabar donk mas, ini juga lagi di bikinin”. Sambil menuangkan jamu ke dalam gelas. “eh panggilannya jangan mas donk, kita kan seumur, jadi panggilannya cukup Rio aja!” “iya deh, Rio neh di minum dulu jamunya!” jawab Aulia sambil mengulurkan tangannya yang sedang memegang gelas yang berisi jamu yang akan di kasihkan ke Rio. Setelah di hirupnya jamu tersebut, “wah… enak banget jamu bikinan kamu!” sahut Rio sambil meletakkan gelas ke ember kecil yang ada pada keranjang sepeda. Boleh gue temenin elo buat jualan jamu?”. “oh ya tentu saja asal jangan sampai ngerepotin kamu!”. “ooh tenang saja, malah gue seneng banget bisa nemenin elo tuk jualan jamu”. Jawab Rio yang tampak senang sekali, bisa sampai menemani Aulia berjualan jamu. Dengan menuntun sepeda jamunya Rio pun sambil bercanda – canda dengan Aulia dan keceplosan tentang perasaannya selama ini kepada Aulia. “ di dunia ini paling yang sayang dengan ku dengan tulus paling cuma nenek gak ada yang lain. “tiba – tiba Aulia yang mengatakan seperti itu kepada Rio.” Kamu salah ada orang yang saying kepada kamu melebihi nenek kamu yaitu aku!” jawab Rio sambil membungkam mulut dengan tangan kanannya. “maksud kamu apa yah?” jawab Aulia. “ooh, ya udah deh sudah terlanjur, sebenarnya waktu aku ketemu kamu dari pandangan pertama, dari situ aku mulai membuka hati ku untuk cewek yang nyebelin seperti kamu tapi gak jadi nyebelinkarena kamu telah mencuri hati ku atau bisa di katakana aku jatuh cinta ma kamu.” Jawabnya dengan muka tegang takut di tolak oleh Aulia. “ihh… kamu masih aja ngatain aku nyebelin. Sebenarnya aku juga suka ma kamu walaupun waktu pertama kali bertemu dengan kamu tuh bener – bener nyebelin”. “tapi sekarang kamu gak marah lagi kan ma aku?” Tanya Rio kepada Aulia. “ya enggak aku kan cinta ma kamu”. Jawab Aulia sambil memeluk Rio yang ada di sampingnya.
Aulia gembira dan lari – lari, “nek…nek…nek…” sambil memenggil neneknya. “ada apa toh ndo..?” “nek, ternyata bener apa yang di katakana nenek bahwa,em…pokoknya hari ini aku lagi bahagia sekali.” “bahagia kenapa ndo..?” Tanya nenek yang keheran – heranan kepada Aulia. “benar kata nenek bahwa laki – laki yang ku benci kini telah menjadi pacar aku!” “ohh,itu yang membuat kamu bahagia!” jawab nenek yang telah mengetahui apa sebab cucunya bahagia. Atas kejadian itu, Aulia sekarang telah menjadi pacar Rio. Dan mendapat beasiswa untuk kuliah di Jakarta. Dan sekampus dengan Rio. Betapa bahagianya hati Aulia saat mendengar berita itu.
READ MORE - TUKANG JAMU PENCURI HATIKU
Tampilkan postingan dengan label PORTOFOLIO SISWA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PORTOFOLIO SISWA. Tampilkan semua postingan
Selasa, 30 Oktober 2012
TUKANG JAMU PENCURI HATIKU
Sabtu, 27 Oktober 2012
CERPEN : KABUT YANG TERSIBAK
Oleh : Ratna Devi
Malam begini aku masih sendiri termenung sendiri di ujung kamar. Terbayang dengan semua yang telah terjadi dihari ini yang telah kulewati sebelumnya. Semua sungguh membuatku frustasi. Ya … hari ini aku baru saja putus cinta, dengan terpaksa ku harus melepas diri dari Aga, salah satu seniorku di fakultas kedokteran. Aku memang mahasiswa baru tahun ini. Aga adalah seniorku yang berbeda satu tahun beruntung sekali aku bisa menembus fakultas kedokteran yang memang selama ini aku impikan tapi masalah yang baru saja menimpaku seperti telah merenggut semua kebahagiaanku hari itu.
Tidak terasa air mata tertetes deras di dua pipiku. Aku menangis karena aku teringat akan semua kenangan – kenangan yang telah ku lalui bersama Aga, aga yang aku sayangi, aga yang aku cintai kini telah membuatku patah hati dengan keputusannya untuk mengakhiri hubungan kami yang sudah hampir satu tahun ini. Padahal selama ini aku selalu berusaha menjadi yang terbaik untuknya.
“ tok … tok … tok … mba cit, dipanggil bunda suruh makan “
Adikku Linda telah membuyarkan lamunanku.
“ iya linda, sebentar !“
Aku menjawab dengan segera aku kusekan air mataku yang telah menetes itu agar bunda tak bertanya – Tanya. Namun, usaha yang telah ku coba sia – sia. Mataku membenkak besar, membentuk garis hitam dibawah mata. Akhirnya tak ku hiraukan apa yang terjadi dengan mataku init oh bunda juga telah mengetahui semua ini. Aku menuruni anak tangga dengan lesu, bunda yang sedari menunggu dimeja melihatku seperti prihatin dengan keadaanku ini.
“ nduk, makan gitu lo, jangan tangis ae, kalo liat kamu gini bundanya jadi ikut sedih to “ kata bunda ketika aku sudah di tepi meja.
“ iya bun, ini juga mau makan “.
Kataku pada bunda seraya mencoba sedikit tersenyum.
Acara makan itu pun selesai dan aku sesegera mungkin kembali kekamar mencoba menenangkan hati. Porsi makanku hari ini berbeda dari hari biasanya. Aku hanya makan 7 sendok saja. Itupun sudah membuatku kenyang. Dikamar pikiranku semakin kacau, kuputuskan saja untuk tidur sejenak barangkali setelah bangun tidur pikiranku ini jadi sedikit lebih tenang. Akupun tertidur pulas hingga tngah malam. Dan saat aku bangun aku seperti orang yang hiang pikiran. Aku hanya menatap langit – lamgit kamar dan pikiranku masih terbayang dengan Aga. Tak terasa air mata ku menetes lagi. Akuntak terasa untuk menahannya hingga ahirnya pagi pun menjelang.
Bunda membuka pintu kamar untuk membangunkanku, aku pun terbangun dan aku tak bisa menyembunyikan lagi apa yang terjadi denganku tad malam, mataku terlihat membengkak sekali.
“hah? Oooh..mmmm..”
aku mencoba untuk menutup – nutupi semuanya dari bunda aku bingung harus menjawab apa aku tidak mau membuat bunda jadi terus kepikiran kare naku.
“wis to nduk. Nggak usah bohongin bunda, bunda tau kok kamu semalem pasti menangis. Tu kelihatan kantung matanya”. Kata bunda.
“ ih bunda sok tahu ah.hehehe”.
“sama Orang Tua nggak boleh bohong, hayo kemarin kamu pasti nangis lagi ya?? Jujur aja” bunda tetap saja yakin jika aku nangis lagi semaleman walaupun aku mencoba untuk menutupi tapi tetap saja tak bisa akhirnya aku pu mengakui.
“iya ni bun”
aku berkata sambil mengucek – ngucek mataku.
“ nah kan bunda nggak bisa dibohongin dikira bunda ngga pernah apa ngrasain kaya kamu cit ? bunda juga pernah muda kali cit. !! hehehe, oh iya cit nanti mau ikut bunda ngga ?”
“ kemana bun ?”
“ yaa pokoknya nanti ikut bunda aja dech, kamu pasti nanti bakalan ngrasain hal yang beda dari sekarang “.
“ aduuuuh mau kemana sich bun ?? bikin penasaran aja dch uh !!”
“ ya liat aja cit, ya udah kamu mau ngga ikut bunda ?”.
“ emmmm gimana ya bun ?! ya udah dech ikut aja dari pada mati anakmu ini, hahaha !!”
“ husss ngga boleh ngomong gitu nduuk “
“ eh iya bun, hehehe “
“ ya udah siap – siap lebih cepat lebih baik. Kayak katanya pak jusuf kala, hehehe “ bunda sedikit memberikan lelucon kepadaku. Mungkin biar aku sedikit bisa melupakan masalah ini kali ya.
“ oke bunda sayaaaang “
“ Bun ini sebenarnya mau kemana sich, ?! dari tadi cumin muter-muter saja, keburu penasaran nich !”
“sabar sedikit kenapa sich nak bentar lagi juga mau nyampe kok “ aku sedikit sebel sama bunda hamper satu jam lamanya kami berada di mobil dan kami saja masih belum sampai ditempat yang dimaksud bunda. Aku hanya terdiam melihat jalanan lewat kaca jendela. Ketika aku melihat jalanan aku jadi teringat akan sesuatu. Astaga !! inikan jalan yang pernah aku lewati bersama aga ketika pertama kali kita ngedate.
“ nggak ! aku nggak boleh nangis pokoknya gak boleh nangis ! malu dong sama bunda”. Pikirku sambil melirik bunda yang sedang konsentrasi menyetir mobil.
Semakin jauh perjalanan itu, semakin ku teringat dengan semua kenangan ku dengan aga. Aku tidak bisa menahan pedasnya mataku ini. Dan akhirnya akupun menangis lagi.
“ loh cit kok jadi nangis ?? sabar dong saying, nanti juga nyampe, tenang aja “.
“ bukan gara – gara kelama’an bun “
“ trus gara-gara apa ?? cerita dong !”
Aku hanya menggeleng – gelengkan kepala mengisyaratkan bahwa aku tidak mau bercerita.
“ tuh kan sama bunda sendiri kok nggak mau cerita sich ?”
Aku masih saja menggeleng – gelengkan kepala, dan sepertinya sunda sudah cape’ bertanya kepadaku. Akhirnya bunda membiyarkanku nangis sendiri disampingnya.
Kacaunya fikiranku ditambah sepinya dalam mobil membuatku akhirnya tertidur sebentar. Bunda tetap saja membiarkanku terlelap dalam tangis dan ketika aku terbangun aku sudah dihadapan pada sebuah tempat. Tempat yang sungguh indah dan tenang sekali. Terlihat jelas dihadapanku sawah yang hijau kekuning – kuningan memandang sawah tersebut siap untuk ditanam,terlebih lagi diujung sana terlihat bukit- bukit yang penuh dengan pepohonan hijau ditambah banyak sekali gubug – gubug ditengah sawah dan sungai kecil yang mengalir dengan tenang. Akupun yang berada didalam mobil langsung bergegas keluar untuk merasakan indahnya tempat itu. Aku sendiri masih belum tahu ini sebenarnya tempat apa. Saat aku sudah berada diluar mobil aku masih melihat bunda duduk dikursi supir dan tersenyum kepadaku. Tak lama kemudian bunda keluar juga dari mobilnya dan menghampiriku.
“ gimana tempatnya ?? bagus ?”
“ iya bunda bagus – bagus banget tempatnya tenang aku suka bun tempat ini.”
Bunda kembali tersenyum padaku dan menarik tanganku.
“ mau kemana lagi bun ?”
“ udah nurut saja sama bunda “
Akhirnya kuikuti kemana bunda perginya bunda. Aku tak ingin terlalu lama untuk mengetahui apa yang sebenarnya bunda ingin tunjukan padaku sedari tadi.
Sekian lama berjalan melewati hamparan sawah nan hijau kekuning – kuningan itu. Bujnda akhirnya berhenti didepan sebuah gubug kecil berbentuk segi empat dimana kita bisa melihat kesegala arah – arah sawah itu. Bunda duduk ditempat itu sambil menikmati pemandangan.
“ bun, ini namanya tempat apa sich ? kok aku baru tahu ada tempat seindah ini dan setenang ini yah “
Bunda hanya tersenyum masih terlihat hamparan sawah didepanya.
“ lah kok Cuma tersenyum sich bun. Ini namanya apa sich ? tuh kan selalu bikin penasaran “
Bunda masih saja tersenyum
“ bun, dari tadi senyum – senyum mulu ah ditanya ini tempat apa juga “.
Akhirnya bunda pun berkata, ini namanya dibawah kolong langit.
