Sabtu, 14 September 2024

CARA ASYIK MENINGKATKAN KOMPETNSI LITERASI MELALUI TALI TEMALI

 

 

CARA ASYIK MENINGKATKAN KOMPETNSI LITERASI MELALUI

TALI TEMALI

(TAMAN LITERASI TERINTEGRASI MULTI-MEDIA LIBRARY)

SMP NEGERI 1 BOJONG KABUPATEN TEGAL

 

 

BAB I PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

Di era informasi Global yang tidak bisa dibendung, kemampuan literasi merupakan kemampuan yang harus dimiliki semua orang. Dengan kemampuan literasi yang memadai, sesorang akan dapat menyaring dan memilah manakah informasi palsu atau hoax dan mana yang benar. Dengan demikian, mereka tidak akan terjerumus pada pemahaman yang salah yang dapat mengakibatkan kerugian bagi dirinya dan juga mungkin bagi orang lain.

Namun demikian, untuk meningkatkan kemampuan literasi tidaklah semudah yang dibayangkan. Banyak halangan yang akan menghadang seperti pendanaan, minat baca yang kurang, dan lain sebagianya. Untuk itu diperlukan solusi yang tepat yang dapat mengatasi permasalahan-permasalahan yang mungkin muncul.

Sekolah sebagai sebuah lembaga pendidikan memiliki peranan enting dalam mengembangkan literasi bagi peserta didik. Dengan program-program literasi yang ada di sekolah, peserta didik akan secara sukarela meningkatkan kemampuan literasinya secara bertahap dengan mengikuti program-program yang ada.

Salah satu program, yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Bojong, Kabupaten Tegal adalah menyediakan beberapa media yang memotivasi siswa untuk membaca sebagai langkah awal meningkatkan kompetensi literasi. Media-media yang terlaksana oleh Perrpustakaan SMP Negeri 1 Bojong dikemas dalam sebuah satu kesatuan yang dinamai “Tali-temali”. Tali temali merupakan sebuah akronim dari Taman Literasi Terintegrasi Multi-Media Library. Kami berharap Tali temali menjadi sarana yang mengasyikan untuk peserta didik pada khususnya dan seluruh warga SMP Negeri 1 Bojong untuk meningkatkan minat baca yang berujung pada pengembangan literasi.

 

B.     Tujuan Tali Temali

 

Tujuan dari penyelenggaraan Program Tali Temali di SMP Negeri 1 Bojong adalah:

1.      Meningkatkan minat baca siswa;

2.      Mengoptimalisasi pemanfaatan perpustakaan sekolah untuk meningkatkan minat baca;

3.      Meningkatkan kemampuan literasi peserta didik

4.      Meningkatkan hasil rapor pendidikan.

 

C.    Definisi Operasional

Taman Literasi : Yang dimaksud taman dalam portofolio ini adalah taman dalam artian yang sebenarnya yaitu sebuah tatanan bunga-bunga dan ornamen pendukungnya. Di samping itu taman dalam arti sebuah sarana atau yang menyenangkan untuk melepas penat dan bersantai. Taman literasi merupakan taman tematik yang bertujuan untuk memancing peserta didik untuk membaca sebagai dasar awal kemampuan literasi. Didirikan di depan perpustakaan SMP Negeri 1 Bojong.

Terintegrasi                  : Menyatunya beberapa bagian menjadi satu kesatuan sehingga mudahnya aksesmenuju satu titik dari titik yang lainnya.

Multi-Media Library   : multi berarti banyak sementara media berarti sarana. Library adalah perpustakaan yang diambil dari kata berbahasa Inggris. Maksud dari multi-media dalam portofolio ini adalah beberapa media yang disajikan oleh Perpustakaan yang dijadikan sebagai sarana untuk peserta didik mengembangkan kemampuan literasi mereka dengan membaca.

Literasi            : kemampuan seseorang untuk membaca, menulis, memahami, menginterpretasikan, dan menggunakan informasi dengan baik. 

 

BAB II

PELAKSANAAN PROGRAM

D.    Apa itu Tali Temali

Tali Temali merupakan akronim dari Taman Literasi Terintegrasi Multi-Media Library. Taman Literasi dibentuk khusus untuk menciptakan suasana kegiatan membaca yang nyaman dan menyenangkan. Layaknya sebuah taman, Taman literasi ini secara wujud berbentuk taman dengan adanya tanaman yang tertata dengan dilengkapi tempat duduk untuk peserta didik membaca. Sebuah taman memiliki daya tarik sendiri untuk didatangi. Untuk itu taman literasi ini tidak memaksa peserta didik untuk datang dengan alasan-alasan yang dibuat tetapi memancing peserta didik untuk datang secara sukarela mengakses fasilitas yang terintegrasikan di sekitar taman.

