Sabtu, 13 Februari 2016

LATIHAN UN 2016 MAPEL B.INDONESIA SKL: MEMBACA NONSASTRA

Oleh : Farichin

Pada tahun 1920 setelah lulus dari Hoogere Burger School atau HBS, Soekarno muda kemudian masuk ke Technische Hoogeschool (THS), sekolah inilah yang kemudian berubah nama menjadi ITB sampai sekarang ini. Soekarno belajar di sana selama enam tahun dimana ia kemudian mendapatkan gelar Insinyur (Ir) pada tanggal 25 Mei. Setelah lulus, Soekarno kemudian mendirikan Partai Nasional Indonesia pada tanggal 4 Juli 1927 dan kemudian mulai mengamalkan ajaran Marhaenisme. Tujuan dari pembentukan partai Nasional Indonesia adalah agar bangsa Indonesia bisa merdeka dan terlepas dari Jajahan Belanda. 
Pada tanggal 17 Agustus 1945, Soekarno dan Juga Moh Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Jepang dimana pada tanggal tersebut juga diperingati sebagai Hari kemerdekaan bangsa Indonesia dimana pancasila kemudian dibentuk oleh Soekarno sebagai dasar dari negara Indonesia. Proklamasi kemerdekaan inilah yang kemudian membawa Ir. Soekarno bersama dengan Moh Hatta diangkat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia dalam sejarah bangsa Indonesia.

1.      Makna kata yang bergaris bawah pada paragraf di atas adalah….
A.     Berjuang
B.     Bersekolah
C.     Menuju ruangan
D.     Melaksanakan tugas

2.      Mengapa Sukarno mendirikan Partai Nasional Indonesia?
A.     Untuk mengamalkan ilmu yang diperoleh di bangku sekolah.
B.     Karena beliau telah lulus mendapatkan gelar insinyur.
C.     Agar dapat mengamalkan ajaran marhaenisme
D.     Agar Indonesia bisa merdeka

3.      Keistimewaan tokoh di atas adalah…
A.     Menjadi presiden yang pertama di Indonesia
B.     Mengubah nama THS menjadi ITB.
C.     Lulus menjadi insinyur
D.     Mendirikan partai
Merokok di kalangan pelajar sudah menjadi perilaku yang sangat memperihatinkan bagi Negara Indonesia. Hal ini disebabkan akibat dari pengaruh lingkungan sekitarnya. Hampir sebagian perokok di Indonesia adalah kalangan pelajar, baik di tingkat SMP maupun SMA. Pelajar yang merokok biasanya sejak SMP dan kebanyakan waktu kelas 3 SMP atau waktu beranjak SMA. Itu disebabkan karena faktor kebiasaan, karena jika pelajar sudah biasa dengan suatu aktivitas atau perbuatan yang di jalaninya sejak lama maka akan terbawa sampai mereka dewasa.
Merokok di kalangan pelajar tentu membawa dampak dan pengaruh terhadap pelajar tersebut dan lingkungan mereka. Menurut Angelica Iskandar seorang blogger, berpendapat bahwa merokok dari segi kesehatan, sangat merugikan. Tubuh yang masih dalam pertumbuhan sudah dicemari oleh racun-racun dari rokok. Lalu dari biaya atau harga rokok, tentunya jika sudah kecanduan bisa menghabiskan uang saku pelajar tersebut.

4.      Gagasan utama paragraf pertama terletak pada kalimat ke…
A.     (1)
B.     (2)
C.     (3)
D.     (4)

5.      Ide pokok paragraf kedua teks di atas adalah…
A.     Dampak atau merokok bagi pelajar
B.     Merokok di kalangan pelajar menjadi fenomena yang memprihatinkan
C.     Pelajar pecandu rokok akan melakukan berbagai cara agar bisa merokok
D.     Faktor kebiasaan dan lingkungan menjadi pemicu merokok di kalangan pelajar

6.      Simpulan yang paling tepat dari isi teks di atas adalah…
A.     Fenomena merokok di kalangan pelajar yang memprihatinkan kita semua meskipun banyak dampak buruknya.
B.     Maraknya perokok di kalangan pelajar disebabkan oleh kebiasaan sejak muda dan lingkungan pergaulan yang tidak baik.
C.     Merokok di kalangan para pelajar sangat merugikan diri sendiri dan juga masyarakat di sekitarnya.
D.     Merokok di kalangan pelajar dipengaruhi lingkungan meskipun telah disadari akan dampak yang akan menimpa.