“hah?maksudnya bun? Aku ngerti deh bunda tersenyum lagi. “bunda mau cerita cit,”
“cerita apa?”
Kamu tau kenapa bunda mengajak kamu ke tempat ini?. Kamu tau kenapa tadi kita cuma muter – muter di jalan sampai kamu akhirnya protes bunda”.
“ nggak bun,emang kenapa?”
“disaat umurmu yang sudah bertambah dewasa ini bunda ingin kasih tahu kamu satu hal tentang hidup cit. hidup itu penuh dengan suka dan duka. Dan mungkin saat ini kamu sedang merasakan duka di hidup ini. Masalah cinta, itu wajar kok. Bunda juga pernah mengalami seperti itu, tapi yangbunda merasa sedikit kefikiran adalah ketika kamu terus – terusan dalam kenangan. Bunda tahu perasaan itu. Memang sulit untuk kita lupakan semua kenangan – kenangan indah itu. Mungkin sekarang kamu bertanya – Tanya mengapa agar tidak menyakiti perasaanmu padahal kamu udah menjadi yang terbaik untuknya. Kamu tau nggak, kunci dalam hidup ini adalah sabar dan ikhlas. Kalau mau sabar dan ikhlas jangan pernah menghitung seberapa yang sudah di korbankan.”
Aku hanya bisa terdiam dengan kata – kata bunda. Bunda mungkin sudah tahu apa yang ada dalam fikiranku hingga dia membiarkanku sejenak untuk memikirkan kata – kata itu. Dan satu hal yang perlu kamu tahu hidupmu bukan Cuma sampai di sini saja. Masih panjang nak jalan hidupmu, kalau mau nangis, nangis saja tidak apa – apa, tidak usah di tahan tumpahkan semuanya sekarang.
Ternyata benak aku pun menumpahkan semua air mata ku saat itu juga di bawah kolong langit. Aku benar – benar telah di buka fikiran oleh bunda. Aku baru menyadari kalau terus terusan nangis tidak akan menyelesaikan masalah justru akan membuatku teringat – ingat dengan Aga.
Hari pun tak terasa sudah semakin sore aku dan bunda akhirnya memutuskan untuk kemali ke rumah. Keceriaan mulai nampak padaku. Yah walaupun belum semuanya, tapi itu sudah cukup melihat bunda senang melihat perubahanku ini. Didalam mobil ak berfikir aku tidak menyesal kok pernah bertemu Aga. Akujuga gak nyesel pernah jadi bagian hidup Aga. Dengan ini aku telah mendapatkan satu pelajaran hidup untuk ke depannya itu hidup untuk menjadi orang sabar dan ikhlas seperti kata bunda.
READ MORE - CERPEN : KABUT YANG TERSIBAK
Rabu, 24 Oktober 2012
CERPEN : BEST FRIEND
Oleh : Muthoatul Chasna
Wajahnya yang cantik menawan, senyumnya yang manis, tubuhnya yang mungil selalu terbayang dibenaknya. Refa gadis yang juga sebagai teman karibnya itu selalu muncul dalam benak fikiranny, cinta yang telah lama muncul tidak dapat Wawan ungkapkan, Edo sahabatnya juga sangat mencintai Refa dan Wawan tidak mungkin mengkhianati Edo.
“ Refa, kamu tuh udah anaknya pinter, cantik lagi, kamu tuh bagaikan putri yang bisa membuatku hidup, andai saja aku bisa selalu disampingmu dan membiarkanku selalu memandang wajahmu dan melihat senyum manismu disetiap waktu, tapi aku tidak mungkin mengkhianati Edo”.
Kata Wawan sembari menatap foto Refa yang sedang dipegangnya.
“ Dan kenapa sih harus Edo yang suka sama Refa !”
Kata Wawan dengan rasa geregetan.
### Pagi yang begitu sejuk menyambutnya dengan raut yang hambar, matahari yang mengintip dibalik awan merasa sangat sungkan keluar menemaninya berangkat sekolah. Tiba-tiba sebuah tangan menepuk bahunya. “ Kenapa Wan kayaknya males banget? Kaya gue dong ceria “. “ Apaan sih ? Gue juga semangat tau.” “ oh ya Wan, aku kan sudah pernah bilang sama kamu kalau aku suka sama Refa, hari ini aku mau nembak dia “. “ Apa? “ jawab Wawan dengan syok, suasana mendadak redup, matahari yang mengintip tambah malas untuk memunculkan sinarnya, keringat dingin membanjiri Wawan yang merasa dirinya tidak bernyawa lagi, sebuah firasat yang menggeluti fikirannya terjadi, setiap detik, menit, dan jam orang yang selalu ia fikirkan akan menjadi milik orang lain. “ menurut kamu gimana Wan ? “. “ Au ah gelap “. Jawab Wawan dengan rasa kesal “ si Wawan gimana sih, orang temennya lagi minta pendapat malah ditinggalin “. Duduk bersandar dibawah pohon yang sejuk nan semilir, bagaikan hidup tanpa beban, namun, jika teringat Edo, rasa penyesalan yang tiada henti-hentinya selalu melintas. Tiba – tiba Refa menghampirinya. “Hai wan, aku perhatiin akhir – akhir ini kok kamu sering melamun sendiri sih ? tanya Refa “ ditatapnya Refa dengan mata memerah, seakan-akan akan pergi jauh dan tak kembali “. “ Hello … kamu kenapa sich ditanya nglamun aja”. “ nggak, gak kenapa –napa kok “. Bel masuk pun berbunyi, bagaikan menit terakhir masa perjuangan cinta wawan. “ itu udah bel, masuk yuk ?” “ayuk” Edo yang sudah tidak sabar menunggu bel istirahat merasa bahwa waktu berlalu sangat lama sedangkan Wawan merasa waktu berlalu sangat cepat. Bel istirahatpun berbunyi, semua siswa pada keluar, namun dikelas hanya Edo, Refa dan Wawan. “Refa, tunggu aku mau bilang sesuatu kepadamu”, Semoga Refa tidak menerima Edo”. Kata wawan dalam hati. “ ngomong apaan sih kayaknya penting banget.” Tanya Refa penasaran. “ Gini… aku sebenarnya saying sama kamu, dan aku ingin kita lebih dari sekedar teman, kamu maukan jadi pacar aku ? “. “ ehhhhmmmm…Gimana yah ….. Kalau jawabnya gak sekarang gimana ?” “ Terus kapan dong ? “ “ Aku pasti jawab, tapi kamu harus menghargai keputusan aku yah ? “. Ok Siap Princess. Sedang Wawan diluar sedang merasa dirinya berada diujung tanduk, semua merasa menjauhinya, angina yang mengeluasnya dengan manja bagai badai yang menerpa cintanya. Tiba-tiba Refa keluar. ”refa kamu nerima Edo gak?”. Tanya wawan dengan rasa sangat penasaran. Refa “iya”. ”iya apa? Kamu gak terima cinta Edo kan? ”iya aku belum jawab”. ”Alkhamdulillah,” kata Wawan dalam hati. ”Aku sebenarnya tidak suka sama Edo, cuman aku sangat menghargai keberanian dia mengungkapkan perasaannya, aku sebenarnya suka sama seseorang.namun aku selalu bingung dengannya.ada yang bilang dia suka sama aku,tapi kenapa dia tidak pernah mengungkapkannya kepada ku.” Kata Refa dengan nada lirih. ”emang kalau orang yang suka sama kamu dan mengungkapkannya,kamu akan terima? Tanya Wawan memancing Refa. ”ya, belum tentu sih, tapi kan seenggaknya dia berani nyatain cintanya.” Bel masuk istirahat pun berbunyi, bagai babak penentuan sebuah perasaan. Dan waktu yang di tunggu – tunggu ahirnya datang. Edo datang menghampiri Refa. ”Ref, gimana kamu sudah siapkan menjawab.” “Iya, aku sudah siap,” jawab Refa dengan rasa bersedih. ”apa jawaban kamu, semoga jawaban kamu tidak mengecewakan aku.” ”tapi.... Bibir Refa bergetar, ia tak tega melihat orang yang mencintainya di sakiti olehnya, ia menyadari bahwa ia harus saling menghargai satu sama lain meski orang itu musuh kita. “aku tidak bisa menerima cinta kamu”. matanya memerah,ia tak menyangka Refa akan menjawab seperti itu., namun ia sudah terlanjur malu dan pergi meninggalkannya. Dalam benaknya Wawan mengira Refa dan Edo sudah jadian.dan Wawan bertekad untuk mengungkapkan perasaannya kepada Refa apa pun yang terjadi. Kokok ayam membangunkan dari tidur pulasnya, bersiap untuk berangkat sekolah, dan menemui Refa untuk mengungkapkan perasaannya. Sampai di sekolah Wawan langsung menemui Refa. ” Refa! Seru Wawan. ”ada apa?” ”Kamu udah jadian sama Edo?” Tanya Wawan penuh harapan. ”nggak.” Jawab Refa dengan singkat. Merasa bangkit dari keterpurukannya yang berlarut-larut , dedaunan ikut menari bagai merayakan hari yang begitu bermakna bagi Wawan, dan Wawan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas ini lagi. “ ehmmmm Refa “. “ Ia Kenapa ? “, jawab Refa “ Aku mau ngomong sesuatu sama kamu “. Jawab Wawan dengan nada yang semangat. “ Ngomong apa ? kayaknya semangat banget sih “. Tanya Refa dengan nada bertanya-tanya. “ aku tuh sebenarnya suka, sayang + cinta sama kamu, kalau satu hari tidak bertemu berasa setahun, dan detik ini, menit ini, jam ini juga aku ingin kamu tidak jadi temanku lagi “. “ Maksudmu apa ! “. Dengan nada ketus “ Kamu tidak mau berteman dengan aku lagi ? “. “ Bukan, bukan itu maksudku, aku ingin kita menjadi lebih dari sekedar temen, aku ingin kamu jadi pacarku “. Refa diam sejenak dengan matanya yang bening menggambarkan sebuah makna, di angan Refa memastikan bahwa ini adalah bukan sebuah mimpi, Refa merasa hatinya melayang-layang tak tentu arah, ternyata cinta Refa terbalas dengan manis oleh Wawan, Refa yang juga sangat mencintai Wawan tanpa ragu menerima cinta Wawan, dan Wawan yang sedang merasa sekarang digantung oleh Refa terkejut dengan jawaban yang Refa katakana. “Iya”. Jawab Refa dengan nada semangat. “ Iya? Maksudnya kamu nerima aku kan ? “. “ Iya aku mau jadi pacar kamu “. Wawan merasa seakan-akan dunia terbang dan menjadi milik mereka berdua. “ Wawan ! tiba-tiba Edo datang, “ Dasar temen makan temen ! “. Teriak Edo dengan nada marah, “ Apa maksud kamu nembak Refa, sedang kamu tahu kalau aku sangat mencintai Refa, aku kecewa sama kamu Wawan “. “ Apaan sih jangan kayak anak kecil deh, mending kita selesaiin dengan kepala dingin “. Kata Refa dengan melerai pembicaran mereka. “ maksud kamu apa Wan, kamu kan tahu kalau aku sangat mencintai Refa “. Kata Edo dengan nada marah ! aku tuh sakit hati sama kamu.. kamu tuh … “ Heh ….! Apa kamu tahu kalau aku juga sangat mencintai Refa, dan apa kamu tahu, aku juga sakit hati saat bilang kamu mau nembak Refa, aku selalu mengalah kepadamu, tapi aku tidak bisa mengalah untuk hal yang menyangkut perasaan. Sejenak suasana mulai hening, bunga yang bermekaran kini layu seakan enggan menampakkan keelokannya, Edo pun mulai berfikir bahwa tidak hanya dirinya saja yang patut untuk dimengerti termasuk wawan sahabatnya. “ oke … sekarang aku menyadari, dan aku rela kalau refa menjadi milikmu, dan aku akan berusaha melupakan dia “. “ apa kamu benar-benar mau melepaskan dia ? “. “ Iya, asalkan kamu tidak pernah menyakiti dia “. Mereka pun akhirnya menyadari bahwa menghargai orang lain adalah kunci kebersamaan, mereka pun akhirnya bersatu kembali seperti dulu, dan mempunyai prinsip kejujuran dan keterbukaan.