Dikatakan terintegrasi karena taman literasi terletak di depan perpustakaan sekolah. Sehingga peserta didik dapat membaca buku dengan mengakses perpustakaan yang ada di dekatnya. Perpustakaan sekolah yang bernama “Perpustakaan RA kartini” ini dilengkapi dengan berbagai media yang memungkinkan peserta didik membaca sebagai kegiatan berliterasi.

Perpustakaan RA Kartini yang terletak di SMP Negeri 1 Bojong di samping menyediakan koleksi buku seperti perpustakaan pada umumnya, di sini juga menyediakan sarana yang mendukung peserta didik untuk mengembangkan kemampuan literasinya. Beberapa media atau kami sebut sebagai multi media dalam portofolio ini adalah teras baca, insiklopedia dinding, papan kreasi majalah dinding, komputer sebagai Perpustakaan digital sederhana  yang di dalamnya berisi buku-buku dan naskah elektronik serta terkoneksi internet. Dan yang tak kalah penting, pada momen-momen tertentu kami menggunakan smart TV yang ada di perpustakaan untuk nonton bareng. Tentunya tontonan yang ditayangkan adalah tontonan yang mendidik dengan disesuaikan dengan konteks pelajaran.

Tentunya untuk mengakses Tali Temali oleh peserta didik serta pendidik dan tenaga kependidikan, melalui satu aturan main tersendiri. Bagaimana proses dan prosedur pemanfaatan Tali Temali untuk meningkatkan kemampuan literasi di SMP Negeri 1 Bojong, akan dijelaskan pada bagian bentuk kegiatan portofolio ini.

 

E.     Multi-Media sebagai Kegiatan Perpustakaan

Dalam Program Tali Temali, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan. Di antara kegiatan tersebut adalah:

1.      Teras Baca

Teras baca merupakan teras yang digunakan sebagai tempat peserta didik untuk membaca buku-buku koleksi perpustakaan tanpa harus melalui prosedur peminjaman buku. Peserta didik langsung saja menuju teras baca, mengambil buku yang diinginkan dari buku yang tersedia, membaca, dan meletakkan kembali saat selesai membacanya.

Teras baca terletak di teras depan perpustakaan RA Kartini. Dalam teras baca, disediakan rak buku dengan buku-buku yang ditata semenarik mungkin. Buku-buku tersebut setiap hari diganti sehingga peserta didik tidak akan bosan. Jika ada buku yang belum selesai dibaca dan peserta didik ingin melanjutkan membaca di hari berikutnya, mereka dapat meminjam buku tersebut di perpustakaan.

Sebagai tempat duduk, perpustakaan menyediakan karpet sebagai alas duduk. Dengan demikian peserta didik dapat membaca secara santai sambil duduk lesehan atau bahkan rebahan dalam suasana yang teduh. Atau peserta didik juga bisa mengambil buku yang disediakan di teras baca kemudian membacanya di tempat duduk di taman literasi.

2.      Ensiklopedia Dinding

Ensiklopedi merupakan sebuah buku yang secara umum memuat informasi tertentu yang disusun secara alfabetis. Ensiklopedi hampir sama dengan kamus, jika kamu berisi daftar kata dan terjemahannya, ensiklopedi berisi sebuah kata dan penjelasannya. Ensiklopedi pada umumnya dilengkap dengan gambar sehingga lebih menarik.

Layaknya sebuah ensiklopedia cetakan, ensiklopedi dinding di SMP Negeri 1 Bojong Kabupaten Tegal juga dirancang seperti sebuah ensiklopedi. Bedanya, ensiklopedi ini ditulis dalam lembaran banner yang dipasang di dinding sekolah.

Di bagian manakan ensiklopedi dinding tersebut di pasang? Untuk menentukan titik pasang ensiklopedi dinding, dipilih tempat-tempat yang mudah dan sering diakses oleh siswa saat memasuki area sekolah. Salah satu bagian yang dipasangi ensiklopedi dinding adalah pada dinding di sepanjang jalur masuk siswa, area perpustakaan, dan di bagian depan ruang kelas.

Kenapa harus ensiklopedi dinding? Ya, ensiklopedi dinding merupakan salah satu terobosan untuk meningkatkan minat baca secara menyenangkan. Peningkatan minat baca warga sekolah tentunya akan berakibat meningkat pula kemampuan literasinya. Hal tersebut karena kemampuan literasi tidak dapat dipisahkan dari kegiatan membaca. Dengan demikian semakin tinggi minat baca maka akan semakin meningkat pula kemampuan literasi siswa.

Ensiklopedi dinding pada hakikatnya sebagai stimulus agar siswa tertarik dengan hal-hal yang ditampilkan di dalamnya. Ketertarikan tersebut kemudian diharapkan akan memotivasi siswa untuk mencari lebih banyak lagi informasi serupa melalui kegiatan membaca. Tentunya kegiatan membaca tersebut akan dilakukan dengan meminjam atau mengakses bahan bacaan yang menjadi koleksi perpustakaan sekolah.