7.      Ringkasan isi teks di atas adalah….
A.     Fenomena merokok di kalangan pelajar semakin memprihatinkan meskipun banyak dampak buruk yang akan menimpa mereka.
B.     Banyaknya pelajar yang merokok disebabkan oleh pengaruh lingkungan sehingga menjadi kebiasaan.
C.     Merokok memiliki dampak negatif bagi perokok yang bersangkutan dan juga orang lain di sekitarnya.
D.     Dampak merokok bukan hanya berkaitan dengan kesehatan tetapi banyak pelajar yang merokok.

Teks 1
Teks 2
Sebagai orang tua kita nggak bisa tinggal diam sama perkembangan anak kita. Pengawasan harus kita lakukan dengan ketat banget. Penyelewengan sekecil apapun harus kita cegah agar tidak berkembang jadi lebih parah lagi.
Untuk menghindari kenakalan remaja, diperlukan kerja sama dari semua pihak. Sekolah, masyarakat, dan tentunya orang tua memiliki peranan masing-masing untuk membina dan mengembangkan potensi positif anak.

8.      Perbedaan penggunaan bahasa kedua teks di atas adalah…
A.     Teks 1 menggunakan bahasa Indonesia tidak baku dan teks 2 menggunakan bahasa baku.
B.     Teks 1 banyak menggunakan kata ganti dan teks 2 banyak menggunakan kata sifat.
C.     Teks 1 merupakan bahasa Indonesia baku dan teks 2 menggunakan bahasa Indonesia versi melayu.
D.     Teks 1 lebih mudah dipahami teks 2 sulit dipahami

9.      Perbedaan pola penyajian kedua teks di atas adalah…
A.     Teks 1 diawali unsur apa, teks 2 diawali unsur bagaimana.
B.     Teks 1 diawali unsur siapa, teks 2 diawali unsur mengapa
C.     Teks 1 diawali unsur apa, teks 2 diawali unsur mengapa.
D.     Teks 1 diawali unsur siapa, teks 2 diawali unsur bagaimana.

Banyak novel yang telah dibuat oleh Andrea Hirata. Namun novel Laskar Pelangi ini memiliki nilai plus tersendiri. Penyuguhan tema yang sederhana tetapi dapat menggugah kesadaran pembaca akan fenomena dunia pendidikan yang ada di Indonesia. Penghadiran tokoh yang terasa nyata dan tidak dibuat-buat dengan berbagai karakter semakin memperkuat alur cerita. Terlepas dari semua itu, ada kesan dramatisasi yang berlebihan sehingga terkesan kurang natural.

10.  Kekurangan yang ditunjukkan pada teks ulasan di atas adalah…
A.     Banyaknya novel yang telah dibuat.
B.     Dramatisasi yang berlebihan
C.     Tokoh kurang natural
D.     Tema sederhana

Gajah adalah hewan terbesar diantara hewan-hewan lain yang ada di dunia. Hewan ini memiliki penampakan yang unik. Kakinya kekar, tubuhnya besar, punggungnya kuat, telinganya menggantung, mata dan ekornya kecil, serta memiliki hidung yang panjang yang dikenal sebagai belalai. Gajah biasanya dapat dilihat di kebun binatang. Sangat sukar untuk melihat gajah di habitat aslinya.
Belalai merupakan organ tubuh gajah yang sangat unik serta bermanfaat. Dengan belalai, gajah dapat menyemprotkan air ke tubuhnya. Dengan belalai pula gajah dapat mengambil dedaunan untuk kemudian dimasukkan ke mulutnya. Meskipun tubuh gajah besar, gajah dapat bergerak dengan cepat.
Gajah adalah hewan yang pintar. Dengan kepintaran serta kekuatannya, membuat gajah memiliki banyak manfaat bagi manusia. Gajah dapat dilatih untuk mengangkat barang yang berat, memburu harimau bahkan untuk bertarung. Gajah adalah benar-benar binatang yang pintar.