READ MORE - CERPEN : BEST FRIEND
### Pagi yang begitu sejuk menyambutnya dengan raut yang hambar, matahari yang mengintip dibalik awan merasa sangat sungkan keluar menemaninya berangkat sekolah. Tiba-tiba sebuah tangan menepuk bahunya. “ Kenapa Wan kayaknya males banget? Kaya gue dong ceria “. “ Apaan sih ? Gue juga semangat tau.” “ oh ya Wan, aku kan sudah pernah bilang sama kamu kalau aku suka sama Refa, hari ini aku mau nembak dia “. “ Apa? “ jawab Wawan dengan syok, suasana mendadak redup, matahari yang mengintip tambah malas untuk memunculkan sinarnya, keringat dingin membanjiri Wawan yang merasa dirinya tidak bernyawa lagi, sebuah firasat yang menggeluti fikirannya terjadi, setiap detik, menit, dan jam orang yang selalu ia fikirkan akan menjadi milik orang lain. “ menurut kamu gimana Wan ? “. “ Au ah gelap “. Jawab Wawan dengan rasa kesal “ si Wawan gimana sih, orang temennya lagi minta pendapat malah ditinggalin “. Duduk bersandar dibawah pohon yang sejuk nan semilir, bagaikan hidup tanpa beban, namun, jika teringat Edo, rasa penyesalan yang tiada henti-hentinya selalu melintas. Tiba – tiba Refa menghampirinya. “Hai wan, aku perhatiin akhir – akhir ini kok kamu sering melamun sendiri sih ? tanya Refa “ ditatapnya Refa dengan mata memerah, seakan-akan akan pergi jauh dan tak kembali “. “ Hello … kamu kenapa sich ditanya nglamun aja”. “ nggak, gak kenapa –napa kok “. Bel masuk pun berbunyi, bagaikan menit terakhir masa perjuangan cinta wawan. “ itu udah bel, masuk yuk ?” “ayuk” Edo yang sudah tidak sabar menunggu bel istirahat merasa bahwa waktu berlalu sangat lama sedangkan Wawan merasa waktu berlalu sangat cepat. Bel istirahatpun berbunyi, semua siswa pada keluar, namun dikelas hanya Edo, Refa dan Wawan. “Refa, tunggu aku mau bilang sesuatu kepadamu”, Semoga Refa tidak menerima Edo”. Kata wawan dalam hati. “ ngomong apaan sih kayaknya penting banget.” Tanya Refa penasaran. “ Gini… aku sebenarnya saying sama kamu, dan aku ingin kita lebih dari sekedar teman, kamu maukan jadi pacar aku ? “. “ ehhhhmmmm…Gimana yah ….. Kalau jawabnya gak sekarang gimana ?” “ Terus kapan dong ? “ “ Aku pasti jawab, tapi kamu harus menghargai keputusan aku yah ? “. Ok Siap Princess. Sedang Wawan diluar sedang merasa dirinya berada diujung tanduk, semua merasa menjauhinya, angina yang mengeluasnya dengan manja bagai badai yang menerpa cintanya. Tiba-tiba Refa keluar. ”refa kamu nerima Edo gak?”. Tanya wawan dengan rasa sangat penasaran. Refa “iya”. ”iya apa? Kamu gak terima cinta Edo kan? ”iya aku belum jawab”. ”Alkhamdulillah,” kata Wawan dalam hati. ”Aku sebenarnya tidak suka sama Edo, cuman aku sangat menghargai keberanian dia mengungkapkan perasaannya, aku sebenarnya suka sama seseorang.namun aku selalu bingung dengannya.ada yang bilang dia suka sama aku,tapi kenapa dia tidak pernah mengungkapkannya kepada ku.” Kata Refa dengan nada lirih. ”emang kalau orang yang suka sama kamu dan mengungkapkannya,kamu akan terima? Tanya Wawan memancing Refa. ”ya, belum tentu sih, tapi kan seenggaknya dia berani nyatain cintanya.” Bel masuk istirahat pun berbunyi, bagai babak penentuan sebuah perasaan. Dan waktu yang di tunggu – tunggu ahirnya datang. Edo datang menghampiri Refa. ”Ref, gimana kamu sudah siapkan menjawab.” “Iya, aku sudah siap,” jawab Refa dengan rasa bersedih. ”apa jawaban kamu, semoga jawaban kamu tidak mengecewakan aku.” ”tapi.... Bibir Refa bergetar, ia tak tega melihat orang yang mencintainya di sakiti olehnya, ia menyadari bahwa ia harus saling menghargai satu sama lain meski orang itu musuh kita. “aku tidak bisa menerima cinta kamu”. matanya memerah,ia tak menyangka Refa akan menjawab seperti itu., namun ia sudah terlanjur malu dan pergi meninggalkannya. Dalam benaknya Wawan mengira Refa dan Edo sudah jadian.dan Wawan bertekad untuk mengungkapkan perasaannya kepada Refa apa pun yang terjadi. Kokok ayam membangunkan dari tidur pulasnya, bersiap untuk berangkat sekolah, dan menemui Refa untuk mengungkapkan perasaannya. Sampai di sekolah Wawan langsung menemui Refa. ” Refa! Seru Wawan. ”ada apa?” ”Kamu udah jadian sama Edo?” Tanya Wawan penuh harapan. ”nggak.” Jawab Refa dengan singkat. Merasa bangkit dari keterpurukannya yang berlarut-larut , dedaunan ikut menari bagai merayakan hari yang begitu bermakna bagi Wawan, dan Wawan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas ini lagi. “ ehmmmm Refa “. “ Ia Kenapa ? “, jawab Refa “ Aku mau ngomong sesuatu sama kamu “. Jawab Wawan dengan nada yang semangat. “ Ngomong apa ? kayaknya semangat banget sih “. Tanya Refa dengan nada bertanya-tanya. “ aku tuh sebenarnya suka, sayang + cinta sama kamu, kalau satu hari tidak bertemu berasa setahun, dan detik ini, menit ini, jam ini juga aku ingin kamu tidak jadi temanku lagi “. “ Maksudmu apa ! “. Dengan nada ketus “ Kamu tidak mau berteman dengan aku lagi ? “. “ Bukan, bukan itu maksudku, aku ingin kita menjadi lebih dari sekedar temen, aku ingin kamu jadi pacarku “. Refa diam sejenak dengan matanya yang bening menggambarkan sebuah makna, di angan Refa memastikan bahwa ini adalah bukan sebuah mimpi, Refa merasa hatinya melayang-layang tak tentu arah, ternyata cinta Refa terbalas dengan manis oleh Wawan, Refa yang juga sangat mencintai Wawan tanpa ragu menerima cinta Wawan, dan Wawan yang sedang merasa sekarang digantung oleh Refa terkejut dengan jawaban yang Refa katakana. “Iya”. Jawab Refa dengan nada semangat. “ Iya? Maksudnya kamu nerima aku kan ? “. “ Iya aku mau jadi pacar kamu “. Wawan merasa seakan-akan dunia terbang dan menjadi milik mereka berdua. “ Wawan ! tiba-tiba Edo datang, “ Dasar temen makan temen ! “. Teriak Edo dengan nada marah, “ Apa maksud kamu nembak Refa, sedang kamu tahu kalau aku sangat mencintai Refa, aku kecewa sama kamu Wawan “. “ Apaan sih jangan kayak anak kecil deh, mending kita selesaiin dengan kepala dingin “. Kata Refa dengan melerai pembicaran mereka. “ maksud kamu apa Wan, kamu kan tahu kalau aku sangat mencintai Refa “. Kata Edo dengan nada marah ! aku tuh sakit hati sama kamu.. kamu tuh … “ Heh ….! Apa kamu tahu kalau aku juga sangat mencintai Refa, dan apa kamu tahu, aku juga sakit hati saat bilang kamu mau nembak Refa, aku selalu mengalah kepadamu, tapi aku tidak bisa mengalah untuk hal yang menyangkut perasaan. Sejenak suasana mulai hening, bunga yang bermekaran kini layu seakan enggan menampakkan keelokannya, Edo pun mulai berfikir bahwa tidak hanya dirinya saja yang patut untuk dimengerti termasuk wawan sahabatnya. “ oke … sekarang aku menyadari, dan aku rela kalau refa menjadi milikmu, dan aku akan berusaha melupakan dia “. “ apa kamu benar-benar mau melepaskan dia ? “. “ Iya, asalkan kamu tidak pernah menyakiti dia “. Mereka pun akhirnya menyadari bahwa menghargai orang lain adalah kunci kebersamaan, mereka pun akhirnya bersatu kembali seperti dulu, dan mempunyai prinsip kejujuran dan keterbukaan.
Selasa, 13 Maret 2012
SLOGAN
Selasa, 11 Oktober 2011
MUSIKALISASI PUISI RINA-SMP 2 BOJONG
Jumat, 23 September 2011
MUSIKALISASI PUISI "SEMBAHYANG"
Senin, 19 September 2011
MUSIKALISASI HANI CS-SMPN 2 BOJONG
Musikalisasi puisi tentunya bukan ha lasing lagi bagi guru bahasa Indonesia. Musikalisasi puisi merupakan bentuk penyajian puisi dengan cara dimusikkan. Dimusikkan atau dimusikalisasi berarti penyaian puisi sebagaimana layaknya sebuah music. Dia dinyanyikan sebagaimana sebuah lagu. Akan halnya music pengiring, bukanlah suatu yang bersifat wajib. Tanpa music pengiring pun sebuah lagu tetaplah dianggap sebagai sebuah music.
Video di atas merupakan salah satu contoh sederhana dari musikalisasi puisi anak kelas IX di SMP Negeri 2 Bojong Tegal. sebuah pusi dari Bernedeth. berikut adalah bait-bait puisi tersebut:
<iframe width="420" height="315" src="http://www.youtube.com/embed/SrLyld9WI8c" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>
Saat sepi datang
merasuk menjelma menghampiri
relung kalbuku bergetar
menyeret anganku mengembara
tertegun, terpaku
tersudut dalam kegelisahan
gelapnya nurani angkuh menyapa
membelai sunyi, sepi sendiri
sakiti raga memenjara jiwa
apabila ego dipaksakan
keangkuhan diri dipertahankan
prasangka kan hadir membayangi
mencabikkoyakkan rasa hati
tancapkan luka di kedalaman batin
hingga akhirnya kacaukan segalanya
tanpa bisa temukan jawab
ingin kumampu
menghapus duga prasangka
yang datang mendera
ingin kumampu
tepiskan rasa kecewa
membalut lara jiwa
Pembelajaran musikalisasi puisi dapat digunakan untuk menciptakan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan. Berikut beberapa langkah yang harus disiapkan dalam pembelajaran puisi dengan menggunakan peralatan yang sederhana. Langkah ini hanyalah contoh. Jadi perubahan bisa dilakukan sesuai dengan kondisi kita. Langkah tersebut adalah:
1. Siapkan beberapa puisi yang menurut kita bisa dimusikalisasikan. Biasanya puisi tersebut merupakan puisi balada.
2. Jelaskan batasan musikalisasi puisi.
3. Perdengarkan contoh musikalisasi puisi baik dari hasil karya orang lain, siswa lain, atau guru sendiri.
4. Berilah satu contoh langkah memusikalisasikan puisi
5. Tugas berkelompok pada siswa
6. Penguatan terhadap hasil kerja siswa.
Semoga bermanfaat.
