Sabtu, 23 April 2011

NASIHAT UNTUK ANAKKU

Nak,
Tiga tahun sudah kalian bersamaku di sini, di sekolah ini. Bersama menempa diri dengan tenaga dan pikiran yang sederhana yang aku miliki. Dengan alat sederhana, dengan kata-kata sederhana untuk meraih tujuan mulia.

Nak, tanpa terasa waktu begitu cepat meninggalkan kita. Kini sehari lagi kalian akan berjumpa dengan "Ujian Nasional". Tak perlu takut dan tak perlu risau karena dia hanyalah sebuah ciptaan seperti juga dirimu. Tiga tahun engkau telah menempa diri meski hanya dengan cara yang sederhana. Tiga tahun telah enkau aku bekali tuk menghadapi saat seperti ini.

Ujian, ya ujian. Sebuah kata yang kini menjadi momok dalam duniamu saat ini. Tapi tidakkah engkau menyadari, apa yang akan kau jumpai hanya beberapa lembar kertas dengan beberapa pertanyaan yang harus kau jawab. Bukankah itu sudah biasa kita lakukan akhir-akhir ini. Aku yakin, engkau sanggup menjawabnya karena telah engkau buktikan saat engkau mengerjakan soal sejenis meski dengan suasana yang lain.

Ya, suasana yang akan membedakannya. Hanya suasana. Tapi...., bukankah yang akan menentukan bisa dan tidaknya engkau menjawab adalah bekal kalian yang telah kami berikan??? bukan lagi suasana. Suasana hanyalah kabut yang akan menjadi apa saja tergantung pikiran kalian. Dia akan menjadi indah manakala kalian berpikir positif. Begitu pula dia akan menjadi menakutkan apabila kalian berpikiran negatif.

Nak, setelah tiga tahun kau tempa diri di sekolah ini, janganlah engkau akhiri dengan air mata duka. Duka itu akan terus terbayang di kepala kami. Berilah akhir perjalananmu dengan senyum dan tawa ceria agar kami turut berbangga. Bisakah semua ini terjadi.....???????

Nak, aku yakin bisa. Engkau telah menempa diri dengan sekuat tenaga. Enkau telah meminta dengan doa-doa pada yang Mahakuasa. yakinlah, bahwa Alloh azza wa jalla akan mengabulkan doa kita. Bukankah Alloh telah berfirman "Ud unii asytajib lakum" (maaf kalau ada kekeliruan redaksi) yang artinya, Memintalah engkau pada-Ku (Alloh) niscaya akan Aku akan mengabulkannya. Bukankah Alloh tak pernah berbohong....?

Selamat belajar anakku, Mantapkan dalam hatimu bahwa Alloh akan menolongmu. Tersenyumlah menanti ambang keberhasilanmu.

4 komentar:

  1. sir, you is the best teacher in my heart.I always remember you forever. I hope some times SMP 2 Bojong become the best school in Tegal.Amien..good luck sir......(na2ng)

    BalasHapus
  2. tak ada kata yang layak saya ucapkan, kecuali "TERIMA KASIH"......
    selama tiga tahun kita bersama dalam suasana belajar dan canda, tak pernah bapak mengeluh menghadapi dan membimbing kami yang bodoh ini...
    Terima kasih pak guru.....
    ilmu yang bapak wariskan kan selalu bermanfaat bagi kami.
    (ebieYGtulus)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada haru yang menyekat menerobos pada palung hati yang terdalam manakala secuil yang kubisa tertanam dalam dirimu anak-anakku. You're the next generation. Be the best with do the best.

      Hapus