Hari ini tgl 15 Agustus 2016. Dua hari ke depan bangsa Indonesia meryakan.hari kemerdekaannya yg ke-71. Yap, tak terasa umur negara kita sdh semakin renta. (Coba bayangkan kalU manusia?). Tapi menukil sajak Chairil Anwar, maka kita tersadar kita belum bisa memberi makna pada kata merdeka, belum dapat memberikan arti pada 4-5 ribu nyawa yg telah rela berkorban demi satu kata merdeka.
Sobat muda, coba kita tengok diri kita, apa saja yg telah kita beri untuk bangsa dan negeri ini? Rasanya saya malu pada orang2 yg telah mengharumkan.nama bangsa dg prestasi dunia. Ada tim.olimpiade yg meski belum semua, patut kita beti apresiasi. Ada pelajar yg mengukir prestasi di ajang kompetisi tk dunia. Namun, tak bis dipungkiri nasih ada di antara kita yg enggan berkarya. Kerja hanya kalau diupah itupun dg malas tak bergairah. Penyelewengan hukum di mana-mana. Guru dikeroyok oleh murid.
Jika guru saja tak diapresiasi oleh orang tua murid, bagaimana mungkin murid akan menaruh hormat pada guru. Lalu bagaimana mungkin pendidikan akan mencapai hasil yang maksimal.
Hari ini dalam.peringatan.hut RI mari kita belajar utk memaknai kemerdekaan dengan lebih baik agar Indonesia menjadi lebih bermartabat. DIRGAHAYU RI KE 71 Sekali merdeka tetap merdeka.
Senin, 15 Agustus 2016
MAKNA HUT RI
Rabu, 29 Juni 2016
RENUNGAN TAHAJUD
Robb,
Tak terasa ramadhan hampir usai
Mengkis waktu helai demi helai
Semua berlalu
Hilanglah waktu
Robb
Dalam sujudku di sepertiga malam pada sepertiga ramdhan yg akhir
Kupanjat sebuah harap
Pada-Mu
Hanya pada-Mu
Izinkan aku menikmati kebersamaan bersama-Mu di sini
Dalam sujudku ini
Dalam tiap helaan nafasku
Jika waktuku telah tiba
Jadikan waktu yg begitu istimewa
Bibir basah oleh doa
Rasa bahagia segera berjumpa
Pada-Mu Robb yang maha kuasa.
Sabtu, 25 Juni 2016
HUAN
hujan masih setia menyapa
Meski bulan kian menua
Ramalan tak seperti harapan
Karena ramalan hanya bisa-bisanya manusia.
Ujungnya Allohlah eksekutirnya.
Hujan itu berkah
Bagi petani yg segera mensnam benih.
Hujan itu penghalang
Bagi penghobi petualang
Hujan itu musibah
Bagi para korban bencana
Tapi hujan adalah kurnia
Dengan hujan tumbuh aneka pohon dengan berbagai warna, dengan berbagai rasa
Dengan hujan mengalir mata air yabg membadah sumur kita sehingga bisa mandi, cuci, dan beristinja.
Rabu, 18 Mei 2016
PANTUN
pernah dengar kata pantun. Yap. Pantun adalah sejenis puisi lama asli Melayu. Karena asli Melayau, maka tidak heran daerah-daerah yang kental dengan budaya Melayu seperti Palembang, Riau, dan juga Betawi terdapat budaya berbalas pantun. Pantun memiliki beberapa ciri. Ciri pantun ini yang nantinya akan membedakan jenis puisi ini dengan puisi yang lainnya. Ciri-ciri pantun adalah:
1. Setiap bait terdiri dari 4 baris.
2. Setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata.
3. Memiliki rima silang (ab ab)
4. Baris 1 dan 2 berupa sampiran
5. Baris 3 dan 4 berupa isi.
berikut ni adalah contoh pantun:
Ada laron ada ngengat
Hinggap di kayu jendela
Ayo kawan kita semangat
Agar hidup lebih bermakna
Itulah sebait pantun yang jika dianalis, akan dapat diperoleh hal sebagai berikut:
dari jumlah baris, sudah empat sehingga sesuai ciri pertama.Dari jumlah suku kata dapat dianalisis sebagai berikut:
(1) A-da la-ron a-da nge-ngat (8 suku kata)
(2) Hing-gap di ka-yu jen-de-la (8 suku kata)
(3) A-yo ka-wan ki-ta se-ma-ngat (8 suku kata)
(4) A-gar hi-dup le-bih ber-mak-na (9 suku kata)
dari rima juga dapat diketahui bahwa puisi tersebut memiliki rima silang. Ditinjau dari isi, isi atau maksud yang ingin disampaikan terdapat pada baris 3 dan 4. perhatikan lagi analisis berikut ini:
Ada laron ada ngengat (a)
Hinggap di kayu jendela (b)
Ayo kawan kita semangat (a)
Agar hidup lebih bermakna (b)
Ok. itu saja semoga berguna.
paling enak makan ketupat
sayurnya gulai dan rendang
kalau tulisan ini tidak manfaat
mohon jangan anda buang
Selasa, 05 April 2016
SUDUT PANDANG (POINT OF VIEW) PADA CERITA FIKSI
Kamis, 31 Maret 2016
PREDIKSI UJIAN NASIONAL 2016 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SMP MEMBACA NONSASTRA
|
Artikel 1
|
Artikel 2
|
|
Demam tanaman hias kini telah memudar tidak seperti tahun 2007.
Beberapa pedagang tanaman hias kini terpaksa gulung tikar menanggung kerugian
yang cukup besar. Bayangkan jenis anturium yang dulu dibandrol dengan harga
jutaan rupiah kini dengan harga seratus ribu rupiah saja belum ada yang
melirik. Belum lagi benih yang disemaikan terancam mati karena terserang hama
dan gulma.
|
Politik bisnis terkadang bermain di perdagangan Indonesia. Salah
satunya adalah perdagangan tanaman hias yang sempat mencapai puncak
popularitas di tahun 2007. Akibatnya pasar tanaman hias semakin memudar tak banyak peminatnya. Hal ini tentunya
berakibat menurunnya income para
pialang tanaman hias. Salah satu penyebabnya adalah munculnya kesadaran
masyarakat untuk berbisnis yang logis di masa krisis moneter seperti ini.
|
|
Berita 1
|
Berita 2
|
|
Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP melakukan
penertiban pedagang kaki lima di sepanjang
Jalan Pangeran Diponegoro pada Minggu, 23 Maret 2012. Penertiban tersebut
dilakukan berkenaan dengan kemacetan yang sering terjadi di depan Pasar Pagi yang ada di jalan tersebut. Dengan penertiban tersebut diharapkan masalah
kemacetan akan segera teratasi.
|
Minggu, 23 Maret 2012, Satuan Polisi Pamong Praja
melakukan kegiatan pembongkaran bangunan-bangunan liar. Pembongkaran tersebut
dilakukan karena kerapkali bangunan tersebut dijadikan ruko-ruko liar yang
akhirnya mengganggu arus lalu lintas. Seminggu sebelum pembongkaran, Pemda
telah melayangkan surat perintah bongkar pada pemilik bangunan liar.
|