READ MORE - MUSIKALISASI HANI CS-SMPN 2 BOJONG
Video di atas merupakan salah satu contoh sederhana dari musikalisasi puisi anak kelas IX di SMP Negeri 2 Bojong Tegal. sebuah pusi dari Bernedeth. berikut adalah bait-bait puisi tersebut:
<iframe width="420" height="315" src="http://www.youtube.com/embed/SrLyld9WI8c" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>
Saat sepi datang
merasuk menjelma menghampiri
relung kalbuku bergetar
menyeret anganku mengembara
tertegun, terpaku
tersudut dalam kegelisahan
gelapnya nurani angkuh menyapa
membelai sunyi, sepi sendiri
sakiti raga memenjara jiwa
apabila ego dipaksakan
keangkuhan diri dipertahankan
prasangka kan hadir membayangi
mencabikkoyakkan rasa hati
tancapkan luka di kedalaman batin
hingga akhirnya kacaukan segalanya
tanpa bisa temukan jawab
ingin kumampu
menghapus duga prasangka
yang datang mendera
ingin kumampu
tepiskan rasa kecewa
membalut lara jiwa
Pembelajaran musikalisasi puisi dapat digunakan untuk menciptakan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan. Berikut beberapa langkah yang harus disiapkan dalam pembelajaran puisi dengan menggunakan peralatan yang sederhana. Langkah ini hanyalah contoh. Jadi perubahan bisa dilakukan sesuai dengan kondisi kita. Langkah tersebut adalah:
1. Siapkan beberapa puisi yang menurut kita bisa dimusikalisasikan. Biasanya puisi tersebut merupakan puisi balada.
2. Jelaskan batasan musikalisasi puisi.
3. Perdengarkan contoh musikalisasi puisi baik dari hasil karya orang lain, siswa lain, atau guru sendiri.
4. Berilah satu contoh langkah memusikalisasikan puisi
5. Tugas berkelompok pada siswa
6. Penguatan terhadap hasil kerja siswa.
Semoga bermanfaat.
Rabu, 01 Juni 2011
LAPORAN OBSERVASI DI PP IPTEK JAKARTA
Ditulis Oleh:
ANA FILIYANA
ARIYANTO
NINDI WIDIYANTI
RATIH PURWANTI
SANTI PRATIWI
WAHYU DAROJATULLOH
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka karya wisata yang dilakukan di Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka realisasi program kerja OSIS SMP Negeri 2 Bojong. Kegiatan karya wisata yang dilaksanakan dua tahun sekali ini, pada tahun ini dilaksanakan di Jakarta.
Pelaksanaan observasi di PP Iptek TMII Jakarta, dimaksudkan agar siswa dapat meningkatkan pengetahuannya dalam bidang IPA sekaligus mempraktikan alat-alat peraga tersebut. Dengan demikian, siswa akan lebih memahami konsep dasar suatu ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan teknologi tersebut.
1.2 Tujuan Kegiatan
Tujuan dari kegiatan ini adalah kami ingin mengetahui tentang hal-hal yang berhubungan dengan PP Iptek terutama
1. Lokasi PP Iptek
2. Fasilitas yang ada pada Museum tersebut, dan
3. Wahana yang terdapat dalam museum tersebut.
BAB II HASIL OBSERVASI
2.1 Lokasi PP Iptek
PP Iptek TMII berada di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta. Museum ini menempati areal seluas 42.300 m2. Bangunan memiliki luas 24.000 m2. Gedung PP Iptek ini merupakan bangunan besar yang menempati areal terluas kedua di Taman Mini.
2.2 Fasilitas PP Iptek
PP Iptek TMII menyediakan beberapa fasilitas yang dapat digunakan oleh para pengunjung. Fasiltas tersebut adalah
1. 250 alat peraga yang siap untuk diperagakan atau diujicobakan oleh para pengunjung.
2. Auditorium berkapasitas 125 kursi yang dapat dipakai untuk menyaksikan ilmiah populer.
3. Ruang seminar
4. Kantin
5. Mushola
6. Halaman parkir yang luas
2.3 Wahana di PP Iptek
1 Tempat parkir kendaraan
2 Pintu Masuk
3 Danau buatan
4 Ruang I
a. Baterai
b. Termometer
c. PLTA
d. Reaksi nuklir
e. Keselamatan reaktor riset
f. Perpindahan panas
g. Tenaga surya
h. Kilang minyak
i. Konduksi panas
1. Ruang II
a. Balap lari
b. Pak belulang
c. Animal speak
d. Bola melayang
e. Roda gigi
f. Cahaya
g. Huges
h. Rambatan bunyi
i. Bola bergantung
j. Menggembung bukan ditiup
2. Pintu Keluar
3. Tempat penjualan souvenir
4. Taman
Berikut akan kami paparkan beberapa alat peraga yang ada di Museum PP Iptek beserta cara kerjanya.
Panel Surya
Muatan-muatan listrik dari bahan dasar sel surya (silium) akan bergerak dan menghasilkan arus listrik ketika sinar yang membawa energi mengenai permukaanya. Arus listrik inilah yang dimanfaatkan untuk menyalakan lampu, menyalakan buzzer, menggerakan kipas angin, dan jarum volt meter.
Reaksi Nuklir
Dalam fisika nuklir, reaksi nuklir adalah sebuah proses di mana dua nukleus atau partikel nuklir bertubrukkan untuk memproduksi hasil yang berbeda dari produk awal.
Robot Tangan
Robot adalah sebuah alat mekanik dan elektronik (mekatronik) yang dapat melakukan tugas fisik, baik melalui pengawasan dan kontrol manusia maupun menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dahulu.
Pada alat peraga ini, robot diawasi dan dikendalikan langsung oleh manusia untuk dapat bekerja.
Tekanan Uap
Cara kerja :
Ketika udara di dalam salah satu bejana dipanaskan, tekanan udara dalam bejana akan meningkat sehingga permukaan cairan pada bejana ini lebih rendah daripada permukaan aliran pada bejana yang lain.
Energi V.S Daya
Cara Kerja:
1. Putarlah saklar ke posisi charge dan putar engkol generator.
2. Generator akan memberi muatan listrik pada kapasitas, kemudian putarlah saklar ke posisi discharge.
3. Tekan salah satu bola lampu.
Aliran Panas
Cara Kerja :
1. Tekan tombol “on”
2. Aliran panas yang terjadi pada benda cair akan tampak pada busur
Bola Melayang
Cara kerja :
1. Tekan tombol “on”
2. Tempatkan bola di atas blower
3. Gerakan blower ke kanan dan ke kiri
Bola Bergantung
Cara kerja :
1. Semprotkan angin pada celah di antara 2 bola yang bergantung.
2. Lihat reaksi bola. Apakah bola itu saling menjauh? Ataukah saling mendekat?
Roda Gigi
Cara Kerja :
1. Putarlah engkel sambil memperhatikan arah dan kecepatan putar setiap roda.
2. Perhatikan perbandingan putaran tiap-tiap roda gigi pada panel
Gaya Hambat
Cara Kerja :
1. Putarlah roda pada posisi tampilan 1 dan pastikan benda berada tepat di atas lubang.
2. Tekan tombol udara.
3. Benda manakah yang memiliki gaya hambat lebih rendah?
4. Lakukan hal yang sama untuk tampilan 2 dan 3.
Maket Pompa Tenaga Surya
Cara kerja
1. Alat pengubah mengubah intensitas cahaya pada panel surya.
2. Tenaga yang dihasilkan oleh panel itu sebanding dengan cahaya yang diterima.
3. Pengatur gelombang menyesuaikan kecepatan pompa dengan tenaga yang ada tingkat di panel-panel.
4. Perubahan kecepatan menyebakan perubahan debit air dalam pompa yang dilambangkan oleh posisi alat penunjuk yang bergerak-gerak.
Menggembung Bukan Ditiup
Cara Kerja :
1. Geser tuas ke arah udara luar.
2. Tekan tombol pompa. Vakum akan menghisap dan mengeluarkan udara dari dalam sungkup.
Rambatan Bunyi
Cara Kerja :
1. Tutup katup suara.
2. Tekan tombol hijau.
3. Tunggu beberapa saat.
4. Tekan tombol bel. Apakah suara bel dapat terdengar?
5. Buka katup udara.
Jika tombol jijau ditekan, maka pompa mengeluarkan udara yang berada di dalam tabung sehingga ruangan tabung menjadi hampa udara. Ketika katup udara dibuka, udara akan mengisi kembali
Tabung Hampa
Cara Kerja
1. Balikkan tabung sehingga benda yang ada di dalamnya jatuh.
2. Tekan tombol “on” untuk menjadikan tabung hampa udara.
3. Tunggulah beberapa saat sampai jarum melewati angka -60.
4. Balikkan tabung sehingga benda yang ada di dalamnya jatuh kembali.
Mesin Giroskop
Cara Kerja
1. Naik dan duduklah di atas sepeda
2. Kayuhlah pedal seperti Anda mengayuh sepeda.
Keterangan
Percobaan ini menunjukkan adanya gaya putar lain pada benda berputar yang disebut efek Gyroskopi. Gaya itu menyebabkan landasan.
Tekanan Uap
Cara kerja :
Ketika udara di dalam salah satu bejana dipanaskan, tekanan udara dalam bejana akan meningkat sehingga permukaan cairan pada bejana ini lebih rendah daripada permukaan aliran pada bejana yang lain.
Cermin Datar
Cara kerja
1. Berdirilah pada ujung tepi alat peraga.
2. Sembunyikan separuh tubuh anda dan buatlah bayangan simetris tubuh anda pada cermin.
3. Cobalah gerakkan satu tangan dan satu kaki (yang tampak pada cermin)
Mobil Musik
Cara Kerja
1. Letakkan mobil-mobil di puncak.
2. Dengarkanlah musiknya.
Keterangan
Susra yang dihasilkan oleh masing-masing pipa berbeda. Hal ini dikarenakan panjang masing-masing pipa berbeda. Panjang pipa yang berbeda ini menunjukkan tinggi rendahnya nada yang dihasilkan.
Baterai
Baterai adalah peralatan listrik yang terdiri atas satu atau lebih sel elektronikimia yang menyimpan energi kimia yang mengubahnya ke bentuk energi listrik. Ada beberapa tipe sel elektronikimia yaitu:
-elemen anoda (kutub positif baterai)
-elemen katoda (kutub negatif baterai)
-pastai sebagai elektrolit (penyimpan atau penghasil muatan)
Reaktor Riset
Reaktor riset adalah reaktor yang mengutamakan pemanfaatan neutron yang dihasilkan dari reaksi nuklir. Untuk keperluan berbagai penelitian dan produksi isotop. Tipe-tipe reaktor riset antara lain
1. Tipe kolom berbanding dan bermoderator air berat.
2. Tipe kolom berbanding dan bermoderator air ringan.
3. Tipe kolom berbanding air ringan dan bermoderator air berat.
Beberapa alat peraga selain dari jenis di atas
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Setelah dilakukannya kegiatan karya wisata untuk melakukan observasi di PP Iptek TMII Jakarta, kami dapat menarik kesimpulan bahwa:
1. Berkunjung ke PP Iptek TMII dapat menambah wawasan dan pengetahuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Di samping itu pengetahuan yang kita peroleh bersifat nyata karena sudah diujicobakan secara langsung.
2. Alat peraga yang di tampilkan di PP Iptek memberikan kesempatan pada para pengunjung untuk mencoba sesuai dengan petunjuk yang ada. Teori-teori yang telah diberikan oleh guru di sekolah yang tidak dapat diujicobakan dapat diujicobakan di sini.
3. PP Iptek sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama pelajar baik SD, SMP, SMA untuk memantapkan pengetahuan yang telah diperolehnya di bangku sekolah.
3.2 Saran
Selama kami melakukan observasi di PP Iptek TMII Jakarta, kami juga mengalami hambatan. Namun hambatan-hambatan tersebut dapat kami atasi dengan baik. Oleh karena itu, kami ingin menyarankan kepada pembaca yang apabila akan berkunjung ke PP Iptek TMII untuk melakukan hal serupa tidak akan menjumpai hambatan seperti kami. Saran kami adalah :
1. Jagalah kekompakan anggota kelompok, agar observasi dapat berjalan sebagaiman rencana dan membuahkan hasil yang diinginkan.
2. Usahakan adanya pembagian kerja masing-masing anggota kelompok sehingga seluruh anggota aktif dan dapat dapat terkumpul sebanyak-banyaknya.