Ensiklopedi dinding yang ditampilakan di SMP negeri 1 Bojong ini merupakan ensiklopedi dinding tematik. Disebut tematik karena setiap ruang atau space tempat dipajang ensiklopedi dinding memiliki tema-tema yang berbeda. Ada ensiklopedi dinding dengan tema sain yang berisi pengetahuan ilmiah. Ada juga ensiklopedi dinding bertema sosial dan humaniora yang berisi tentang informasi yang terkait dengan ilmu pengetahuan sosial. Selain kedua tema tersebut, sekarang sedang dirancang ensiklopedi dinding bertema sastra, seni, agama, dan beberaa lainnya. Rencananya, ensiklopedi dinding yang akan dipasang di lingkungan SMP Negeri 1 Bojong memiliki keterkaitan dengan pelajaran. Dengan demikian, di manapun peserta didik itu berada, mereka dapat belajar dengan menyenangkan tanpa tertekan dan tanpa tekanan.

Lalu manfaat apa yang akan didapat oleh siswa dan juga sekolah? Manfaat secara langsung akan didapat oleh siswa dengan bertambahnya pengetahuan yang terdapat dalam ensiklopedi dinding. Semakin tertarik siswa membaca ensiklopedi dinding, akian semakin banyak pengetahuan yang akan mereka dapatkan. Semakin tertarik mereka membaca ensiklopedi dinding, akan semakin termotivasi untuk mencari informasi lanjutan dari ensiklopedi dinding melalui kegiatan membaca buku, mengakses perpustakaan hibrid yang disediakan perpustakaan, atau bertanya lebih banyak lagi pada baka dan ibu guru.

3.      Perpustakaan Digital Sederhana (PDS)

PDS merupakan sejenis perpustakaan elektronik dengan menggunakan perangkat komputer. Dalam PDS berisi kumpulan buku-buku elektronik yang dapat diakses oleh siswa secara ofline. Untuk melengkapi PDS ini kami juga telah bekerja sama dengan PT Telkom melalui Program Pijar Sekolah yang menyediakan buku-buku elektronik dan juga laboratorium elektronik. Di samping itu, kami juga melengkapi PDS dengan Shorcut yang mengarahkan pada beberapa web pendidikan yang berisi konten-konten yang dapat meningkatkan literasi peserta didik. Selain beberapa hal tersebut, komputer yang digunakan pada PDS juga sudah terkoneksi internet sehingga peserta didik dapat mengakses informasi dari berbagai sumber baik web sekolah maupun sumber eksternal lainnya.

Saat ini PDS masih dalam pengembangan. Pengembangan yang kami lakukan adalah dalam bidang penambahan jumlah sarana komputer yang terakses pada internet.

4.      Nobar melalui Smart TV

Dalam sebuah proses pembelajaran, terkadang ada beberapa kendala yang muncul. kendala tersebut bisa muncul dari faktor guru, siswa, ataupun keduanya. Guru acapakali tidak bisa hadir di ruang kelas karena satu alasan tertentu. Saat itu secara umum, guru akan memberikan tugas yang harus dikerjakan peserta didik. Pada saat itu terjadi, umunya peserta didik kurang kondusif meskipun ditunggui oleh guru yang saat jam tersebut melakukan piket. Hal tersebut ditandai dengan ramainya kelas atau banyaknya peserta didik yang keluar kelas dengan alasan tertentu.

Permasalahan tersebut akan sangat menggangu kelas di sebelahnya. Untuk itu, perlu dicarikan solusi yang memungkinkan menarik perhatian peserta didik dibandingkan dengan tugas yang kerap membosankan. Solusinya adalah peserta didik diarahkan ke perpustkaan untuk menonton bareng video pembelajaran yang disesuaikan dengan mata pelajaran yang gurunya tidak hadir. Setelahnya, peserta didik diminta membuat rangkuman dari hasil nonton bareng tersebut.

Jika ternyata terdapat lebih dari satu kelas yang kosong dengan mata pelajaran yang berbeda, kegiatan nonton bareng tersebut tidak difokuskan pada mata pelajaran tertentu, tetapi pada terkondisinya peserta didik mengikuti kegiatan. Misalnya diputarkan film dokumenter tertentu kemudian setelahnya mereka diminta untuk menggali nilai-nilai karakter yang terdapat dalam film tersebut.

Inti dari kegiatan Nobar tersebut adalah terkendalinya peserta didik saat ada satu atau dua orang guru yang berhalangan hadir. Di samping itu, mengarahkan peserta didik senang datang ke perpustakaan sebagai tempat yang nyaman dan menyenangkan untuk membaca dan mencari pengetahuan dari berbagai sumber.

 

F.     Tim Pelaksana

Tim Pelaksana Program Tali Temali di SMP Negeri 1 Bojong, Kabupaten Tegal terdiri dari:

NO

NAMA

JABATAN

DINAS

PROGRAM

1

Farichin,S.Pd.,M.M.Pd.

Kepala Sekolah

Penanggung Jawab

2

Muhafidhoh,S.Pd.