11.  Makna kata habitat pada paragraf pertama di atas adalah…
A.     Rumah
B.     Tempat tinggal
C.     Hutan belantara
D.     Tempat biasa suatu hewan tinggal

12.  Bagaimana gajah mengambil makanan atau minuman?
A.     Menggunakan belalai .
B.     Menyemprotkannya ke mulut.
C.     Berburu harimau atau binatang lain.
D.     Menggunakan mulutnya yang besar.

13.  Bagian deskripsi bagian pada teks di atas terdapat pada paragraf….
A.     (1) dan (2)
B.     (2) dan (3)
C.     (1) dan (3)
D.     (1), (2), dan (3)

14.  Kalimat yang menyatakan alat terdapat pada kalimat…
A.     Gajah biasanya dapat dilihat di kebun binatang
B.     Dengan belalai, gajah dapat menyemprotkan air ke tubuhnya.
C.     Meskipun tubuh gajah besar, gajah dapat bergerak dengan cepat.
D.     Gajah dapat dilatih untuk mengangkat barang yang berat.

15.  Ide pokok paragraf kedua teks di atas terdapat pada kalimat ke…
A.     (1)                                                  C. (3)
B.     (2)                                                  D. (4)

Dalam dunia kedokteran, obesitas dikenal sebagai faktor utama penyebab penyakit jantung. Akibat dari kelebihan berat badan, jantung bekerja lebih keras. Jika jantung bekerja terlalu keras, hal ini jelas sangat berbahaya bagi kesehatan. Serangan jantungpun dapat terjadi. Selain itu, obesitas dapat pula meningkatkan kolesterol serta tekanan darah. Tingginya kolestorol dan tekanan darah dapat menyebabkan pembuluh darah pecah sehingga apa yang disebut sebagai stroke, dapat terjadi. Tidak hanya masalah serangan jantung dan stroke, obesitas dapat pula meningkatkan jumlah gula dalam darah. Jumlah gula yang tidak terkontrol ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang kita kenal sebagai diabetes.
Selain masalah kesehatan di atas, obesitas juga dapat mengganggu kehidupan sehari-hari manusia utamanya wanita. Kebanyakan kaum wanita seringkali berusaha keras menjaga tubuh mereka agar terhindar dari obesitas. Bagi kebanyakan wanita, menjadi gemuk adalah sebuah kekurangan. Dengan gemuk, kesempurnaan penampilan mereka menjadi berkurang dan ini tentu saja dapat berpengaruh negatif terhadap kepercayaan diri mereka. Meskipun demikian, ada beberapa daerah yang mengidentikkan kecantikan dengan gemuk.

16.  Gagasan utama paragraf pertama teks di atas adalah…
A.     Obesitas dan penyakit yang disebabkannya.
B.     Obesitas dalam dunia kedokteran
C.     Penyakit obesitas
D.     Pemicu obesitas

17.  Simpulan yang dapat kita ambil dari teks di atas adalah…
A.     Obesitas dapat menimbulkan berbagai penyakit dan mengganggu penampilan
B.     Obesitas berpengaruh buruk terhadap kehidupan kaun wanita.
C.     Penyakit yang ditimbulkan obesitas tidak perlu dikhawatirkan.
D.     Kita harus belajar hidup damai dengan obesitas.

18.  Hal yang dipertentangkan dalam teks di atas adalah…
A.     Wanita gemuk dan kebencian mereka dengan kegemukan.
B.     Penyakit jantung dan kolesterol yang menyebabkan stroke.
C.     Akibat buruk obesitas dalam penampilan dan akibat obesitas terhadap berbagai penyakit.
D.     Kegemukan yang dianggap kekurangan dan pengidentikkan kecantikan dengan badan gemuk.