3. Terapkan sikap bertanggung jawab untuk keberhasilan bersama.
4. Siapkan instrumen observasi agar pendataan lebih mudah.
Selasa, 31 Mei 2011
DRAMA KOMEDI MUSIKAL "MALIN KUNDANG"
TOKOH:
Malin Kundang
Ibu Malin
Istri Malin
Malan
Nakhoda
Adik Ipar Malin
Pacar Adik Ipar Malin
Pembantu
Dalang : Suatu hari di negeri Minangkabo pada Zaman dahulu kala, ada seorang anak berjudul malin kundang sedang merenungi nasibnya yang susah. Hasratnya bergelora untuk mengubah dirinya menjadi orang kaya. Bagaimana kelanjutan ceritanya, tetap di opera van diwung………
(//Mengapa aku begini haruskah kau tanyakan/ bila kumati kau juga mati//Lagu Naif: Mengapa begini)
1. Malin : Mengapa nasib ambo buruak seperti ini. Ayah tak ado, harta pun tak ado. Nasib….nasib…
2. Ibu Malin : sedang apo kamu malin? Tak eloklah seorang lelaki melamuan begitu.
3. Malin : Ambo sedang memikirkan masa depan kito bundo.
4. Ibu : Memangnya ado apo dengan masa depan kita, Malin?
5. Malin : entahlah bundo, malin bosan jadi rang miskin terus. Ambo ingin meranto Bundo untuk mengubah nasib kito.
6. Ibu : Apo malin? Merantau?
7. Malin : Iyo, bundo. Kalo kito hidup seperti ini terus, mau ke mana masa depan kito bundo? (Lagu Armada : Mau dibawa kemana)
8. Ibu : baiklah Malin, kalo itu sudah jadi keputusanmu. Ati-ati Malin.
9. Malin : Terima kasih Bundo. Baiklah Malin akan segera lets go!
(lagu Ebiet G.ade : Perjalanan ini//perjalanan ini terasa sangat menyedihkan/ tubuh tergunjang menampar kering rerumputan oooo//)
(Malan sedang asyik membersihkan rumah, tiba-tiba ibu masuk kemudian duduk melamun)
10. Malan : eleuh-eleuh, ibu teh What happen aya naon ibu? Kok ngalamun?
11.Ibu : ibu kesepian Malan
11. Malan : kan ada malan, Ibu. Kumaha eta si Ibu.
12. Ibu : iya, tapi ibu kangen Malin. Dah lama dia indak kasih kabar ke bundo.
13. Malan : kan baru tilu tahun ibu. (Lagu Bondan : Ya Wis lah)
14. Ibu : Malan, cobalah kau cari kabar tentang kakakmu, Malin.
15. Malan : Ok lah kalau begitu (Warteg Boy) malan pergi dulu bu.
16. Ibu : hati-hati malan
(malan keluar panggung diiringi ibunya. Setting berganti di sebuah dermaga. Terdengar suara debur ombak dan burung-burung camar laut. Seseorang sedang duduk mengamati kapal)
17. Malan : Woy, Bro, gimana kabar loh?
18. Nakhoda : alhamdulillah apik. Ono opo toh?
19. Malan : Kamu masih ingat, 3 tahun lalu kamu mengantarkan kakakku pergi merantau?
20. Nakhoda : hooh
21. Malan : antarkan aku ke kota yang dulu kakakku datangi.
22. Nakhoda : bisa diatur. Wani piro?
23. Malan : 9.999,99 rupiah
24. Nakhkoda : 2-3 laksamana, ayo pergi sama-sama
(mereka keluar panggung. Kemudian masuk lagi dari sisi panggung sebelahnya)
25. Nakhkoda : ini liku rumahnya juragan si Malin kundang. Dulu dia jadi pembokat di sisni terus dipek mantu. Jadilah orang kokay kayak gini.
26. Malan : (tok…tok…tok…) assalamu alaikum atuk!
27. Pembantu : wa alikum salam. Mau cari siapa ea?
28. Adik Ipar : ado apo ea Bi?
29. Pembantu : ado tamu non.
30. Adik Ipar : siapo ea bi?
31. Pembantu : ndak tahu non.
32. Adik ipar : mau cari siapa kisanak?
33. Malan : (smash : I herth You) aaaaanu….
(tiba-tiba datang Mardiyan, pacar adik ipar malin)
34. Mardiyan : hai beb.
35. Adik ipar : hai say, I miss yu. Mmmmmh
36. Mardiyan : nonton yuk!
37. Adik ipar : nonton apo, beb?
38. Mardiyan : biasalah, layar tancap.
39. Adik ipa : (dengan gaya alay) layar tancap? Gila. Gak level kale….
40. Mardiyan : hemat, beb.
41. Adik ipar : hemat-hemat. You, you end. Tapi ok deh. Mari….
42. Malan : (Olga: hancur-hancur hatiku)
43. Istri malin : o,o,o, ternyata kamu memasukkan laki-laki asing dirumahku yah, sumi?
44. Pembantu : aduh mangap eh maaf juragan. Di hanya mau tanya sesuatu.
45. Istri malin : hai gembel, ngapain kau, kau ke sini. Ngotor-ngotrin rumahku aja! Huis…huis…pergi sana!
46. Malan : sombong bangets seeh. Emang sipa seh loh?
47. Istri malin : gua nyonya pemilik rumah ini, tahu!
48. Nakhkoda : pasti kamu istri malin?
49. Istri malin : kok tahu sih?
50. nakhkoda : karena kau telah memilin-milin hatiku.
51. Malan : we alah…… mbakayu, mbakayu (mendekat sok akrab)
52. Istri malan : huis…(menyingkirkan) bapak kamu jaualan kambing ya?
53. Malan : kok tahu?
54. Istri malan : aromamu telah menguyel-nguyel perutku. Bau prengus tahu………………!!! Pergi sana. Go away from here righnow!
(malan dan nakhoda pergi diiringi lagu sheila on 7 : mencoba berharap)
(malin masuk ke panggung dari arah yang berbeda)
55. Malin : salamu alaikum
56. Istri malin : wa alaikum salam, aa bro. aduh aa, kecolongan aa. Kecolongan.
57. Malin : kecolongan apa? Apa yang hilang?
58. Istri malin : gak ada sih, Cuma tadi ada dua orang yang gak keren sama sekali datang ke sini. Katanya sih kerabat aa malin.
59. Malin : gila aja gue kan sebatang kara (gaya alay)
60. Istri malin : ngemeng-ngemeng, dulu aa berasal dari mana sih?
61. Malin : mengapa mengungkit-ungkit masa lalu?(sambil marah-marah)
62. Istri malin : aku kan Cuma nanya aa…
63. Malin : diam!
64. Istri malin : ok, lu…. Gue… end (gaya alay)
65. Malin : kok lu gitu bangets she (gaya alay)
66. Istri malin : gak segitunya kale.. (sambil merajuk)
67. dalang : cut…cut… mana ekpresinya!
68. Malin : siapa sih lu!
69. Dalang : kenalin gue udin
70. Malin : gue sedunia
71. Dalang/malin: (kami udin seduania (lagu)
(malin dan istrinya keluar panggung)
72. Dalang : akhirnya malin pun mengajak istrinya pergi melihat kampung halaman si malin. Kabar kedatangan malin sampai juga ketelinga ibu si malin. Bagaimana cerita selanjutnya. Jangan kemana-mana tetap di opera van diwung. Kok yae kurang keras? Yangf keras ya. Tetap di opera van diwung…..!
73. Malan : bundo, malin bundo, malin.
74. Ibu : ado apo dengan malin, malan?
75. Malan : malin sudah sukeses bindo. Dan kabarnyo malin mau pulang kampuang bundo.
76. Ibu : apo pulang kampuang? Bundo harus siap-siap nih menyambut kedatangan malin.
77. Nakhoda : (berlari-lari sampai terjatuh-jatuh) Malin datang….malin datang…
78. Ibu : sungguh malin anakku datang.
79. Nakhkoda : iyes bundo, bener , suwer
(malin masuk panggung diiringi istrinya)
80. Istri malin : desamu bagus juga aa, kayak di parandeso.
81. Malin : hooh beb. Desa siapa dulu dong. Aa malin….
82. Ibu : malin….., malin anakku.
83. Istri malin : aa, siapa mereka? Dasar gembel.
84. Malin : hai gembel, go away from here you know! Alias minggat kowe dari sini! Cepetan!
85. Ibu : malin, ini ibumu malin?
86. Malin dan istri : ibu……………? (saling berpandangan)
87. Malin : bundoku sudah tak ado. Alias matie…
88. Ibu : sungguh teganya dirimu malin. Tak mau mengakui aku sebagai bundomu (lagu Roma irama: keramat) dasar kau anak durhako! Aku kutuak kao jadi batu malin (terdengar suara petir manyambar dan malin membatu dalam posisi berdiri)
89. Istri malin : aa………………………………(menangis)
90. Keluarga malan : ayo kita pergi!
91. Istri malin : loh kok sepi? Pergia ah atu…t
92. Malin : ye……kau aku ditinggal. Ikut dong…….
Narator : demikian tadi kisah malin kundang. Sampai jumpa dengan episode yang lain tahun depan.
Sabtu, 28 Mei 2011
ASYIKNYA MEMBACA NOVEL
(KHOIRUL AZIZ, SMPN 2 BOJONG TEGAL)
BAB I
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang (Back Ground)
Membaca merupakan suatu hal yang menyenangkan. Bagi beberapa orang yang hobi membaca biasanya juga hobi mengoleksi buku–buku bacaan seperti hal nya: cerpen,puisi,kumpulan–kumpulan pantun, atau buku-buku bacaan yang lain nya seperti novel.
Novel merupakan karya sastra prosa yang paling diminati untuk di baca, karena novel kebanyakan di kutip dari kisah kehidupan nyata. Banyak sekali siswa-siswi remaja yang suka membaca novel, terutama novel–novel percintaan. Sangat di harapkan sekali siswa-siswi mau mebaca kumpulan–kumpulan novel yang tersedia di perpustakaan sekolah, dengan adanya kemauan untuk membaca novel, siswa akan mampu menguasai unsur–unsur pembangun novel. Selain mampu menguasai unsur pembangun, siswa juga akan mahir dalam membuat dan menulis novel yang berasal dari pengalamannya sendiri.
Namun, siswa-siswi ternyata belum mampu menjadi sepeti apa yang di harapkan, buku–buku bacaan yang mereka baca di perpustakaan sekolah pun masih rendah, hal itu di buktikan oleh grafik pembacaan yang ada di perpustakaan sekolah. Selain itu juga disebabkan karena kumpulan–kumpulan novel yang ada di perpustakaan belum banyak, dan juga disebabkan oleh rasa kemauan siswa untuk membaca kumpulan novel yang masih sangat rendah. Sehingga siswa masih belum bisa
menguasai unsur–unsur pembangun novel dengan baik, yang menjadikan siswa masih kesulitan dalam membuat dan menulis novel.
Dengan melihat permasalahan tersebut penulis berniat untuk memperbaiki dan mengembangkan niat para siswa agar mau lebih meningkatkan niat bacanya, agar siswa mampu menguasai unsur–unsur pembangun novel, baik instrinsik maupun ekstrinsik, sehingga kedepannya siswa menjadi mahir dan tidak kesulitan jika di beri tugas oleh guru pembimbing untuk membuat novel atau karya sastra yang lain, sehingga konsentrasi belajar siswa di dalam pembelajaran menjadi tambah aktif dan smart.
Dengan demikian, setelah siswa mengetahui permasalahan yang ada pada sekolah kita, penulis mengharapkan siswa mau meningkatkan niat bacanya terhadap karya–karya sastra atau buku–buku bacaan yang berkenaan dengan pelajaran, selain itu penulis juga menginginkan siswa mahir dan kreatif dalam membuat sebuah novel dari pengalaman nya sendiri dan memahami serta teliti dalam memperhatikan unsur-unsur pembentuk novel.
B. PERMASALAHAN
Permasalahan yang ingin di ungkap penulis sesuai dengan tema antara lain :
Apa pengertian novel ?
Apa saja manfaat membaca novel ?
Apa saja unsur -unsur instrinsik novel dan bagaimana penjelasannya ?
Apa saja konsep nilai yang terkandung dalam novel dan bagaimana penjelasannya ?
Yang di harapkan penulis setelah diungkapnya permasalahan tersebut, siswa
mau memahami dan mau membacanya, dan sehingga apa yang di harapkan penulis dapat terpenuhi dengan mahirnya siswa dalam membuat dan mengembangkan karya sastranya.
C. TUJUAN
Setiap pengarang atau penulis karya sastra dalam mengarang karyanya pasti memiliki permasalahan dan tujuan tertentu,begitupun penulis karya sastra ini juga memiliki tujuan. Tujuan penulis membuat karya tulis ini ialah sebagai berikut :
Ingin mengetahui pengertian–pengertian novel dari beberapa pengarang karya sastra.