Wakil Bidang Daya Saing dan Pencitraan

Pengarah/ Konsultan

3

Farah,Zuhaedah Sufi,S.Pd.

Koordinator Perpustakaan

Ketua Pelaksana

4

Muhson,S.Pd.

Guru

Koordinator Ensiklopedia Dinding

5

Samsul Hadi,S.Pd.

Guru

Koordinator Taman Literasi/ Sarpras

6

Irma Iriyanti,S.Pus.

Petugas Perpustakaan

Koordinator Teras Baca

7

Yogie Hariawan,S.Pd.

Guru

Koordinator PDS

8

Lia Septina,S.Pd.

Guru

Koordinator Nobar

9

Nur Janah,S.Pd.

Guru

Anggota

10

Wildan Asyarafi Farandra,S.Pd

Guru

Anggota

11

Intan Agus Tri Handayani,S.Pd.

Guru

Anggota

 

BAB III

PENUTUP

 

Kami menyadari sepenuhnya bahwa kegiatan untuk meningkatkan dan menguatkan kemampuan literasi tidaklah mudah. Banyak halangan yang menghadang baik halangan dalam bentuk keterbatasan pembiayaan maupun pergesekan antar personil sekolah. Namun ikhtiar yang kami lakukan sekecil apapun pasti akan membuahkan hasil sesuai maksud. Cepat atau lambat semua akan berproses menuju tujuan yang telah ditetapkan. Sampai saat ini hasil nyata secara bertahap mulai tampak dengan meningkatnya nilai literasi rapor pendidikan kami.

Untuk itu, kami tetap berkomitmen untuk terus berusaha mencari peluang-peluang yang memungkinkan dan menyenangkan bagi peserta didik di sekolah kami untuk terus mengembangkan kompetensi literasi dan numerasi. Berharap karya ini dapat menjadi satu khasanah wacana bagi siapa saja yang akan dan berkomitemen untuk mengembangkan literasi dan numerasi.

READ MORE - CARA ASYIK MENINGKATKAN KOMPETNSI LITERASI MELALUI TALI TEMALI

Sabtu, 20 Februari 2021

UJI KOMPETENSI TEKS TANGGAPAN

 


Sebagai persiapan Penilaian kompetensi dasar Teks Tanggapan, Berikut ini saya samp[aikan soal-soal sebagai salah satu cara untuk menguji kemampuan siswa memahami dan menguasai teks tanggapan. Soal Uji Coba Teks tanggapan ini dilengkapi dengan kunci dan juga pembahasannya. dengan demikian, diharapkan setelah mempelajari materi ini, siswa akan dapat mengetahui kelemahannya sekaligus menutup kelemahan tersebut dengan mempelajarai pembahasannya. Silakan klik tautan berikt untuk mempelajari dan menguji kompetensi teks tanggapan.

https://youtu.be/V5ujFb7V15o


READ MORE - UJI KOMPETENSI TEKS TANGGAPAN

Selasa, 16 Februari 2021

MENELAAH STRUKTUR TEKS TANGGAPAN

 


Teks tanggapan sebagaimana teks lainnya memiliki struktur pembentuk tertentu. Struktur pembentuk teks tanggapan berdasarkan buku Panduan PKP (Peningkatan Kompetensi Pembelajaran) yang dikeluarkan oleh Kemendikbud tahun 2018 terdiri dari beberapa bagian yaitu:

1. Konteks

2. Deskripsi

3. Penilaian

Untuk lebih jelas tentang ketiga bagian struktur tersebut, kita dapat mempelajarinya melalui tautan berikut ini https://youtu.be/d5xJFZeiym0

Di materi tersebut dijelaskan secara gamblang tentang struktur teks tanggapan beserta contoh-contohnya juga.

READ MORE - MENELAAH STRUKTUR TEKS TANGGAPAN

Sabtu, 13 Februari 2021

MENYIMPULKAN TEKS TANGGAPAN

Menyimpulkan teks tanggapan merupakan satu kegiatan yang dianggap gampang-gampang susah. gampang karena untuk menyimpulkan kita hanya diminta memahami isi teks tanggapan yang ada. Dianggap susah karena kita kadang ragu dengan penyusunan kalimat simpulan yang kita buat. Ya, menyimpulkan isi tek apapun jenisnya seperti teks tanggapan menggunakan bahasa secara individual. Secara redaksi kalimat, mungkin kalimat atau bahasanya akan berbeda antara satu anak dan lainnya. Jadi jangan khawatir kalau simpulan yang kita buat berbeda redaksinya dengan orang lain.
Nah, untuk memahami cara atau tips menyimpulkan teks tanggapan, dapat kita ikuti pada tautan berikut ini. 

https://youtu.be/q1e5_hefcrw

mudah-mudahan setelah mempelajari cara menyimpulkan teks tanggapan melalui tautan tersebut, kita dapat lebih mudah memahami dan menguasai kompetensi menyim
pulkan teks tanggapan.