19.  Ringkasan isi teks di atas adalah…
A.     Di samping menjadi pemicu penyakit jantung, obesitas juga mengganggu penampilan wanita.
B.     Obesitas dapat menyebabkan berbagai macam penyakit dari jantung, kolesterol, sampai stroke.
C.     Obesitas mengganggu penampilan wanita meskipun ada daerah yang mengatakan wanita gemuk itu cantik.
D.     Obesitas disebut juga kegemukan yang mengakibatkan hal-hal buruk bagi kesehatan kita.

Teks 1
Teks 2
Perjalanan menuju puncak Gunung Slamet diawali dari Pos pendakian yang berada di Desa Kedawung, Kec.Bojong, kab.Tegal. Dari sana rombongan dipimpin ketua tim ekspedisi  mulai merambah hutan menuju daerah perbatasan vegetasi gunung. Di sana rombongan beristirahat sesaat untuk kemudian melanjutkan perjalanan sampai puncak Slamet.
Tepat pukul 09.00 upacara pembukaan Jambore sekolah dilakukan. Ka Mabigus memberikan pengarahan seperlunya. Selepas upacara, peserta mendirikan tenda. Beberapa pembina berkeliling untuk memastikan tenda telah berdiri semua. Setelah dirasa selesai, kegiatan dilanjutkan dengan brieving pelaksanaan kegiatan jambore. Brieving diikuti seluruh pinru.

20.  Perbedaan kedua teks di atas adalah…
A.     Teks 1 dikembangkan dengan pola urutan tempat, teks 2 menggunakan pola urutan waktu.
B.     Teks 1 dikembangkan dengan pola urutan waktu, teks 2 menggunakan pola urutan ruang.
C.     Teks 1 dikembangkan dengan pola urutan kegiatan, teks 2 menggunakan pola urutan waktu.

D.     Teks 1 dikembangkan dengan pola urutan tempat, teks 2 menggunakan pola urutan kegiatan.
READ MORE - LATIHAN UN 2016 MAPEL B.INDONESIA SKL: MEMBACA NONSASTRA

Kamis, 07 Januari 2016

Manajemen Peningkatan Kinerja Guru untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa (Studi Deskriptif di SMP Negeri 1 Slawi dan SMP Negeri 1 Lebaksiu Kabupaten Tegal)