Ingin mengetahui apa saja manfaat membaca novel.
Ingin mengetahui penjelasan tentang unsur–unsur pembangun novel.
Ingin mengetahui penjelasan tentang konsep – konsep nilai yang ada dalam novel.
BAB II
PEMBAHASAN
A. NOVEL
Pengertian novel.
Novel menurut penulis adalah : karangan cerita sebuah kehidupan yang dirangkai menjadi sebuah karangan fiksi. Novel merupakan karangan prosa fiksi yang panjang, mengandung rangkaian cerita kehidupan yang di dalam nya menonjolkan watak atau sifat pelaku (yeni husnaeni,2007:234)
Sedangkan menurut Beni.D.Usman novel adalah karya sastra prosa yang panjang yang mencakup cerita kehidupan seseorang dan orang – orang di sekeliling nya dengan menunjukan watak tokoh secara langsung.Novel adalah cerita rekaan yang menceritrakan kejadian yang luar biasa pada pelakunya sehingga terjadi konflik yang menimbulkan perubahan nasib.(Endang Dwi Lestari,2005: 80)
Pengertian novel menurut penulis karangan cerita sebuah kejidupan yang di rangkai menjadi sebuah karangan fiksi, maksud nya : novel itu merupakan sebuah cerita kehidupan nyata seseorang, baik itu kisah yang menyenangkan,menyedihkan,mengecewakan dan sebagainya itu dapat di jadikan sebuah novel dan di rangkai menjadi cerita fiksi.
Sedangkan Yeni Husnaeni juga menyimpulkan bahwa karangan prosa fiksi atau cerita rekaan yang panjang, mengandung cerita kehidupan yang di dalam nya lebih menonjolkan watak dan sifat pelakunya, mungkin maksud nya seperti ini : novel itu cerita yang panjang atau dalam kata lain sebuah cerita rekayasa ( seperti cerpen ) yang di buat panjang yang isi dari cerita tersebut di kutip dari cerita kehidupan, baik kehidupan manusia, binatang ataupun tumbuhan.dan menurut nya dalam karya sastra prosa lebih banyak mengutamakan watak dan sifat si tokoh novel.sehingga terkesan seperti cerita nyata dan seolah hidup.
Beni.D.Usman juga menyimpulkan novel itu karya sastra yang panjang yang mencakup cerita kehidupan seeorang dan orang – orang di sekelilingnya dan menunjukan watak tokoh secara langsung.jadi menurut nya novel itu cerita yang panjang dan mengandung cerita kehidupan seseorang dan orang yang berada di sekitarnya,meskipun orang itu hanya pembantu,tetangga,atau teman.dan watak tokoh menurut nya harus dinyatakan secara langsung(dengan kalimat,atau tingkah laku).
Menurut Endang Dwi Lestari novel adalah cerita rekaan yang menceritakan kejadian yang luar biasa pada pelakunya sehingga terjadi konflik yang menimbulkan perubahan nasib,jadi sebuah novel rekayasa yang menceritakan tentang tokoh novel harus di buat luar biasa pada konflik,sehingga setelah terjadi konflik tersebut dapat merubah nasib tokoh novel,entah menjadi tambah baik ataupun buruk, itu lah yang di namakan novel menurut Endang Dwi Lestari
Kesimpulan, jadi novel adalah : karangan prosa panjang,baik nyata ataupun rekaan,yang di dalam nya terkandung rangkaian kehidupan seseorang dan sekeliling nya yang lebih mengutamakan watak tokoh.
B. MANFAAT MEMBACA NOVEL
Dalam dunia pendidikan,kita sebagai pelajar harus banyak tahu akan perkembangan alam,tekhnologi dan informasi agar kita tidak terjerumus kedalam hal yang merugikan dan mencelakakan kita,dan semua itu dapat di atasi oleh ilmu kita sendiri,ilmu kita dapat menjaga kita dari orang yang jahat kepada kita ,ilmu bisa membuat kita untung,dan masih banyak yang lain nya.begitu pula dengan novel,novel juga mempunyai banyak manfaat yang dapat kita jadikan sebagai pelajaran,pengalaman,bahkan ilmu pengetahuan.jika kita membaca novel kita akan mengetahui,memahami,mencintai budaya negri sendiri.(yeni husnaeni,2007:233)
Selain itu membaca novel akan mengenalkan kita akan istilah – istilah yang berkaitan dengan karya yang kita baca dan berusaha memahami unsur – unsur budaya masyarakat dalam cerita itu.dan juga kekhusyuan yang terdapat di dalam karya prosa ini merupakan khasanah atau kekayaan pengetahuan dan kekayaan rohani yang sangat berharga untuk terus di akrabi(Beni.D.Usman,2007:242)
Machnun Husain juga menyimpulkan bahwa manfaat membaca novel yaitu : kita dapat mereflesikan kehidupan sehari hari dan memperoleh pengertian tentang hakikat hidup dan kehidupan manusia serta mampu memperluas wawasan pengetahuan.
Itulah beberapa kesimpulan dari banyak pengarang sastra,jadi manfaat membaca novel menurut penulis dapat kita jadikan penjelasan,contoh dari novel tentang kehidupan seseorang,kita dapat mengambil dan mempelajari sifat – sifat yang positif dari tokoh novel tersebut,dan kita dapat meneladani nya.novel juga dapat di jadikan pengalaman,contoh jika kita sering membaca novel,kita tidak akan sulit untuk mencoba membuat novel dari pengalaman kita sendiri,karena bentuk novel tidak lah berbeda dari cerpen hanya novel di buat lebih panjang cerita nya dan lebih menghibur.novel juga bisa kita jadikan ilmu pengetahuan seperti novel bertemakan petualangan,di situ kita dapat belajar tentang alam,tentang binatang,serta juga dapat belajar tentang hutan sekalipun.karena,pada umumnya novel petualangan berlatar tempat di alam terbuka.
Sedangkan menurut yeni husnaeni novel bermanfaat untuk kita akan memahami,mengerti,mengetahui dan mencintai budaya negri sendiri.jadi manfaat novel menurut nya adalah : novel itu mengajak kita untuk mau mengerti dan mengetahui serta mencintai budaya dan seni yang ada di negri kita,sehingga kita bisa mengenal budaya dan seni apa saja yang ada di negri kita,bahkan juga mengajak untuk mengembangkan nya,sehingga seni budaya kita menjadi maju dan kita tidak buta akan seni budaya di negri sendiri.
Beni.D.Usman juga menyimpulkan bahwa manfaat membaca novel kita akan dapat mengenal istilah – istilah yang berkaitan dengan karya yang kita baca dan berusaha memahami unsur – unsur budaya masyarakat dalam cerita itu.jadi menurut nya manfaat novel itu : kita dapat mengenal pribahasa – pribahasa yang ada pada novel tersebut,sehingga setelah tau pribahasa nya kita akan mudah mengetahui unsur – unsur
Budaya apa saja yang biasa tokoh lakukan dalam cerita ,dan kita pun dapat meniru hal – hal yang positif dan baik untuk kita lakukan.
Dan pengarang karya sastra lain yaitu Machnun Husain juga menyimpulkan bahwa manfaat membaca novel yaitu : kita dapat mereflesikan kehidupan sehari hari dan memperoleh pengertian tentang hakikat hidup dan kehidupan manusia serta mampu memperluas wawasan pengetahuan.jadi manfaat membaca novel menurut nya setelah kita membaca salah satu novel,kita dapat mereflesikan kehidupan kita sehari hari serta memperoleh pengertian tentang hakikat hidup dari kehidupan manusia.baik cerita kehidupan yang sederhana atau berkecukupan itu kita akan mampu mengartikan nya, dan mampu memperluas wawsan pengetahuan,baik dalambidang tekhnologi dan bidang yang lain nya.
Kesimpuln nya: jadi manfaat membaca novel itu bisa kita jadikan ilmu pengetahuan,selain itu juga dapat mengetaui dan memahami seni budaya yang ada di Negara kita sehingga kita bisa mengembangkan nya dan juga bermanfaat untuk kita memahami tentang hakikat hidup sehari hari.
C. UNSUR – UNSUR INSTRINSIK NOVEL
Sudah dapat kita ketahui bahwa unsur instrinsik adalah unsur yang membangun sebuah karya sastra, ada pun unsur instrinsik novel terdiri atas: tema,alur atau plot,latar,tokoh/perwatakan,amanat,,dan sudut pandang ataupun penjelasan dari unsure instrinsik adalah:
1. Tema
Tema merupakan pokok persoalan dan pemahaman dalam
cerita(J.D.Parera,2004:45)
Menurut endang dwi lestari tema adalah gagasan yang mendasari sebuah karya sastra yang di dukung oleh pelukisan latar atau dalam tingkah laku dan sifat tokoh nya.
Tema menurut penulis adalah gagasan atau ide utama yang mendasari di dalam sebuah cerita yang di ungkapkan secara tersirat oleh pengerang nya.
Jadi menurut J.D.Parera tema itu pokok persoalan dan pemahaman dalam cerita karena di dalam sebuah cerita harus ada pokok persoalan cerita,nah pokok persoalan cerita ini lah yang akan di bahas dalam sebuah karya sastra dari awal sampai akhir cerita.
Sedangkan menurut ending dwi lestari kesimpulan nya hampir sama dengan kesimpulan J.D.Parera yaitu gagasan yang mendasarisebuah karya sastra itu sangat bermacam macam.misal cerita itu akan menceritakan tentang kehidupan seseorang maka gagasan nya di buat nyata sehingga tokoh yang ada di dalam cerita tersebut seakan hidup.karena menurut nya selain gagasan yang mendasari karya sastra tetapi juga di dukung oleh pelukisan latar atau tingkah laku dan sifat tokoh yang dibuat seakan akan hidup sehingga karya tersebut menjadi tambah menarik dan berkesan.
Sedangkan tema menurut penulis : gagasan atau ide utama yang mendasari di dalam sebuah cerita yang di ungkapkan secara tersirat oleh pengerang nya.sudah jelas tema itu ide utama,jika di dalam karya sastra tidak di dasari oleh ide utama, jelas tidak akanlah jadi karya tersebut karena ide utama ini bagian terpenting didalam karya sastra dan letaknya pun sangat jelas tersirat dalam karya sastra tersebut, jika tidak tersirat karya tersebut tidak akan unik dan tidak terlalu menaik perhatian pembaca.
Kesimpulan : tema adalah ide utama atau pokok yang mendasari sebuah karya satra yang di dukung oleh penggambaran sifat dan watak tokoh.
2.Alur / plot
Alur dalam cerita merupakan peristiwa – peristiwa yang terjalin dari
awal sampai akhir dalam sebuah novel.( Yeni Husnaeni,2007:235)
Alur merupakan rentenan peristiwa dan tindakan dalam cerita yang terjalin atas hubungan sebab akibat.( kausalitas ) .(Beni .D.Usman,2007:239)
Alur adalah jalan nya cerita yang di buat oleh pengarang dalam menjalin kejadian secara beruntun dengan memperhatikan seba akibat sehingga merupakan kesatuan yang bulat.(Endangf Dwi Lestari,2005:80)
jadi menurut Yeni Husnaeni mungkin: alur dalam cerita merupakan peristiwa – peristiwa yang terjalin dari awal sampai akhir dalam sebuah novel,menurut nya alur itu merupakan peristiwa – peristiwa yang saling
Terjalin terus dari awal sampai akhir.dari peristiwa yang satu nyambungf lagi ke peristiwa selanjut nya sampai akhir cerita.
Ending Dwi Lestari juga menyimpulkan bahwa alur adalah jalan nya cerita yang di buat panjang,disini membuat alur dalam novel sehingga setelah dimasukan nya cerita dalam novel itu menjadi masuk akal,dan setelah cerita tersebut berjalan,cerita itu dapat menjalin dan menyatukan kejadian – kejadian secara beruntun dengan memperhatikan unsure sebab akibat sehingga jadilah kesatuan yang bulat.
Kesimpulan nya :alur adalah rentenan peristiwa yang saling menjalin kejadian secara beruntun yang terjalin atas hubungan sebab akibat sehingga menjadi kesatuan yang bulat.
Alur / Plot menurut penulis dibagi menjadi 3:
Alur maju (lurus)
Alur maju adalah alur yang menceritakan dari awal perkenalan
sampai ending nya cerita.