READ MORE - MENYIMPULKAN TEKS TANGGAPAN

Kamis, 11 Februari 2021

MENGIDENTIFIKASI INFORMASI TEKS TANGGAPAN

 


Teks tanggapan merupakan teks yang berisi tanggapan terhadap sesuatu hal. Tanggapan atau respon tersebut dapat berupa kritikan, pujian, saran, alasan, sanggahan dan lainnya. Intinya sebuah tanggapan merupakan suatu respon dari sesuatu hal yang ditanggapi. Hal-hal yang bisa ditanggapi dalam teks tanggapan bisa berupa kondisi lingkungan, kondisi sosial, fenomena alam, fenomena budaya, karya orang. Karya orang dapat berupa buku ataupun karya seni baik seni sastra, musik, rupa, atau tari. 

Untuk lebih jelasnya tentang bagaimana cara mengidentifikasi teks tanggapan dapat dilihat pada tautan berikut ini:

1.       https://youtu.be/MmxAP4wKvCg


READ MORE - MENGIDENTIFIKASI INFORMASI TEKS TANGGAPAN

Minggu, 30 Agustus 2020

FILM PENDEK: "TERLANJUR MALU"

 Film Pendek yang sarat dengan pendidikan karakter dengan judul "Terlanjur Malu" mengisahkan tentang orang-orang yang selalu berprasangka buruk terhadap orang lain. Film pendek ini seakan ingin mengajarkan pada para penontonnya untuk tidak menghakimi seseorang karena perbuatannya. Karakter yang lain yang ingin ditonjolkan dalam Film ini adalah tidak selamanya sebuah penampilan menyiratkan apa yang sebenarnya. Kadang penampilan yang gaul dan sok kaya ternyata tidak mencerminkan kecerdasan berpikir dan tingkat ekonomi yang dipamerkannya. Pun penampilan sederhana tak selamanya menunjukkan ketidakmampuan secara intelegensi dan ekonomi.

Ayo saksikan film pendek "Terlanjur Malu" melalui tautan berikut ini  https://youtu.be/oyZFMnO-rlg   Jangan lupa dukung kami. Bagi yang belum subscribe tekan tombol subscribenya, berilah komentar yang membangun agar kami lebih semangat lagi untuk berkarya.



READ MORE - FILM PENDEK: "TERLANJUR MALU"

Jumat, 28 Agustus 2020

PJJ: KAIDAH KEBAHASAAN TEKS PIDATO PERSUASIF

 Video Pembelajaran untuk PJJ pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. KD yang disampaikan adalah Menelaah Kaidah Kebahasaan Teks Pidato Persuasif. 

Indikator pembelajaran:

1. Memahami kaidah kebahasaan yang terdapat p[ada teks pidato persuasif.

2. Menganalisis teks pidato persuasif dari kaidah kebahasaan yang muncul

informasi lengkap dapat dilihat pada tautan berikut ini https://youtu.be/_w81ZavhbEI



READ MORE - PJJ: KAIDAH KEBAHASAAN TEKS PIDATO PERSUASIF

Selasa, 18 Agustus 2020

Film Pendek: MERAH PUTIH DI PUNCAK BUKIT CEMARA

 Sebuah Film pendek yang diproduksi Inspirasi Farich ini berkisah tentang rasa nasionalisme siswa SMP Negeri 2 Bojong Kabupaten Tegal, Jawa Tengah yang ingin mengibarkan bendera merah putih di hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia. Cerita diawali dari keprihatinan mereka yang kemudian berinisiatif untuk mengibarkan bendera di Bukit Cemara, sebuah bukit indah dengan posisi tertinggi di desanya. Dipilihnya tempat tersebut sebagai lambang bahwa merah putih harus ditempatkan di tempat tertinggi.

dibintangi oleh:

1. Risma Nurmaya

2.Egi Andra Saputra

3. Andika Cahaya Efendi

4. St. Aulia Alfi

5. Awalul Maghfiroh

6.Wilujeng Widya Diningsih.

Ide Cerita : Inspirasi Farich

Kameramen dan editor : Farich

Sutradara : Farich

saksikan melalui tautan berikut ini: https://youtu.be/TFJHqcxI3Uk


READ MORE - Film Pendek: MERAH PUTIH DI PUNCAK BUKIT CEMARA

PJJ: STRUKTUR TEKS PIDATO PERSUASIF

 Struktur pidato persuasif merupakan KD pada tema Pidato persuasif pada bagian menelaah struktur dan kebahasaan teks pidato persuasif. Pada video pembelajaran ini, kami hanya mengunggah bagian struktur pidato persuasif. Hal tersebut dimaksudkan untuk mempermudah pemahaman siswa terhadap struktur teks pidato persuasif. Silakan buka pada tautan berikut ini:

https://youtu.be/JiancAXMA34


READ MORE - PJJ: STRUKTUR TEKS PIDATO PERSUASIF

PJJ: MEMAHAMI DAN MENYIMPULKAN TEKS PIDATO PERSUASIF

Teks Pidato persuasif merupakan satu Kompetensi dasar dalam mata pelajaran bahasa Indonesia kelas IX semester I. KD terdiri dari KD pengetahuan "Memahami informasi pidato persuasif" dengan pasangannya KD keterampilan "Menyimpulkan informasi Pidato Persuasif". Video pembelajaran ini dibuat untuk PJJ dengan materi Memahami dan Menyimpulkan Pidato Persuasif.