ABSTRAK


Masalah pokok  penelitian ini berkenaan dengan “Manajemen untuk meningkatkan kinerja guru dan hasil belajar siswa.” Fokus penelitan pada Perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi/kontrol, kinerja guru dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan kepala sekolah dalam  meningkatkan kinerja guru dan hasil belajar siswa. Sebagai landasan teorietis diajukan teori terkait dengan manajemen personalia, standarisasi kinerja guru, dan hasil belajar . Untuk mengulas permasalahan kinerja guru dan hasil belajar siswa dilandaskan pada peraturan perundangan yang sesuai dengan standar nasional pendidikan (SNP). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan dibantu alat pengumpul data berupa hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi.  Permasalahan berorentasi pada pertanyaan penelitian bagaimana kepala sekolah membuat (1)Perencanaan; (2)mengorganisasikan  sumber daya ; (3) melaksanakan program; (4)mengevaluasi dan mengontrol sumber daya; (5) kinerja guru; (6) hasil belajar siswa. Temuan hasil penelitian menunjukan bahwa meningkatkan kinerja guru dan hasil belajar siswa dipengaruhi oleh kemampuan kepala sekolah menjalankan fungsi-fungsi pokok manajemen. Dalam perencanaan terkait dengan peningkatan kinerja guru telah dilakukan dengan tahapan (1)Kajian hasil kegiatan tahun sebelumnya, (2)Pelaksanaan Evaluasi diri sekolah (EDS), (3) Analisis SWOT , (4) Penentuan program prioritas, (5)Sosialisasi program, (6)Penetapan program. Dalam tahap pengorganisasian penetapan tugas personil didasarkan atas kompetensi, kinerja, dan daftar urut kepangkatan. Dalam pelaksanan program, difokuskan pada ketercapaian tujuan sekolah sesuai dengan visi dan misi sekolah. Dalam pengawasan, dilakukan secara harian, semester, dan tahunan. Dalam pengawasan tersebut juga dilakukan penilaian kinerja guru. Kinerja guru terkait dengan kemampuan guru melaksanakan tugas pokoknya sudah tampak baik. Hal tersebut ditandai dengan kemampuan guru membuat perencanaan pembelajaran; kemampuan melaksanakan pembelajaran baik dari aspek penguasaan materi, pengelolaan pembelajaran, penggunaan metode, penggunaan media dan sumber belajar. Kompetensi terkait dengan pelaksanaan evaluasi juga sudah sesuai dengan aturan yang ditentukan. Namun demikian, karena terbatasnya waktu, tenaga, dan kemampuan peneliti data penelitian masih belum sempurna. Data terkait manajemen baru dapat diungkap sekitar 90% sedangkan data tentang kinerja guru berkisar 85%. Dengan demikian dapat digali lagi dalam penelitian lanjutan.  Kesimpulannya bahwa kegiatan manajemen kepala sekolah terkait dengan peningkatan kinerja guru dan hasil belajar siswa sudah baik. Artinya semakin tinggi penerapan fungsi manajemen tersebut akan semakin baik kinerja guru dan akan semakin meningkat pula hasil belajar siswa.  Saran yang dajukan adalah perlu ada upaya yang sungguh–sungguh dari pihak kepala sekolah untuk selalu meningkatkan kinerja guru dan hasil belajar siswa dengan terus mengintensifkan dan memberdayakan komite sekolah dan stakeholder  terkait.
READ MORE - Manajemen Peningkatan Kinerja Guru untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa (Studi Deskriptif di SMP Negeri 1 Slawi dan SMP Negeri 1 Lebaksiu Kabupaten Tegal)

Rabu, 28 Oktober 2015

KABUT ASAP

Saat ibu-ibu sedang asyik ngobrol sambil menunggu anaknya yang sedang bersekolah di taman kanak-kanak terjadilah perbincangan yang hangat mengenai peristiwa yang up to date.
Bu Rini  : eh, Jeng Sus lihat berita gak, Indonesia sedang terkena musibah di mana-mana. Sudah rupiahnya anjlok lagi.
Bu Susi : He...Jeng. rupiah bukan cuma anjlok tapi terjun kali.
Bu Ratih : Gak usah lah mikirin rupiah. Yang perlu dipikirin adalah kabut asap yang mengganggu transportasi dan kesehatan.
Bu Rini : Itu dia yang ingin saya omongin. Kabar terakhir kiriman kabut asap sudah sampai Jakarta Loh. Sebentar lagi ke daerah kita loh.
mendengar kata kiriman ibu Kepo langsung ngasih komen.
Bu Kepo : Emangnya mau dimasak apa?
Ibu-ibu    : Di masak....? apanya yang dimasak bu?
Bu Kepo : Alah jangan dikira saya gak denger lah. Ibu-ibu mau dapat belut asap kan. Saya dibagi yah.
Ibu-ibu    : Belut asap? Kabut asap bu kepoooooooooooooooooooooooooooooooooooo.
READ MORE - KABUT ASAP

STATUS SIAGA PADA GUNUNG YANG AKAN MELETUS

Suatu hari, saat sedang latihan Pramuka di sebuah SMP di kaki Gunung Slamet, seorang pembina memberikan informasi pada adik-adik bimbingannya.
Pembina : Adik-adik, kita perlu berhati-hati dengan meningkatnya status Gunung Slamet yang sudah naik tingkat menjadi siaga. Apalagi kita berada di kaki gunung tersebut.
Adik-adik : Ya Kak, menurut saya kita juga harus berdoa semoga akan aman-aman saja.
Pembina   : Amin. Loh Sapri, kamu kok bengong saja. Ada apa?
Sapri        : e..... anu kak. Kira-kira kapan yah, Gunung Slamet akan naik statusnya menjadi penggalang?
Pembina   : ................???????? Sapri............Sapri......
READ MORE - STATUS SIAGA PADA GUNUNG YANG AKAN MELETUS