Alur mundur
Alur mundur adalah alur yang menceritakan cerita bisa dari
Tengah konflik atau klimaks dan biasanya di akhir cerita dengan anti klimaks atau perkenalan.
Alur gabungan
Alur gabungan merupakan perpaduan antara alur maju dan alur
Mundur Maksud nya : susunan penyajian urutan peristiwa diawali
dengan puncak ketegangan kemudian dilanjutkan dengan
perkenalan dan di akhiri dengan penyelasaian.
Begitupun dengan alur maju, alur maju nama nya saja maju jadi dari awal sampai akhir kebanyakan malah mungkin semua alur maju di awali dengan perkenalan.Sedangkan alur mundur adalah alur yang tidak di awali denga perkenalan,biasanya di awali dari konflik atau klimaks baru di akhiri denga perkenalan dan ending.
3.Latar / setting (tempat,suasana,waktu)
latar adalah keterangan petunjuk dan pengacuan yang berkaitan dengan waktu,tempat dan suasana terjadinya peristiwa dalam karya sastra(Endang Dwi Lestari,2005:80)
sedangkan menurut penulis lattar atau setting adalah latar belakang peristiwa yang terjadi dalam cerita atau karya.
Latar merupakan penulisan tempat,hubungan waktu dan lingkungan sosial tempat terjadinya peristiwa – peristiwa.(yeni husnaeni,2007:236)
Jadi yang di maksud latar menurut Endang Dwi Lestari adalah keterangan, petunjuk dan pengacuan yang berkaitan dengan waktu,tempat,dan suasana.sudah jelas yang di maksud endang dwi lestari bahwa latar itu merupakan keterangan atau petunjuk waktu,tempat dan suasana cerita karena dalam karya sastra jika suatu cerita tidak memiliki 3 unsur itu tidak akan menarik,dan seola –olah cerita itu mati.menarik nya sebuah karya sastra juga dapat di lihat dari latar nya.jika latar nya tidak jelas maka cerita itu tidak menarik,jadi latar sangat penting di dalam karya sastra.
Sedangkan kesimpulan penulis sebagai berikut:latar atau setting adalah latar belakang dari peristiwa – peristiwa yang terjadi di dalam cerita.jadi maksud nya latar merupakan unsur yang melatar belakangi dari beberapa peristiwa yang terjadi di dalam cerita,semua peristiwa yang terjadi di cerita novel dapat di latar belakangi oleh latar / setting.jadi isi dari setting tersebut dapat berupa rangkaian dari peristiwa yang ada di dalam cerita.
Yeni husnaeni juga menyimpul kan bahwa latar merupakan gambaran dari tempat yang ada di dalam sebuah cerita,tempat – tempat yang dilibat kan di dalam cerita dapat di gambar melalui latar.selain itu juga dapat melukiskan hubungan waktu,di dalam sebuah cerita pasti ada waktu kejadian peristiwa yang di lakukan tokoh cerita,baik kejadian yang menimbulkan konflik atau yang menimbul kan penyelesaian cerita pasti ada waktu.dan pada umum nya latar waktu di sebutkan secara tersirat di dalam cerita.mungkin pengarang bertujuan untuk memperunik cerita sehingga menjadi menarik.ia juga menyimpulkan bahwa latar itu juga bisa menggambar kan tempat lingkungan sosial tempat terjadinya peristiwa yang ada dalam novel,missal kan novel itu tentang keagamaan atau masalah tentang kenegaraan,nah latar tempat di novel tersebut dapat menggambar kan tempat – tempat sosial nya,misalkan kalau tema keagamaan tempat nya ada majlis,masjid atau apa lah nah tempat itu di gambarkan keadaan nya,yang paling di utamakan biasanya adalah tentang kebersihan dan keindahan nya.
Jadi kesimpulan latar adalah penggambaran tempat,waktu,serta merupakan petunjuk dan keterangan tentang kejadian peristiwa yang ada di dalam cerita karya sastra.
Menurut penulis latar dalam cerita juga mempunyai fungsi,dan fungsi latar tersebut ada 2,yaitu:
Berfungsi agar cerita tampak lebih hidup,
Berfungsi menggambarkan situasi psiologis/situasi batin tokoh.
4.Tokoh/Perwatakan
Menurut yeni husnaeni tokoh/perwatakan memiliki peran penting dalam sebuah cerita,tokoh ikut menggerakan cerita,memberi kesan,mendeskripsikan peristiwa,konflik,sekaligus menghidupkan cerita.
Tokoh dalam sebuah cerita mempunyai watak atau karakter yang berbeda-beda. Watak seseorang tokoh ceritadapat di indentifikasi atau dikenali melalui beberapa dimensi,yaitu dimensi fisiologis,dimensi psikologis,dan dimensi sosiologis.( Beni.D.Usman,2007:23 ).
Sedangkan menurut penulis tokoh/perwatakan merupakan pergerakan alur,tanpa tokoh alur tidak akan pernah sampai bagian akhir cerita.
Tokoh dalam karya sastra berperan sebagai pribadi yang utuh,sifat dan karakternya pun dapat digambarkan secara bentuk lahir tokoh,jalan fikirannya,reaksinya terhadap peristiwa-peristiwa serta dengan keadaan sekitar tokoh tersebut.( Endang Dwi Lestari,2005:24-25).
Jadi menurut Yeni Husnaeni tokoh memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah cerita, tokoh ikut menggerakan cerita,memberi kean dan mendekskripskan cerita,konflik,serta menghidupkan cerita,maksudnya tokoh itu orang yang berperan di alam cerita, karena inilah tokoh dianggap penting di dalam sebuah cerita.Karena adanya pemeran cerita,cerita
tersebut dapat berjalan,tidak mungkin tokoh tersebut hanya dalam atau hanya di ceritakan watak dan sifatnya oleh pengarang. Jadi keunikan cerita pun juga tergantungtokoh cerita. Ia juga menyimpulkan bahwa tokoh didalam cerita dapat memberi kesan dengan sekaligus mendeskripsikan peristiwa-peristiwa yang terjad di dalam cerita. Setelah tokoh tersebut mendeskripsikan peristiwa-peristiwa yang ada, pasti terjadi masalah dan akhirnya terjadi konflik yang membuat permasalahan dalam cerita semakin memanas, nah sudah terlihat jelas,cerita tersebut seakan-akan hidup. Semua itu karena ada tokoh cerita.tanpanya tokoh akan kaku dan tidak menarik. sedangkan menurut Beni.D.Usman, tokoh dalam cerita mempunyai watak atau karakter yang berbeda,sangat jelas tidak mungkin watak si tokoh cerita semua sama, pastinya berbeda-beda,cerita seakan hidup juga karena dipengaruhi oleh perbedaan watak tokoh. Kalau di dalam cerita ada yang berwatak jahat(antagonis),baik(protagonis),usil dan sebagainya pasti akan menimbulkan permasalahan dan akan menjadi konflik. Jadi watak tokoh sangat mempengaruhi jalannya cerita. Selain itu Ia juga menambahkan bahwa tokoh dapat di identifikasikan melalui beberapa dimensi,yaitu:
Dimensi Fisiologis = Kondisi fisik tokoh
Dimensi Psikologis= Kondisi batin tokoh, dan
Dimensi Sosiologis= Kondisi social/kehidupan dalam cerita
Penulis juga menyimpulkan bahwa tokoh/perwatakan merupakan pergerakan alur,tanpa tokoh alur tidak akan sampai pada bagian akhir cerita,jadi menurut penulis maksudnya: tokoh itu yang menggerakan alur, baik alur maju, alur mundur ataupun alur gabungan. Semua tokohlah yang menggerakan.Karena menurut penulis tokoh dalam cerita pasti hidup, dan kebanyakan tokoh dalam cerita adalah manusia.
Meskipun ada yang memilih tokoh hewan atau lainnya tetapi jarang. Pengarang dalam memilih tokoh cerita juga bisa memikirkannya dahulu dan pengarang memilih tokoh manusia pun karena ada alasannya,yaitu manusia berfikir dan mempunyai akal. Karena akal manusia dapat berfikir dan mengerjakan seseuatu,dan dengan akal juga alur dalam cerita dapa berjalan sampai akhir cerita. Dan pengarang dalam memilih tokh selain manusia pasti juga ada alasannya,mungkin hanya untuk petunjuk atau tokoh pembantu. Jadi menurut penulis sudah jelas tokoh adalah yang menggerakan alur Endang Dwi Lestari juga menyimpulkan yang agak berbeda dengan pengarang yang lain. Bahwa tokoh yang berperan dalam karya sastra menjadi pribadi yang utuh,mungkin maksudnya: kalau seorang tokoh sudah menjadi tokoh utama sampai akhir cerita harus jadi tokoh utamadengan sifat yang tetap tidak berubah dan tidak bisa digantikan oleh tokoh pembantu yang lain,selain itu sifat dan karakter seorang tokoh dapat digambarkan secara bentuk lahir tokoh. Yang dimaksud dengan bentuk lahir disini adalah : karakter tokoj tersebut digambarkan secara lahiriah yang meliputi keadaan fisik,bentuk tubuh,tingkah laku dll. Selain bentuk lahir tokoh menurutnya juga menggunakan jalan fikirnya. Mungkin maksudnya begini yang dimaksud jalan fikirnya adalah apa yang dirasakan oleh tokoh tersebut dapat dicurahkan dan digambarkan dengan perumpamaan itu yang dengan pengambaran sifat tokoh dengan jalan fikirnya. Ia juga berpendapat selain dengan bentuk lahir dan jalan fakir tokoh,tetapi reaksi tokoh juga bisa menggambarkan sifat tokoh ,maksudnya begini : jika dalam cerita tersebut terjadi masalah atau suatu peristiwa,maka bagaimana reaksi si tokoh tersebut dalam menanggapi masalah yang sedang terjadi,jika si tokoh hanya yang rajin dan suka dalam memecahkan suatu masalah.
Dan satu lagi yaitu penggambaran sifat dengan keadaan sekitar tokoh,maksudnya : penggambaran bagaimana sifat tokoh di dalam lingkungan nya,apakah ia ramah terhadap sesamanya,dan bagaimana hubungan si tokoh dengan tokoh yang lain nya,jadi sudah jelas penggambaran sifat tokoh dengan keadaan sekitar tokoh.
Kesimpulan nya :tokoh atau perwatakan merupakan pergerakan alur yang dapat mendeskripsikan cerita sehingga terjadi konflik dalam cerita yang berpern sebagai pribadi yang tetap dan mempunyai sifat yang berbeda dengan pelaku yang lain.
Tokoh atau perwatakan menurut penulis mempunyai 2 jenis:
Tokoh antagonis
Tokoh antagonis adalah tokoh yang dapat menimbulkan konflik
atau masalah di dalam cerita.sedangkan
Tokoh protagonis
Tokoh protagonis adalah tokoh yang mempunyai watak baik,benar
dan tidak jahat,biasanya tokoh protagonis adalah tokoh yang
menjadi penengah di dalam suatu masalah atau tokoh yang suka
menyelesaikan suatu masalah.
5. Amanat
Amanat adalah pesan yang akan di sampaikan oleh pengarang
(Yeni Husnaeni,2007:24)
Amanat adalah pesan moral yang ingin di sampaikan oleh pengarang
Secara implisit atau eksplisit (Endang Dwi Lestari,2005:156)
Amanat menurut penulis adalah pesan yang di sampaikan oleh
pengarang
secara tersirat kepada pembaca yang sangat erat hubungan nya dengan
tema.
Jadi amanat menurut Yeni Husnaeni adalah pesan yang akan disampaikan oleh pengarang, maksudnya: pesan – pesan positif yang ada di dalam novel atau karya sastra prosa yang lain sengaja disampaikan kepada pembaca agar pembaca dapat mengetahui bagaimana cara menanggapi permasalahan yang baik, karena pada umumnya amanat didalam karya sastra disampaikan setelah konflik atau dalam anti klimaks ( alur ).
Sedangkan kesimpulan amanat menurut Endang Dwi Lestari hampir menyerupai dengan kesimpulan menurut Yeni Husnaeni hanya ada sedikit perbedaan yaitu kalau menurut Endang Dwi Lestari amanat dalam karya sastra dapat disampaikan denga dua cara, yaitu: Implisit dan eksplisit.