Bagi yang membutuhkan video pembelajaran untuk PJJ Memahami dan Menyimpulkan Teks Pidato Persuasif, dapat melihat pada tautan berikut ini:

https://youtu.be/PR6fne6GHN8 

READ MORE - PJJ: MEMAHAMI DAN MENYIMPULKAN TEKS PIDATO PERSUASIF

PJJ: MENGIDENTIFIKASI INFORMASI TEKS LAPORAN HASIL PERCOBAAN

 Mengidentifikasi Informasi teks laporan hasil percobaan merupakan materi Bahasa Indonesia Kelas IX di Semester I dengan kurikulum 2013. Silakan klik di tautan berikut:

 https://youtu.be/d8-NHt2L2Pk


READ MORE - PJJ: MENGIDENTIFIKASI INFORMASI TEKS LAPORAN HASIL PERCOBAAN

Selasa, 23 Juni 2020

Fabel Pembangun Karakter: TAK ADA YANG PATUT DISESALI


 Oleh : Farichin


Fabel dengan judul "Tak Ada yang Patut Disesali" merupakan sebuah fabel karakter. Karakter yang paling kuat muncul dalam fabel ini adalah rasa syukur atas segala karunia yang telah Tuhan berikan. Tidak ada manusia yang sempurna. Selain itu fabel ini mengajarkan kita untuk bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini. Semua memiliki kelebihan dan kekurangan.

D

i sebuah dahan beringin, seekor gagak tengah berdiam diri di balik rimbunnya daun. Matanya sayu dengan sorot kesedihan. Tatapannya lurus pada ranting pohon mahoni tak jauh dari tempatnya bersembunyi.

Sepasang merpati tengah asyik bercanda di situ. Bulu abu-abu kebiruan tampak berkilau terkena sinar matahari pagi. Kepalanya yang mungil terus bergerak membuat bulu-bulu di lehernya tampak berkilauan. Sementara sang jantan dengan setianya menemani betinanya. Keserasian hidup yang membahagiakan.

Tanpa sadar gagak menitikkan air mata. Ia menyesali nasibnya yang dirasakan menyedihkan. Bagaimana tidak, tampilannya hitam legam tak seperti merpati dengan bulu halus dan berkilauan. Lagi pula dia juga hidup sendiri. Rasanya tak ada yang mau menjadi teman hidupnya.

Tak kuat menahan kesedihan, gagak terbang meninggalkan burung merpati. Dia tak mau berlama-lama menyaksikan kejadian yang membuat iri hati. Lagi pula semakin lama dia di sana mengamati merpati akan semakin membuat penyesalan diri. Dia tidak mau kesedihannya diketahui oleh makhluk lain.

Cukup jauh gagak terbang menjauh dari merpati. Dia hinggap di sebuah ranting sebuah pohon yang tumbuh di pinggir danau. “Ah, di sini rasanya tempat yang cocok. Aku tak perlu melihat kelebihan burung-burung lain. Sangat menyakitkan” bisik hati Gagak.

Belum lama Gagak bertengger, tiba-tiba lewat seekor angsa di tengah danau. Tubuhnya besar dan kekar. Bulunya yang putih bersih sangat anggun dan indah sekali. Paruhnya yang kuning tampak serasi berpadu dengan putihnya bulu-bulu yang begitu indah. “Betapa indahnya angsa ini” bisik hati Gagak.

Gagak bersiap untuk terbang. Ia tidak ingin hatinya kembali sedih melihat keindahan dan kebahagian angsa. Namun belum sempat dia terbang, angsa terlanjur melihat.

“Hai, Gagak. Sedang apa sendirian di situ? Mari ke sini. Kita ngobrol-ngobrol” sapa angsa ramah.

Gagak bertemu dengan angsa yang indah

 

 

Mendengar sapaan angsa. Gagak dengan terpaksa turun menghampiri angsa di pinggir danau. Dia tidak ingin dicap sebagai burung buruk rupa yang sombong, angkuh, dan tak tahu diri. Mereka ngobrol bertanya kabar masing-masing. Sampai pada suatu saat Gagak tak bisa menyembunyikan kesedihannya.

“Kenapa tiba-tiba kau tampak murung, Gagak?” tanya angsa penuh perhatian.

“Ah, tak apa-apa,” jawab Gagak singkat.

“Kalau kau mau berbagi kesedihan denganku, aku siap kok mendengarkan. Siapa tahu dapat mengurangi beban kesedihanmu itu” ucap angsa tulus.