Rabu, 23 September 2015

RENUNGAN IDUL ADHA

Tanpa terasa hari ini sebagian muslim Indonesia merayakan Idul Adha. Sementara itu sebagian yang lainnya akan merayakannya besok, Kamis 24 September 2015, bersama ulil amri. Perbedaan waktu tidak sepantasnya menjadi bahan perdebatan perselisihan berujung pada perpecahan. Fanatisme yang berlebihan pada suatu organisasi hanya akan memecah belah umat. Dan tentunya, kondisi semacam itu tidak kita inginkan. Yang terpenting adalah sejauh mana kita memaknai hari raya Idul Adha yang dikenal juga dengan hari raya Qurban ini?

Qurban memiliki hukum sunnah. Namun demikian, kesunahan tersebut bukan berarti membebaskan kita yang kebetulan dikarunia kelebihan rezki untuk tidak berkurban. Betapa tidak, Rasulullah pernah bersabda yang kurang lebihnya adalah "Barang siapa diberi kelapangan rizki di hari raya Qurban dan mereka tidak berqurban, maka boleh memilih kamatiannya apakah dengan cara nasrani, Yahudi, atau Majusi" Sabda tersebut memiliki makna yang sangat penting yaitu jika kita tidak berkurban di saat idul Qurban padahal kita memiliki kelapangan rizki, maka kita tidak diakui sebagai umat beliau sehingga beliau mengajukan alternatif kematian kita. Naudzubillah.

Berbicara Qurban, rasanya ada rasa perih yang menyelinap dilubuk hati paling dalam. Setiap kali Idul Qurban terkadang terselip rencana mau diolah dengan cara apa daging kurban yang kita peroleh? Ada yang berencana untuk membuat sate, rendang, opor, gulai, atau sejumlah makanan yang menggiurkan. Namun, jarang sekali kita berpikir bagaimana agar kita setiap tahun untuk menyembilih kurban untuk dibagikan pada orang lain. Padahal kita tahu8 pasti bahwa tangan di atas (yang memberi) lebih mulia derajatnya (di sisi Alloh dan manusia) dari pada tangan di bawah (Yang menerima) Astaghfirullohal adzim. Betapa kita sering mendzolimi diri kita sendiri dengan selalu berharap daging kurban dari orang lain. terkadang bahkan kita iri dengan orang lain yang kebetulan mendapatkan daging kurban lebih banyak daripada yang kita terima.

Robb, ampuni kami Robb. Kami menyadari, kelapangan rizki tidak akan pernah terjadi manakala kita membiarkan nafsu keduniaan menguasai. Uang yang kita miliki sering kali dipakai untuk keperluan keduniaan saja. Saat kita mendapatkan kelapangan rizki, maka berubah pula pola kebutuhan kita. terkadang bahkan, kelapangan rizki enggan kita keluarkan dengan alasan untuk keperluan ini dan itu yang belum terjadi.  Lalu bagaimana kita akan melakukan kurban?

Sementara itu, di sisi negara kita juga terdapat kesalahan persepsi yang sudah mendarah dan mendaging. Kesalahan tentang bahwa orang itu berkurban hanya sekali untuk satu orang. Dengan demikian, meskipun seseorang diberi kelapangan rizki, dia tidak mau berkurban karena dulu pernah berkurban.  Panutan kita adalah Rosululloh, beliau selalu berkurban di setiap Idul Qurban, bahkan tidak hanya satu ekor saja.

Ya, Robb. ridhoi kami untuk bisa berkurban setahun sekali. Berilah kami kemampuan untuk melakukannya. Tanamkan dalam hati kami rasa malu untuk menerima terus daging kurban dan tumbuhkan dalan dada kami untuk semangat berkurban. Kabulkan harapan kami tersebut ya Robb. amin ya Robbal alamin.
READ MORE - RENUNGAN IDUL ADHA