Yang dimaksud dengan Implisit adalah penyampaian dalam keluar atau ajaran moral yang dengan cara disiratkan pada tingkah laku tokoh menjelang cerita akhir, sedangkan yang dimaksud dengan eksplisit adalah mungkin sebaliknya yaitu penyampaian amanat dengan cara saran,nasihat,peringatan,anjuran,atau larangan terhadap tokoh berkenaan dengan gagasan yang mendasari cerita itu yang biasanya terjadi pada tengah atau akhir cerita tersebut.
Sedangkan yang dimaksud amanat menurut penulis adalah amanat itu pesan yang disampaikan oleh pengarang secara tersirat,karena kebanyakan sastra prosa dalam menyampaikan amanatnya secara tersirat,misalnya novel bertema keagamaan pasti yang disampaikan oleh pengarang dalam certita tersebuat adalah amanat tentang agama,baik itu tentang ajaran mengaji,solat,bersedekah dan sebagainya.
Didalam novel memang pengarang memerintahkan atau membuat si tokoh cerita melakukan ajaran itu,tetapi juga bertujuan agar pembaca mau mengambil hikmah dari novel tersebut dan mau mengambil hal yang positif. Itulah namanya amanat yang tersirat yang sangat erat hubungannya dengan tema.
Kesimpulanya : amanat adalah pesan moral yang disampaikan oleh pengarang secara tersirat ( implisit ) ataupun sevara langsung (eksplisit ) yang hubungannya sangat erat dengan tema.
6. Sudut Pandang
Khusus pengertian dari Endang Dwi Lestari, sudut pandang adalah cara pengarang mengungkapkan ceritanya dan akan digunakan untuk menyampaikan karangan. Maksudnya: sudut pandang itu cara pengarang mengungkapkan cerita-cerita yang berlangsungan dalam karya sastra merupakan ungkapkan dari sudut pandang, sudut pandang sangat erat hubungannya dengan tokoh atau perwatakan. Jadi tokoh dalam cerita tersebut tidak menggerakkan cerita,maka sudut pandang pun tidak akan bisa terungkap. Beginilah para pengarang karya sastra dalam menyampaikan karangannya. Dan menurut Endang Dwi Lestari sudut pandang dibagi menjadi 3, yaitu:
Sudut pandang orang pertama pelaku utama.
Sudut pandang orang ketiga
Sudut pandang serba tahu
Sudut pandang orang pertama pelaku utama
Sudut pandang orang pertama pelaku utama adalah pengarang dalam menggunakan tokoh utama sebagai orang pertama. Jadi jika dalam suatu cerita yang pertama kali muncul dan menggerakkan cerita pada awal alur perkenalan, berarti dialah yang menjadi tokoh utamanya. Biasanya dalam sudut pandang ini pengarang menggunakan kata ganti orang pertama dengan menggunakan kata ”aku” atau ”saya”. Maksudnya dalam novel manapun atau dalam karya sastra prosa mana saja yang menggunakan kata ganti tokohnya dengan kata ”aku” atau ”saya” berarti karya tersebut menggunakan sudut pandang orang pertama pelaku utama. Jadi, Sudut pandang orang pertama pelaku utama: orang yang diceritakan atau tokoh yang menggerakkan cerita dari awal sampai akhir cerita yang selalu muncul dalam cerita berarti ituloah pelaku utamanya.
Sudut pandang orang ketiga
Sudut pandang orang ketiga adalah pengarang menggunakan tokoh utama menjadi tokoh ketiga maksudnya tokoh utama bisa digunakan oleh pengarang sebagai pelaku pembantu, selain itu tokoh utama juga bisa mengundang tokoh lain sebagai pembantu tokoh utama. Pada umumya sudut pandang orang ketiga selalu ditandai dengan menggunakan kata ganti yang berbeda dengan kata ganti orang pertama, Sudut pandang orang ketiga selalu menggunakan kata ganti ”dia”, ”ia”,”mereka” atau nama asli tokoh tersebut. Jadi Sudut pandang orang ketiga adalah orang yang diceritakan oleh pengarang selain tokoh utama berarti itulah yang dinamakan tokoh ketiga atau sebagai tokoh figuran dari tokoh utama.
Sudut pandang serba tahu
Sudut pandang serba tahu adalah dalam hal ini pengarang menggunakan tokoh pembantu untuk seolah-olah hanya tahu hal, pengarang dapat mengemukakan apa saja lewat tokoh ini dengan segala tingkah laku atau tindak tanduk tokoh. Jadi tokoh pembantu dalam cerita tersebut dibuat oleh pengarang seakan-akan paham ilmu kebatinan,maksudnya tokoh pembantu tersebut banyak tahu tentang hal yang terjadi dibelakang masalah yang sedang dihadapi tokoh utamanya dan pengarang bisa juga membuat tokoh pembantu tersebut menjadi tahu apa yang sedang dipikirkan oleh tokoh utamanya.
Kesimpulannya sudut pandang adalah cara pengarang menyampaikan karangannya dengan cara menggunakan ceritannya secara tersurat didalam bacaan.
D. KONSEP NILAI DALAM NOVEL
Konsep nilai khusus pengertian dari Beni.D.Usman. Menurutnya didalam novel terkandung beberpa konsep nilai, konsep nilai adalah ukuran atau patokan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari. Maksudnya karena novel kebanyakan diambil dari cerita kehidupan seseorang makannya diambil patokan dalam kehidupan sehari-hari,orang hidup harus punya patokan. Misalnya patokan agama,maka orang itu harus mengantut dan mengikuti ajaran agama tersebut,tidak boleh menyimpang dari ajaran agama yang dianutnya, karena agama itu sudah pilihan hidup sampai mati. Dan menurut Beni.D.Usman konsep niali dbagi menjadi beberapa antara lain:
1. Nilai Moral
Nilai Moral adalah : Kontrol sikap dan tingkah laku sesuai dengan nilai-nilai hidup yang berlaku. Maksudnya nilai moral ini terkandung dalam cerita, baik dalam novel atau sastra yang lain dan nilai moral ini mengajarkan kita bisa mengontrol sikap dan tingkah laku kita didepan umum. Harus sopan dan menghormati kepada orang yang lebih tua dan bisa menghargai orang yang lebih muda, jika kita tidak bisa mengendalikan dan mengontrol sikap serta tingkah laku kita sendiri, maka kita akan dibenci dan dianggap gila oleh orang lain.
2. Nilai Sosial
Nilai sosial adalah aturan yang disepakati bersama maksudnya nilai
sosial yang terkandung didalam novel itu merupakan aturan yang
disepakati bersama-sama, aturan yang disepakati oleh tokoh-tokoh
cerita merupakan nilai sosial
dan kita sebisa mungkin harus dapat meniru hal tersebut walaupun
pada dasarnya tidak memaksa. Tetapi jika kita tidak bisa meniru hal
tersebut maka kita sendiri yang akan rugi, berarti kita harus bisa
menaati aturan atau tata tertib yang ada dilingkungan sektar.
3. Nilai Budaya
Nilai budaya adalah suatu konsep nilai dalam bentuk sikap pribadi
yang baik dan mampu membangkitkan kencintaan akan budaya sendiri
maksudnya :nilai budaya yang ada pada karya sastra dapat mengajarkan
pada kita agar kita bisa menjaga dan melestarikan budaya kita, jangan
sampai budaya kita terus dirampas oleh negara lain yang tidak tahu malu.
Jika kita berani tidak mungkin kita tidak bisa
mempertahankan,mengembangkan,dan melestarikannya. Pasti kita akan
mampu meningkatkan rasa cinta terhadap budaya sendiri,jika kita telah
melestarikannya mungkin bukan hanya kita yang cinta budaya sendiri, tetapi
juga orang lain. Selain itu kita juga akan dibanggakan oleh orang lain.
4. Nilai Religius
Nilai religius adalah nilai-nilai keagamaan yang mamou membua penganutnya semakin kokoh dalam berkeyakinan dan mampu hidup berdampingan dengan penganut yang berbeda keyakinan, maksudnya jika kita berpedoman pada satu agama yang menurut kita benar,maka kita harus mempertahankan agama yang kita anut, agar semakin kuat pedoman yang tengah kita pegang.
Kesimpulan konsep nilai adalah pedoman hidup yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari yang terdiri atas 4 jenis, yaitu nilai moral, nilai budaya ,nilai sosial, dan nilai religius.
BAB III
PENUTUP
A. KesimpulanSetelah banyaknya menteri yang dapat dirangkum dan disimpulkan oleh penulis,kini sangat penting bagi siswa khususnya yang masih SMP. Karena selain untuk tunjangan belajar siswa, karya tulis ini juga dapat mengajak kita agar dapat belajar dengan lebih giat lagi sehingga setelah kita tamat dari sekolah (SMP), kita bisa menjadi kebanggan atau setidaknya bangga kepada diri sendiri bahwa kita bisa mendapatkan hasil selama di SMP.
B. SARAN
Selesai sudah pengungkapan materi tentang novel,kini penulis memberi saran kepada semua siswa agar mau membaca dan mengoleksi kumpulan-kumpulan novel, beberapa diantara kalian ada yang hobi baca biasanya memiliki tingkat kecerdasan yang istimewa dengan cara belajar pasif dari buku bacaanya, nah jika kalian siswa-siswi ingin cepat tanggap menerima ilmu atau informasi, tingkatkanlah niat bacamu dan jangan lupa belajar. Gunakan waktu belajarmu sebaik mungkin, dan ingat jika kalian akan menghadapi ulangan harian / ulangan akhir semester gunakanlah cara belajar yang dapat mudah dimengerti seperti halnya seseorang membuat bacaannya itu gampang di ingat,buat belajar itu menyenangkan,tidak mudah bosan.bisa juga menggunakan unsur PQRST. Menurut penulis, dengan menggunakan unsur tersebut dapat akan menyerap ilmu lebih banyak dari biasanya.
Kepanjangan dari unsur PQRST ialah:
P = Preview ( Membaca sekilas ) : Dengan membaca sekilas materi yang
Akan di pelajari penulis yakin kalian
Akan memberi materi tersebut lebih
Dalam.
Q = Question ( Bertanya ) : Jika kalian akan mempelajari sebuah
Materi,maka tanyakanlah tentang
Ketidakpahaman kalian kepada guru
Pembibing kalian. Agar belajar kalian
Lebih enak dan lebih konsentrasi.
R = Read ( Membaca ) : Selain membaca dengan sekilas materi
Yang akan menjadi bahan ulangan, tetapi
Kalian juga harus mencari info penting
Tentang soal ulangan.
S = Summarize ( Meringkas ) : Setelah kalian menguasai materi yang
menjadi bahan ulangan, lebih baiknya
kalian meringkas materi yang telah
kalian kuasai tersebut. Dengan tanpa
melihat buku ( luar kepala ) agar kalian
lebih mendalami dan lebih memahami
serta bisa mengetes kemampuan daya
serap otak kalian terhadap materi tersebut
T = Test ( Menguji ) : Setelah kalian selesai meringkas materi
bahan ulangan tersebut, lebih sempurna
lagi kalian mengetest atau membuat soal
sendiri dan mengerjakan dengan
memakai waktu guna untuk seberapa
lama anda mengerjakan soal itu. ( lebih
baik soal yang di buat sendiri berbeda
dengan soal yang telah kalian pelajari ).
DAFTAR PUSTAKA
Pendidikan Nasional.
Usman,.D.Beni.2007.Membaca dan Menanggapi Novel Remaja.Jakarta:Balai Pustaka.
Lestari,Dwi Endang.2005.Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.Klaten:Intan Perwira.
Husein,Machnun.2007.Membaca dan Menanggapi Novel Remaja 3.Jakarta:Balai Pustaka
Parera,J.D.2004.Pintar Berbahasa Indonesia,Tegal:Balai Pustaka.
BIODATA PENULIS
Khoerul Aziz, lahir di Bekasi pada tanggal 22 April 1996. Sekolah di SMP Negeri 2 Bojong selama tiga tahun dengan segenap prestasi baik akademis maupun nonakademis. Aktif di kepengurusan OSIS dan Pramuka. Alamat Desa Tembongwah, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.
Langganan:
Postingan (Atom)