“E.... sebenarnya aku iri padamu Angsa,”

“Iri? Padaku? Apa yang kau irikan dari aku Gagak. Ada-ada saja kamu?” kata Angsa sambil tersenyum ramah. Tak sedikitpun ada rasa kesal mendengar pengakuan Gagak.

“Coba kau perhatikan aku. Aku hitam, kotor, dan suaraku juga keras menakutkan,” kata Gagak sambil menunjuk pada diri sendiri.

Angsa mengamati Gagak dengan seksama. Tapi tak dilihatnya ada kekurangan yang pantas dijadikan alasan untuk bersedih.

“Menurutku kamu tidak seburuk yang kamu ucapkan,” kata Angsa.

“Tidak buruk bagaimana? Lihat dirimu. Bulumu putih, bersih, dan kekar. Jalanmu juga terlihat anggun,” jelas Gagak.

“Kalau fisik yang kau jadikan patokan, seharusnya aku juga iri pada Merak,”

“Merak?”

“Ya, Merak,” jelas Angsa.

“Seperti apa dia?” tanya Gagak penasaran.

“Sulit untuk digambarkan. Kalau kau melihat dia pasti engkau akan terkagum-kagum. Dulu aku juga pernah iri terhadapnya, tapi setelah aku pikir-pikir, buat apa aku iri,” jelas Angsa.

“Di mana aku bisa bertemu dengan Merak yang kau ceritakan?” tanya Gagak penasaran.

“Kau bisa menemuinya di Kebun Binatang tak jauh dari hutan ini,” jelas Angsa.

Gagak kemudian berpamitan. Tekadnya bulat untuk melihat Merak. Dia ingin memastikan bahwa merak itu burung terindah yang pasti kehidupannya sempurna.

Tak berapa lama berselang, tibalah Gagak di kandang Merak. Dari atas ranting pohon yang tumbuh tak jauh dari kandang Merak, dia mengamati Merak yang sangat indah. Tubuhnya besar dan gagah. Yang lebih menakjubkan lagi adalah ekornya dapat dikembangkan seperti sebuah kipas. Saat dikembangkan, wow.... tampaklah corak dan pola yang sangat indah. Hijau kebiruan dengan pola bulat-bulat menyerupai mata. Dan pola bulat-bulat itu terlihat berkilauan seperti permata yang tersusun rapi.

Gagak ingin sekali melihatnya lebih dekat. Namun banyak orang yang berada di sekitarnya. Mereka mengagumi keindahan merak. Ada yang mengambil foto ada pula yang berdecak kagum.

Lama Gagak menunggu waktu yang tepat untuk berbincang dengan Merak. Setelah agak sepi, Gagak memberanikan diri menghampiri merak.

Gagak menemui merak

 

“Selamat siang Merak,” sapa Gagak.

“Selamat siang. Eh, Gagak. Ada apa? Tumben kamu main ke sini?” tanya Merak ramah. Tampak dari wajahnya terlihat kelelahan. Namun dia berusaha untuk berlaku ramah.

“Eh, Merak boleh aku tanya sesuatu?” tanya Gagak setelah berbasa-basi sekadarnya.

“Boleh. Mau tanya apa?”

“Bagaimana rasanya memiliki bulu seindah bulu itu? Pasti rasanya senang.... sekali. Engkau dipuji dan dipuja seluruh makhluk. Bahkan manusia pun rela datang ke sini hanya untuk melihat keindahanmu itu,” kata Gagak dengan mata berbinar seolah dia telah memiliki keindahan  bulu seperti merak.

Merak terdiam. Pandangannya jauh menatap ke luar kandang tempat tinggalnya.

“Merak, kenapa diam?” suara Gagak mengagetkan.

“Eh, iya. Maaf. Aku bingung harus berkata apa. Kalau dibilang senang, aku senang. Keindahanku banyak dikagumi orang. Tapi keindahnku tersebut membuat aku lelah. Orang-orang itu menginginkan aku terus menari di depan mereka. Engkau tahu, seharian menari membuat tubuhku capek sekali,” terang Merak.

“Tapi capek yang membahagiakan kan? Memiliki Keindahan bulu seperti tubuhmu yang tiada duanya itu pasti menyenangkan”  kata Gagak lagi.

“Kalau keindahan bulu menjadi satu patokan kebahagiaan, seharusnya aku iri pada cenderawasih. Dialah yang sepantasnya hidup paling bahagia,” terang Merak.

“Cenderawasih?” tanya Gagak penasaran.

“Ya, Cenderawasih. Engkau kenal dia?” tanya Merak lagi.

“Tidak. Tapi aku pernah mendengar cerita tentang dia, tentang keindahan bulu-bulunya, tentang kecantikan rupanya dan lain-lain. Tapi setelah aku melihat kamu, aku pikir kamulah yang paling cantik,” kata Gagak masih dengan kekaguman kepada Merak.

“Kamu salah Gagak. Ada yang lebih cantik lagi dibandingkan aku. Dialah cenderwasih,”jelas Merak.

“Benarkah?”

“Benar,” kata Merak mantap.

“Di mana aku bisa menemuinya?”

“Kebetulan dia juga tinggal di kebun binatang ini. Cobalah kau terbang ke arah timur. Di sana engkau akan menjumpai kandang cenderwasih.

Gagak kembali terbang. Hatinya dipenuhi rasa penasaran untuk melihat keindahan Cenderawasih yang diceritakan Merak. Tak lama kemudian, dia bertemu dengan sebuah kandang yang terbuat dari kawat besar.

Di dalam kandang tampak seekor burung yang sangat cantik. Betul kata Merak, dia lebih cantik. Tubuhnya tidak terlalu besar memang. Tapi bulu-bulunya yang halus dan panjang dengan warna coklat kemerahan dan kuning keemasan. Pantas sekali kalau dia dijuluki sebagai burung surga.

Gagak masih terus asyik menatap keindahan cenderawasih. Rasanya dia semakin yakin bahwa dia adalah burung dengan nasib terburuk. “Rasanya malu sekali melihat diri ini” bisik hatinya.

“Ya Tuhan, mengapa Engkau ciptakan aku dalam keadaan serupa ini? Apakah ini adil?” Gagak menangis histeris. Suaranya terdengar sampai ke telinga Cenderawasih.

 

Gagak bertemu dengan Cenderawasih

Cenderawasih menghampiri Gagak dari balik kandangnya.

“Hai, bukankah engkau Gagak?” Tanya Cenderawasih.

Gagak kaget mendengar suara Cenderawasih yang nyaring itu. Dia heran, mengapa burung seindah Cenderawasih mengenal dirinya yang begitu buruk.

“Ya, betul.” Jawab Gagak gugup. “Kamu kenal aku?” tanya Gagak ragu.

“Ya. Semua burung yang ada di kebun binatang ini kenal kamu.” Jelas Cenderawasih.

“Ah, masak?” tanya Gagak tak percaya.

“Betul. Buat apa aku bohong,” kata Cenderawasih meyakinkan.

“Aku tak percaya, burung seindah dirimu mengenal aku yang buruk rupa,” kata Gagak pelan.

“Kata siapa kamu buruk?” Cenderawasih balik bertanya.

“Tidak ada sih. Tapi aku sadar diri. Lihat tubuhku yang hitam legam dan terlihat kusam dan kotor. Suaraku juga keras memekakkan telinga,” ucap Gagak sedih. “Bahkan orang-orang akan takut jika aku berada di sekitar mereka,” lanjut Gagak lagi.

“Itulah Gagak. Mengapa kami yang tinggal di kebun binatang ini mengenalmu?”

“Karena penampilanku kan?”

“Bukan. Cobalah engkau berpikir positif dari keadaan dirimu itu. Semua orang takut jika engkau dekati. Dengan demikian, engkau menjadi burung paling bebas di muka bumi ini. Engkau tak perlu khawatir akan keselamatanmu dan anak keturunanmu. Tidak seperti kami,” jelas Cenderawasih.

“Tapi aku tak punya keindahan bulu seperti kalian,” kata Gagak.

“Buat apa memiliki bulu yang indah kalau kita hidup terkungkung. Kamu lihat aku sekarang, Gagak. Keindahan buluku menjadikan aku hidup dalam kandang yang sempit. Lebih parah lagi, saudara-saudaraku yang masih hidup di hutan juga harus terus bertarung nyawa dengan kejaran para pemburu. Mereka menginginkan bulu-bulu kami tanpa pernah memikirkan kehidupan kami. Hanya demi kesenangan, mereka membantai kami untuk dijadikan topi atau hiasan kepala” Cenderawasih menitikan air mata.

“Begitukah?”

“Ya. Seharusnya kamu bersyukur dengan keadaanmu seperti sekarang ini. Tidak ada yang ingin lahir buruk. Tidak pula aku ingin dilahirkan dalam keadaan diburu orang. Kalau aku boleh memilih, aku ingin menjadi seperti kamu, Gagak. Hidup bebas, terbang kemana aku suka. Dan keluargaku aman dari perburuan orang yang tak bertanggung jawab”

Gagak tersadar. Ternyata apa yang dilihat orang tidaklah seperti apa yang dipikirkan kita. Kebahagiaan yang kita lihat ternyata tidak selalu benar adanya. Bersyukur atas apa yang terjadi ternyata akan menjadi lebih membahagiakan.

Ternyata tidak ada makhluk yang sempurna. Pun dengan dirinya. Makhluk lain memiliki kelebihan, Gagak pun memiliki kelebihan. Yang lain memiliki kekurangan, dia pun memiliki kekurangan. Namun kelebihan dan kekurangan setiap makhluk tidaklah sama.


READ MORE - Fabel Pembangun Karakter: TAK ADA YANG PATUT DISESALI